Cinta itu ada……..

Sudah hampir dua minggu ibuku sakit. Beliau terbaring di rumah sakit. Tak tergambarkan bagaimana perasaaku untuk bisa berada di sampingnya tapi tak mampu. Doa yang aku panjatkan rasanya tak mampu meredam gundah gulana dihatiku.

Aku satu satunya anak yang tak peka saat ibuku sakit. Dua minggu yang lalu di hari rabu aku menelepon ibuku seperti biasa, jadwal rutinku menelepon adalah hari rabu dan jumat, di hari rabu itu ibuku tak menjawab teleponku, aneh rasanya. Dua jam kemudian aku mencobanya kembali, ibu menjawabnya. Yang pertama kutanyakan adalah dimana ibu pada jam 4 sore tadi? Jawab ibu adalah dia tertidur. Agak terkejut mendengar jawabnnya, karena dari waktu asyar hingga maghrib bukan jam yang lazim untuk tidur siang. Aku bertanya apakah ibu sakit? Ibuku hanya menjawab, Bandung hujan terus ibu kedinginan…… Ibu tak menjawab pertanyaanku dan menjawab alasan lain. Dan aku tidak menyadarinya. Tiba tiba saja ibu yang bertanya apakah aku baik baik saja? Kemudian ibu berkata bahwa ayahku ingin diajak ngobrol dan beliau segera memberikan telepon kepadanya. Saat itu aku tak berlama lama bicara dengan ayah, karena sebentar lagi maghrib tiba, beliau harus segera menjalankan kewajibannya.

Jumat malam, aku diteleon kakak sulungku, dia bertanya apakah saat aku menelepon ibuku menunjukan gejala yang aneh? Aku berkata tidak! kakakku berkata bahwa hari jumat tersebut dia menelepon ibuku dan suaranya seperti lelah, malam itu juga dia langsung berangkat ke Bandung, dia menelponku dalam perjalanan dari Bogor menuju Bandung.

Sabtu pagi, begitu aku bangun, Aap keluarga sudah penuh berisi berita. Ibuku dibawa kakakku ke labotarium, di chek ini itu. Hasilnya membuat kami khawatir, atas saran salah satu keluarga kami yang dokter, sebaiknya ibu dirawat di rumah sakit. Hingga kini beliau masih ada disana. Peraturan yang ketat karena kondisi saat ini, menyebabkan ibu hanya bisa ditunggui oleh satu orang keluarga saja, itu pun setelah adik yang jaga harus dites swab dulu.

Rasa bersalah karena aku tidak menyadari kondisi ibuku terus menghantuiku. Rasanya aku hanyalah orang yang mementingkan diriku sendiri. Sibuk dengan keluhan yang sudah beberpa minggu ini aku tumpahkan pada suamiku mengenai kondisi dimana tempatku bekerja. Aku sedang berada dalam posisi yang tidak nyaman di tempatku bekerja. Hanya suami yang selalu mendengarkan setiap keluhanku dan menghiburku. Hiburan yang membuatku galau adalah saat Luc berkata, bahwa aku boleh memutuskan untuk keluar dari pekerjaan tersebut kapanpun aku mau, dan jika sudah membuat pikiranku begitu lelahnya sebaiknya aku mengundurkan diri secepatnya.

Tapi hatiku selalu berkata, kuatkan dirimu Yang! Ini adalah cobaan, sebuah tantangan hidup yang harus kamu jalani. Apapun keputusan akhir yang harus aku ambil apakah tetep bertahan atau keluar itu adalah hasil akhir yang tidak sia sia, bukan suatu kekalahan dalam hidup. Aku memang tidak sekuat orang lain tapi aku berusaha untuk tidak menjadi orang yang lemah. Dan menurut Luc mengundurkan diri bukanlah keputusan yang lemah, bisa jadi itu adalah keputusan yang kuat dan baik.

Dan hari rabu tanggal 3 maret yang lalu, saat aku sholat asyar pak Post datang, salah satu dari kembar yang membuka pintu, mengucapkan terima kasih dan berteriak teriak bahwa ada paket untuk keluarga Neville dari keluarga Kagel. Luc yang sedang WFH di lantai tiga berlari ke bawah dan memenuhi permintaan si kembar untuk membuka paket tersebut. Mereka bertiga membuka paket tersebut, saat si kembar berteriak kegirangan melihat coklat dan kue yang berada di dalam paket tersebut dan Luc menyerahkan kartu yangmenyertainya, kami semua langsung tau bahwa paket tersebut dari Deny di Noortdorp.

Hatiku meleleh saat itu, terharu luar biasa waktu aku membaca ulang kartu yang terdapat disana. Deny mengirimkan buah tangannya untuk kami sekeluarga. Kue kue kering dan brownis juga dua box coklat. Luc langsung berkata sampaikan terima kasih kami semua pada Deny, ucapnya.

Inilah bukti bahwa cinta masih ada, dia ada dimana mana jika kita mau bersyukur dan menyadarinya. Perhatian yang Deny berikan kepada kami adalah salah satu berkah yang kami terima. Disaat pandemi ini, bertemu orang orang adalah hal tidak bisa kami lakukan, sudah satu tahun lamanya. Kami harus menahan diri untuk tidak menerima tamu atau berkunjung. Bahkan jalan jalan ke hutanpun kini menjadi sesuatu yang kami hindari karena ternyata hutanpun menjadi ramai saat ini. Untunglah kami tiap pagi masih bisa berjalan jalan di sekitar rumah untuk menikmati udara pagi, itulah kegiatan yang kami lakukan untuk tetap bergerak.

Sekali lagi Deny terima kasih atas perhatian yang kamu berikan untuk kami sekeluarga, ini adalah surprise yang menyenangkan bagi kami, bagaikan mencicipi air oase di padang pasir. Mari sebarkan cinta seperti yang dilakukan Deny!

Terima kasih Den!

Umur berapa anak mulai belajar Bisnis?

Ya, kapan kira kira anak anak mulai belajar bisnis?

Seperti nya sejak sedini mungkin. Nah si kembar khususnya Cinta sudah memulai bisnisnya per hari ini.

Karena sejak pandemi kami jarang keluar rumah, untuk meloncong, bisa dibilang tidak pernah sama sekali, nah hari sabtu minggu akhirnya digunakan si kembar untuk membuat kue. Terutama Cinta dia sepertinya menikmati sekali. Melihat dia yang semakin terampil di dapur, aku meminta dia merekam kemampuannya di dapur untuk dijadikan content YouTube (tetap promosi 🤣). Melihat rekaman di camera, aku terkejut bukan maen, kok video nya keren sih? Kok ngomongnya ga terbata bata kayak aku sih? Kok ngejelasinnya rinci banget sih? Oh la la, ternyata aku harus belajar banyak dari dia tentang cara ngomong.

Dan dengan penuh bangga aku kirim YouTube tersebut ke groep ibu ibu, maksudnya untuk berbagi resep kue kelapa buatan Cinta. Eh tiba tiba salah satu dari ibu ibu tersebut malah bilang, boleh ga aku pesen setengah kilogram? Sontak Cinta antusias saat aku memperlihatkan pesan tersebut.

Tanpa menunggu hari esok, dia langsung pergi ke supermarket naek sepeda belanja kelapa parut dan chocolate chips yg tidak tersedia di rumah. Untuk belanja dua item tersebut dia menghabiskan yang 5,5 euro, chocolate chips nya beli yg pure harganya 3,99 alamak!

Aku bertanya pada Cinta, berapa euro akan kamu jual kuemu? 5,5 euro saja jawabnya. Aku hampir ketawa mendengar jawaban nya. Kamu harus menghitung semua bahan dan tenaga yg kamu keluarkan. Jawabannya, bunda aku melakukan ini dengan senang aku tak perlu dibayar atas tenaga yg aku keluarkan, jawabnya. Ah nak, memberi adalah hal mulia tapi itu bukan bisnis.

Akhirnya dengan dibantu Cahaya yang lebih realistic mereka sepakat menjual kue yg dia buat seharga 7,5 euro. Saat pemesan datang ke rumah untuk mengambil pesanannya dia sangat gembira sekali saat mencoba kue kelapa nya, menurut nya lebih enak dari yg dijual di bakery.

Maka hari ini, atas permintaan Cinta aku mengiklankan kemampuannya membuat kue dan taart. Dijual kue kering (nastar, keju, salju, kelapa) dan taart (apple taart, carrots cake, redvelvet) harga dibawah standard karena mereka masih belajar, disamping itu Cinta Cahaya juga menerima tantangan untuk membuat kue yang belum pernah mereka buat asal menyebutkan nama kue nya mereka akan mencari resepnya dan melakukan test and trial sebelum dijual!

Setelah aku mengiklankan jualan mereka, ada dua orang yg ingin memesan. Tentu dong si kembar langsung ingin belanja bahan bahannya, tapi aku cegah, tunggu lah sampai esok hari.

Jika kalian tertarik boleh lho pesan, dan jangan lupa tonton YouTube nya hahaha sampe tuntas ya, karena yg bikin aku bangga dia membereskan dapur hingga rapi, beda banget deh ama bapaknya yang kalo dah masak berantakan mirip kapal pecah semua perabotan keluar hingga aku nelangsa liatnya. Duh curhat deh!

Sekedar ikut ikutan?

Akhirnya aku bikin account Instagram! Yeaaahhhh! Pas hari ini. Kenapa kok bisa berubah pikiran?

Begini, aku bukan orang yang anti media sosial, tahun 2009 aku mulai bikin Facebook, pas punya anak mulai posting posting video si kembar, dulu pertemanannya masih keluarga dan teman teman dekat saja, nulis nulis note juga di FB, hingga beberpa tahun yang lalu hingga kini, acara nulis nulisnya pindah ke blog wordpress ini. Walau hingga kini account FB hanya bisa dilihat oleh yang berteman saja tapi semakin kesini saya jarang memajang foto si kembar di FB dengan alasan mereka sudah besar dan mungkin tak suka jika aku memasang fotonya, walau secara lisan mereka tidak keberatan saat kami berdiskusi tentang pemasangan foto di media sosial.

Nah alasan ga bikin IG sejak dulu kala, bukan karena anti tapi karena taku jadi addict, karena menurutku, kini aku sudah termasuk orang yang candu pada FB karena setelah ada smartphone FB di install di HP, jadi kapanpun bisa dibuka. Dulu jika aku pergi kerja tanpa telephone kayaknya biasa aja atau kalau ketinggalan di mobil, sekarang kalau ketinggalan di mobil aku rela balik lagi ke tempat parkir padahal cuma disimpan di tas saja.

Trus kok jadi buka account IG? Nah karena beberapa minggu yang lalu aku bikin Youtube! Hah mo jadi Youtuber? Ga tau! Account Youtube nya juga masih yang dulu yang tahun 2009, fotonya juga masih yang jaman dulu pas aku masih muda belia, ceile! Yah setidaknya masih kurus lah! Isinya masak masakan! Modalnya cuma camera HP aja, di editnya juga di HP, kameramennya diri sendiri, satu tangan pegang HP, satunya lagi ngaduk ngaduk makanan yang lagi dimasak, kadang goyang goyang, ngomongnya belepotan. Intinya menghawatirkan lah.

Tapi, aku tetap berusaha lah, pas ngomong belepotan, anakku kasih saran, jangan pake omongan, langsung pake tulisan saja, aku yang edit, kata anakku, akhirnya beberapa video ada yang diedit si kembar. Oh ya kadang jika ada adegan mask yang harus pake dua tangan, aku pinjam tangan anakku, aku suruh dia balikin kue misalnya, jadi bisa jadi bentuk tangan dan warna tangan tiba tiba berubah. Seorang komentator memberi saran padaku, walaupun acara masak memasak sebaiknya wajahmu nongol juga sesaat. Baiklah kataku, maka video berikutnya wajahku muncul, ternyata bukan kata kata yang belepotan wajahpun berubah jadi tersenyum terus setiap ngomong, astaga itu gigi rasanya nongol terus!

Tadi siang, aku mengorol dengan groepku di Belanda, orang orang yang aku kenal dari Bnadung dulunya, ada sahabat sepupuku, ada teman SMA kakakku, ada teman kuliahku, kami bertujuh, akhirnya aku minta bantuan mereka untuk mengoreksi Youtubeku, komentar mereka macam macam, terkaget kaget aku bkin Youtube, mereka trenyuh sewaktu aku ceritakan ga ada yang nonton Youtube ku, sebagian dari mereka berkata bahwa mereka jarang liat Youtube, terutama nonton vlog vlog orang orang yang menceritakan dari bangun hingga bobo lagi, dan merekapun termasuk orang orang yang ga mau diintip kehidupan pribadinya, tapi mereka menguatkan hatiku untuk tetap semangat salah satunya aku mesti woro woro youtube channelku, maka atas usul salah satu dari mereka aku mesti buka IG.

Dan dibukalah account Instagram ini. Trus gimana, aku belom woro woro juga disana, rasanya gaptek sekali, aku baru posting foto profilku saja, ah! Ga ngerti mesti gimana woro woronya.

Akhirnya aku tuliskan keluh kesahku disini, berharap ada diantara kalian yang mau melihat channel youtube ku, namanya Yayang Neville. Isinya masak memasak, kucing dan kehidupan disini. Untuk yang terakhir aku belum bikin videonya, yeaahhhh bertahap saja pas liat wajah di kamera aja malu sendiri. Hahaha, duh gimana mo bercerita tentang kehidupan disini kalau begitu.

Ini contoh tayangan video di youtube channelku:

Jadi mestikah aku tulis disini, ucapan ajaib para youtuber…… Jangan lupa Subscribe, like and…… ah ah !

Fake News

They say you’re old, I say that’s FAKE News!

Lieve papa,
Jij bent alweer 49 jaar oud! 2021 zal een leuke jaar zijn. Want Biden komt. En dat is niet fake news. Ik wens je een fijne jaar en verjaardag.

Liefst,
Cahaya en Cinta

Dear Luc, itu kartu ucapan dari our precious daughters, aha so politic! Padahal mereka ga mau jadi politikus😁. Kado dariku tetap klasik tapi semoga diaminkan oleh semua mahluk, semoga sehat, bahagia dan sholeh!

Happy Birthday!

Lapis Legit

Hari rabu kemarin, tepatnya di hari sumpah pemuda tanggal 28 oktober, aku membuat lapis legit ala ny. Liem. Ini kali kedua aku membuat lapis legit setelah lima tahun yang lalu aku membuat lapis legit untuk pertama kali dan terakhir kalinya, eh ternyata tempo hari aku bikin lagi. Pake drama kayak dulu? Iyah dong! karena untuk membuat satu loyang aku menghabiskan waktu dari pukul 10 pagi dan berakhir tepat pukul 4 sore. Setiap lapisnya saking tipisnya hanya menggunakan 2muncung sendok makan saja. Adonan terdiri dari 30 telur ayam, 70 gr teung terigu, 700 gr mentega dan 350 gr tepung gula. Dari komposisinya yang tidak sebanding antara mentega dan tepung terigu membuatku mengerti mengapa lapis legit terasa legit namun rasanya yang legit didak selegit membuatnya. Capeeeee!

Aku memanggang kue lapis ini sambil diselingi video call dengan ibuku, aku perlihatkan juga bahwa aku tengah membuat lapis legit, kemudian aku menelepon kakakku dan adikku juga, dari tiga orang itu sama sama bertanya apakah nanti tidak gosong kuenya? Karena keluar masuk oven sudah lebih dari 4 jam. Aku menjawab mantap, tidak! Di youtube juga sukses kok. Aku kan ngikutin tips and triknya, jawabku.

Dan ternyata saudara saudara, begitu adonan habis dan kue lapis telah matang keseluruhan, betapa kecewanya aku saat kue tersebut aku keluarkan dari loyang. Gosong tak terkira hampir dari setengah loyang. Ahhhhhhhhhhh, kecewa tentu saja, tapi mo gimana lagi, akhirnya kue gosong itu aku potong setengahnya hingga bagian yang bisa dimakan. Dan bagian yang bisa dimakan tersebut rasanya luar biasa lezat.

Sedangkan bagian yang gosong sebelum aku buang ke tempat sampah aku foto terlebih dahulu di atas piring berwarna hitam dan ternyata warnanya tidak jauh beda dengan warna piring hitam tersebut. Alamak saking gosongnya.

Untuk memgobati kekecewaan yang mendalam karena gagal membuat lapis legit yang cantik, hari ini aku kembali ke dapur, kembali berjuang membuat lapis legit. Dengan trik, aku akan membuat dua loyang sekaligus untuk menghemat waktu pemanggangan dan juga lapis legit yang telah jadi akan aku gulung, jadinya lapis legit gulung.

Ternyata itupun tak semudah contoh yang ada di Youtube, sekarang tidak gosong tapi gagal saat pengeluaran dari loyang, kok bisa lengket sih! Dan sisa adonan yang masih tersisa aku panggang saja sekaligs, karena hasilnya tipis maka aku buat bolu gulung. Hasilnya? Alhamdulilah nyaris sempurna, soal rasa? Wah jangan tanya saking lezatnya, telur 30 gitu lho dan mentega blueband yang terkenal di Indonesia itu dan susah dicari di Belanda, belinya harus pake jastip jastip gitu yang ternyata kian popular di Belanda.

Tapi sebagai pemuda pemudi yang tangguh tak usah mengeluh dan berputus asa, jika masih punya jiwa berjuang untuk membuat lapis legit lagi maka buatlah kembali, tapi aku yang bukan pemudi lagi sepertinya cukup sudah sampai disini….. Ohhh lapis legit mengapa kau begitu susah dibuat…..

Movie Nights

Buat kalian yang punya hobby nonton film, ada beberapa film yang lumayan bagus buat ditonton bersama keluarga. Berikut film film yang kita tonton hampir tiap malam selama herfs vakantie ini:

  1. The Book of Henry

https://m.imdb.com/video/vi1565111833?playlistId=tt4572792&ref_=m_tt_ov_vi

Film tentang anak jenius yang menulis buku catatan untuk meng guide ibunya guna menyelamatkan seorang garis kecil yang menjadi tetangganya dari perbuatan tak senonoh dari ayah tirinya. Menonton film ini selain menegangkan juga membuat kami berkaca kaca. Cinta sampai berkali kali menyayangkan kenapa tokoh Henry harus meninggal. Judulnya saja sudah The Book of Henry, tentunya tentang apa yang ditulis oleh Henry, mungkin karena kita sudah jatuh cinta pada tokoh Henry, eh tiba tiba harus lenyap begitu saja. Tapi tak usah khawatir film ini happy ending dengan cara yang bijaksana. Pokoknya nonton deh, dijamin seru dan bahagia!

  1. The Glass Castle

https://m.imdb.com/video/imdb/vi1948498201?playlistId=tt2378507&ref_=m_tt_ov_vi

Ini film kisah nyata, bercerita tentang seorang anak bernama Jeannette Watts bersama tiga orang saudaranya yang dibesarkan oleh seorang ibu yang Deripaska artis yang eksentrik (pelukis) dan ayah yang alcoholic. Hidup sebagai tunawisma yang selalu berpindah pindah, hingga Jeannette menyadari bahwa dia harus berhasil dan berusaha untuk saling membantu dengan saudaranya. Banyak pelajaran yang bisa diambil dari film ini, tentang pentingnya dukungan dari dan pada keluarga, tetap menghargai dan mencintai orang tua kita walau orang tua tersebut tak mengurus dengan baik saat kita kecil. Tentang kejujuran pada diri sendiri untuk meninggalkan sesuatu yang dicari banyak orang (harta dan kedudukan) karena hal tersebut bukanlah sesuatu yang paling diinginkan kita untuk menjadi bahagia.
Di film ini jika kalian punya anak seusia si kembar pastilah mengenal Ella Anderson pemeran Jeannette dimasa kanak kanaknya. Aktingnya sangat baik di film tersebut sangat jauh berbeda saat dia beracting di Nickelodeon.

  1. Clouds

https://m.imdb.com/title/tt6473066/?ref_=fn_al_tt_0

Film yang diambil dari kisah nyata juga, kebanyakan mengurus emosi, begitu pula dengan film Clouds, tentang anak muda bernama Zach Sobiech yang menderita kanker dan hanya mempunyai waktu beberapa bulan saja untuk mengejar impiannya menjadi seorang musisi. Lagu yang dia ciptakan berjudul Clouds menjadi viral sehari setelah dia meninggal, jika kalian selalu mengikuti perkembangan musik pop pasti kalian mengenalinya karena lagu clouds pernah beken di telinga beberapa tahun yang lalu. Di akhir film diperlihatkan juga beberapa potongan video asli dari Zach dan keluarganya, benerapa adegan persis sama dengan adegan yang ada di film. Jika Cinta dan Cahaya langsung memilih film clouds untuk ditonton karena mereka mengenal Sabrina Carpenter yg berperan sebagai Amy Brown, aku langsung mengenali Neve Campbel yang berperan jadi ibunya Zach (Beda generasi, neda idola!). Ah aku jadi kangen party of five, film seri yang dibintangi Neve. Kadang memory saat tinggal di Indonesia bisa bermunculan walaupun hanya menonton film dari bintang yang kita kenal saat kita tinggal di Indonesia. Kalau kalian begitu juga ga?

  1. Love and Monsters

https://m.imdb.com/video/imdb/vi648266009?playlistId=tt2222042&ref_=m_tt_ov_vi

Awalnya aku menolak menonton film ini sesaat setelah melihat thrillers nya. Kayaknya menyeramkan sekali melihat monster monster menjijikan. Tetapi beberapa saat setelah nonton aku mulai menikmatinya. Dan menurutku sepertinya film ini akan ada bagian keduanya, tonton deh seru banget! Oh ya film ini menceritakan tentang journey seorang pemuda yang ingin menjumpai pacarnya yang berada 80 mil jarak nya dari tempat dia berada.

  1. Burn your maps

https://m.imdb.com/video/imdb/vi1909898265?playlistId=tt4882548&ref_=m_tt_ov_vi

Film keluarga ini cukup bikin emotional kita yang menontonnya. Cerita tentang seorang anak laki laki Amerika bernama Wes yang merasa dirinya adalah orang Mongolia. Dengan bantuan ibunya dan Ismail (immigrant asal India yang juga murid ibunya Wes), Wes berhasil mengadakan petualangan ke Mongol. Melihat film ini kita disuguhi pemandangan dan budaya Mongol yang menarik.

  1. The Witches

https://m.imdb.com/title/tt0805647/

Saat aku nonton film imajinasi ini rasanya campur aduk, ada humor, sedih, menegangkan dan sedikit menyeramkan. Tentang seorang anak laki laki yang harus berurusan dengan segerombolan penyisir. Akhir cerita ini tentu saja happy ending, tapi happy ending bukan menurutku, masa tokoh utamanya ga balik lagi ke wujud asal???? Memang sih pesan moral yang disampaikan film ini baik banget bahwa apapun wujud kita yang terpenting adalah yang hati kita rasakan dan pancarkan, selama kita bersyukur mau jadi apapun diri kita, kita akan selalu bahagia.

  1. Over the Moon

https://m.imdb.com/title/tt7488208/

Film animasi musical tentang seorang anak perempuan yg kehilangan ibu dan harus terima kenyataan bahwa sang ayah akan menikah lg, dia membuat rocket dan pergi ke bulan, berharap bertemu dengan Peri Bulan, seperti yang selalu diceritan ibunya. Kalau kata orang Sunda mah, nini Anteh 😁.

Ps:
Oh ya foto ini dibuat saat kita nonton Over the Moon, dimalam minggu ini. Welfie berempat bersama Djaloe.
Selamat bermalam minggu semua. Selamat berbahagia dengan keluarga tercinta. Salam untuk orang disamping anda ❤

Tanda Cinta

Apa kabar semua…. Setelah menyepi beberapa saat semoga aku bisa kembali muncul lagi disini. Semangat Yang….

Cerita seru mungkin ga ada, tapi setidaknya ada beberapa moment yang ingin aku bagian dengan kalian semua diantaranya:

Sabtu, 10102020


Hari masih gelap pada pukul 8 pagi tadi, tapi tiga orang belahan hatiku sudah menyelinap keluar rumah saat aku masih di tempat tidur. Ahhhhhh, aku tau kemana mereka pergi, dan mereka kembali dengan bunga ditangan💐. Bunga itu mereka pilih bertiga dan menyatukannya menjadi buket bunga yang cantik dan menjadi salah satu kado yang indah. Selain itu aku mendapat hadiah navigasi baru, hanya karena minggu sebelumnya aku pergi ke kota Almere tanpa Luc, dan aku putus asa setelah hampir setengah jam aku hanya terus berputar gara gara tomtom di mobilku tidak menunjukan arah yang benar, sementara aku tidak bisa menggunakan Google maps karena telpon ku mati kehabisan amunisi. Sesampainya di rumah aku meminta Luc untuk meng update navigasi tersebut, eh ternyata seminggu kemudian aku diberi kado tomtom versi paling baru.

Siangnya until merayakan ulang tahunku, kami sepakat keluar rumah sejenak setelah selama pandemi kami jarang pergi. Agak sulit saat kami memutuskan kota mana yg akan kami datangi, memilih kota yg tak terlalu jauh dari tempat tinggal kami, kota yang kira kira tak seramai Rotterdam, dan pilihan jatuh ke kota Dordercht. Walau gerimis dan mendung menyelimuti hari ini namun tak mengurangi keceriaan kami, bisa jalan jalan keluar rumah yg selama ini kami hindari. Tentu saja lebih baik berdiam diri di rumah selama pandemi ini. Kami mendatangi toko buku, melihat toko antik, beli buah dan sayur di pasar dan makan siang di restaurant yg khusus menjual poffertjes saja, yes tentu saja karena permintaan si kembar.

Kami tepat kembali ke rumah sesaat sebelum silaturahmi / pengajian melalui zoom bersama groep mushola dimulai. Dan hari ini segala sesuatunya begitu pas, makah malam tersaji di meja makan tepat setelah acara zoom berakhir. Pesanan sushi dengan jumlah yang menurutku lebih dari cukup tarsaji Indah di meja makan setelah si kembar menatanya dengan cantik.

Senin, 12102020

Saat aku berjalan dari tempat parkir menuju pintu masuk tempat kerja, sebuah mobil menepi disebelahku, orang dibalik kemudi yang ternyata seorang rekan kerja, turun dari mobil tetiba mengucapkan selamat ulang tahun dan bertanya dimana mobilku terparkir, aku menunjukan arah dengan jariku dan dia segera memintaku kembali kesana karena dia punya kado untukku, aku terbelalak saat melihat kado untukku, Aku bisa menebaknya. Sebuah lukisan hasil karya dia sendiri. Beberapa hari yang lalu secara tiba tiba dia meminta nomor teleponku, kemudian dia bercerita bahwa dia suka melukis, dia memintaku untuk menilai karya lukisannya yang paling aku sukai. Aku memilih satu lukisan yang menurutku indah, karena mengingatkanku pada satu pulau di negeriku yang indah. Bali!

Yes, kemudian dia bercerita bahwa lukisan itu dibuat setelah dia kembali dari Liburan di Bali. Yang membuatku terkejut ternyata dia pernah menjejakan kaki di pulau lainnya, tidak hanya sekali tapi berkali kali. Ahhhhhh dia salah satu yang bukan orang Indonesia yang jatuh hati pada negaraku. Dia bersama suaminya memang suka travelling.

Di tempat parkir, aku berkaca kaca saking terharu nya, saat dia berkata bahwa dia memberikan lukisannya padaku karena cinta, kata dia aku adalah salah satu orang baik, orang special, dia selalu melihat cinta dimataku. Mendengar dia berkata seperti itu, aku tiba tiba sadar, bukan aku yang baik, bukan aku yang special tapi dia!

Aahh berapa kali aku berbincang dengannya? Berada kali aku bertemu dengannya? Mungkin hanya bisa dihitung jari saja. Bahkan kamu tidak berada di bagian yang sama. Tiba tiba saja Tuhan menyadarkanku melalui malaikatnya untuk selalu bersyukur atas hari yang telah aku lalui. Beberapa hari terakhir ini aku selalu mengeluh pada Luc setiap pulang dari tempat kerja, bahwa aku kesepian, merasa bukan bagian dari orang orang yang bekerja disana, aku merasa kemampuan bahasa Belanda ku tak cukup memadai menjadikanku seperti orang asing diantara orang asing disana.

Terima kasih atas ucapan doa buatku. Cinta dan perhatian dari keluarga, teman dan saudara semua adalah anugrah terindah buatku.

Oh ya untuk membuat suasana cerah ceria, aku juga membuat kue taart redvelvet yang lezatnya luar biasa. Luc si ahli taart pun terkesima dengan rasa taart yang aku buat. Dan tentu saja tiga orang sahabat yang aku kirim / bagi taart tersebut memberikan pujian untuk hasil karyaku.

Selamat malam dan selamat berjumpa lagi kawan semua, sehat, sejahtera dan bahagia selalu, semoga kita semua selalu berada dalam lindungan yg Maha Kuasa dan tentunya semoga pandemi ini segera berlalu.

Groetjes, ❤❤❤

Wajik

Ketan, part 2

Masih edisi ketan dan suasana Lebaran, kini percobaan selanjutnya adalah membuat wajik atau wajit sebutan yang aku kenal.

Hampir sama dengan membuat rangginang pertama tama ketan harus direndam semalaman, setelah itu ketan ditanak di panci, wajan atau di ricecooker dengan mengunakan santan, kemudian disatukan dengan gula merah yg telah dimasak juga menggunakan santan. Diaduk aduk hingga santannya kasat, maka jadilah wajit, makanan tradisional yang masih bertahan hingga kini.


Walaupun aku bukan penggemar berat wajit, tapi sekedar menyajikan dan mengenalkan pada anak anak tidak ada salah nya kan? 😁

Adakah dari kalian penggemar wajit?

Rangginang

Cerita tentang ketan, part 1

1. Rangginang

Keluargaku termasuk salah satu penggemar rangginang, biasanya kami sengaja mendatangkan rangginang dari Bandung.


Berhubung jaringan pengiriman ‘terganggu’ dengan adanya pandemic, agar supply tetap terpenuhi dari demands si kembar, sebagai bunda siap siaga😜 akhirnya saya memantapkan diri untuk membuat sang rangginang. Dengan bantuan internet akhirnya jadi juga rangginang versi ceu Lilis Lodaya 😆, walau beda wujud, bentuk dan warna tapi kedekatan rasa sudah hampir mendekati.


Dengan hasil ini saya boleh berbanggga diri🤭🙈, semuanya tidak mungkin terkaksana dengan bantuan berbagai pihak, terutama sinar matahari dan juga sang meneer yg bertugas sebagai bebegig burung dan laleur yg rela menjadi tutung selama dua hari dalam proses penjemuran.

Sekian, sampai jumpa di edisi ketan lainnya.

Oh ya, mohon maaf lahir bathin

Hamstereeen

Hamsteren? Enggak juga sih…. Rencana nya cuma belanja mingguan di toko.


Toilet papier gak beli, klo keabisan kan kita biasa pake botol cebok😁!


Pasta? Paling sebulan cuma makan dua atau empat kali! Jadi gak perlu beli.


Beras? Ga beli juga sih karena masih ada 10 liter an cukup buat sebulan.


Eh tapi gimana dong klo beneran ga boleh keluar rumah dan beneran ga ada makanan?


Hampir sama dengan orang Belanda yang nyetok terigu buat bikin roti, akhirnya aku ambil tapioka, lontong, singkong parut, kulit lumpia, tahu, tempe.


Nah aku bisa bikin cilok, cireng, combro, lumpia, juga kupat tahu 😜. Oh ya jangan lupa beli teh botol juga! Karena apapun makanannya minumnya teh botol sosro😁😁😁.

Ingat anjuran Rutte hari ini: Stop met hamsteren!