(Hello) Goodbye December

Bulan desember adalah bulan dengan berbagai macam rasa, bagai nano nano acur aduk! Kenapa? Di saat temperatur yang semakin menurun, di saat rasa galau, depresi ringan dan rasa hampa mendera namun di saat itu datang pula kehangatan, beberapa diantaranya adalah;

Sinterklaas

Tahun ini aku mengabarkan pada anak anak bahwa aku tidak akan mengisi kado pada sepatu yang telah ditaruh anak anak. Walau mereka tahu tapi mereka tetap mencoba untuk memancing rasa ibaku, berbagai cara telah mereka lakukan seperti memberi umpan kuda Sinterklaas (Americo/Ozosneel) dengan wortel dan selada tapi kado tak kunjung datang jua di pagi hari.

Hingga suatu malam aku begitu terkesima saat mendengar percakapan mereka, bahwa mereka akan bernyanyi terlebih dahulu dengan harapan Sinterklaas mendengar dan akan datang memberi mereka kado, dan saat aku mencuri dengar nyanyian si kembar begitu terdengar merdu ditelingaku, aku sempat memvideokan mereka di kejauhan.

Si kembar bernyanyi di depan sepatu

Tentu saja, mereka tahu bahwa Sinterklaas tidak nyata, tapi mereka menyebutku mevrouw Sinterklaas atau meneer Sinterklaas pada papanya, karena dari sanalah semua kado berasal.

Pakjesavond

Tahun ini kado tidak segunung tahun lalu, selain aku tidak menginginkan kado yang berlimpah juga katena aku tidak banyak waktu untuk membeli kado, namun Luc sudah dari beberapa minggu sebelum tanggal 5 desember rajin berbelanja online, aku hampir menamakan tema pakjesavond tahun ini adalah kado online. Dan tahun ini aku mendapatkan kado yang nyaris sama banyaknya dengan si kembar, terima kasih meneer Sinterklaas 😁.

Optreden

Di bulan desember si kembar naik pentas untuk pertama kalinya bermain piano dan bernyanyi sekaligus, pentas duo. Dibanding peserta lain tentu saja si kembar masih pemula, tapi aku sedikit terkejut saat mereka mendapat tepukan yang riuh dan beberapa guru/pelatih lain menyalamiku dan berkata si kembar bermain baik.

All you need is love

Ini sebuah acara setiap malam natal, sejak aku datang ke Belanda acara Inilah yang akan aku tunggu, aura positif, kebahagian dan tentunya penuh cinta akan aku dapat kan setiap kali nonton acara ini. All you need is love adalah sebuah program acara televisi yang dibawa kan oleh Robert ten Brink adalah acara yang menyatukan pasangan atau keluarga yang berada di tempat (negara) lain.

Kerstvakantie

Jika tahun lalu aku tak mengambil libur di bulan desember, kali ini aku mengambil libur satu minggu, dan di weekend setelah natal kami jalan jalan ke kota Namen di Belgia. Banyak yang kami lihat disana, keindahan Citadel (Castle of Namur), makanan yang lezat, kerstmarkt (pasar natal) dan juga bahasa Prancis. Bahkan saat kami makan di sebuah restaurant yang menurut standard ku adalah sebuah restaurant yang mewah tapi disana tak menggunakan bahasa lain selain bahasa Prancis. Saat kami memasuki rumah parfum di atas Citadel, Luc membelikanku satu botol parfum. Menurut penjaga toko disana parfum bermerk Guy Dellorge adalah satu satunya parfum buatan Belgia.

Sebetulnya masih banyak lagi cerita yang ingin aku Sampaikan di bulan desember, tapi suara kembang api diluar sana kembali memanggilku. Selamat tahun baru 2020. Semoga kesehatan, kebahagian, kemudahan akan kita dapatkan di tahun ini (dan juga tahun tahun selanjutnya😬)

Selamat menikmati hidangan tahun baru kami, apelbeignets buatan Luc beserta si kembar dan baso tahu buatanku.

Apelbeignets biruk rupa namun enak sekali

Combro Cireng, Melalui tanggal kelahiranmu dan Togo

Sudah beberapa hari yang lalu Cinta memintaku untuk dibuatkan makanan favoritnya yaitu combro dan cireng. Sebelum aku berangkat kerja hari sabtu kemarin aku berjanji pada nya akan membeli bahan yang dibutuhkan untuk membuat combro dan berjanji pada nya untuk mengolah makanan tersebut keesokan harinya, yaitu hari minggu ini.

Saat aku pulang kerja pukul setengah sepuluh malam (aku kerja dua kali sebulan di hari sabtu) Cinta sudah menyambutku dengan wajah berseri dan bertanya apakah aku akan segera membuat combro?

What? Ini waktunya jam tidur dan dia dengan antusias nya menunggu ku pulang untuk segera membuat kan nya combro! Malam itu aku berhasil menyuruhnya masuk kamar tidur dan segera memimpikan combro dan cireng.

Hari minggu ini aku turun dari kamar tidur pukul 9 pagi, tak mendapati Luc di ruang keluarga dia sedang jalan kaki (olah raga ceritanya) ke luar. Sambil menunggu dia datang aku segera menyiapkan pembuatan combro, saat Luc kembali ke rumah sekitar pukul 10 pagi, combro telah siap untuk digoreng. Aku sengaja tak segera menyalakan kompor tapi menunggu anak anak turun untuk makan pagi atau (siang) karena kami nyaris makan pagi mendekati pukul sebelas, selalu begitu jika weekend tiba. Hanya Luc satu satunya penghuni rumah yang konsisten bangun pukul 6 tak peduli hari kerja atau libur.

Melihat combro dan cireng yang siap di goreng, Cinta bertanya pada ku apakah combro pun akan bersanding dengan croissant, roti, beleg dan teman temannya saat makan pagi? Aku menggeleng, dan Cinta tak berani merajuk lagi saat Luc menyuruhnya untuk segera duduk di kursi meja makan. Kami memahaminya saat dia hanya bertahan hanya memakan satu potong roti saja, Cinta menunggu janji ku yang akan segera nenggoreng combro begitu makan pagi selesai.

Dan saat itu tiba, Cinta langsung memakan 5 butir combro tanpa jeda diselingi beberapa buah cireng, sedangkan Cahaya hanya makan cireng saja.

Selamat menikmati makanan favoritmu, nak

Hari minggu ini tanggal 22 desember keponakanku Megah berulang tahun, anak pertama kakak sulungku yang juga cucu pertama orang tua ku juga cucu pertama dari pihak besan. Aku membaca App keluarga dari ibuku, bunyinya membuat ku meleleh

Melalui tanggal kelahiranmu…. Mengingat akan ibumu…. Yang tiada tara menyayangimu…. Bahagiakan Dia dengan baktimu. Do’aku untukmu cucuku jadilah wanita utama, yang bahagia di dunia di akhirat. Aamiin.

Mungkin itu tulisan yang tak akan ada artinya untuk sebagian orang, tapi tidak untukku dan semua orang yang mengenal (mengetahui) perjuangan kakak iparku (ibu ponakanku) dalam merawat anaknya. Dia adalah wanita pejuang (mungkin suatu saat aku harus menulis kisahnya yang sangat inspiratif).

Kebetulan di Indonesia hari ini adalah hari ibu. Yang awalnya adalah hari perempuan Indonesia namun saat ini selain diperingati sebagai hari wanita Indonesia tapi maknanya berubah menjadi seperti hari ibu mother day, ucapan kasih sayang untuk ibu. Hari ibu tanggal 22 desember adalah juga hari kelahiran ponakanku Megah. Doaku selalu untuknya adalah semoga kau selalu sehat dan bahagia juga menjadi wanita utama dan hebat seperti ibumu.

Togo

Setelah acara makan combro dan cireng usai kami menonton film Disney yang berjudul Togo. Film ini baru saja realise tanggal 20 desember dua hari yang lalu, saat aku menonton thriller nya aku sudah memastikan bahwa ini akan menjadi film yang menarik bagitu dan anak anak, karena aku tau bahwa film ini akan penuh drama aku sudah menyiapkan tissue.

Film ini diambil dari kisah nyata yang benar benar terjadi di Alaska pada tahun 1925. Mengenai anjing (sled dog) yang bernama Togo yang harus melintasi alam Alaska di tengah cuaca buruk sejauh 700 mil guna membawa serum ke daerah bernama Nome. Aksi ini adalah Aksi kemanusian yang mempertaruhkan nyawa untuk menyelamatkan nyawa anak anak yang sedang twrserang epidemic di kota Nome. Kisah ini juga dikenal dengan 1925 serum run to Nome dan juga cerita Great Race of Mercy. Pemeran Seppala dimainkan dengan baik oleh aktor Willem Dafoe, tak hanya itu saat aku melihat foto asli Seppala ternyata mirip sekali dengan Dafoe.

Hari minggu ini ditutup dengan manis dan bahagia setelah melihat film Togo, kadang hati kita merasa lebih damai jika selalu disuguhi akan cerita kasih sayang dan pengorbanan untuk sesama.

Apa kabar….

Kangen nulis dan tentunya kangen kalian semua, kangen ngintip ke blog teman teman semua, ikut merasakan bahagia tentang cerita bahagia kalian, terinspirasi jika ada cerita yang bikin jiwa raga tergugah jika membaca cerita pembawa aura positif, pokoknya kangen ngeblog lagi.

Ide selalu berlomba lomba berserabutan hilir mudik di kepala dan pikiran, berloncatan untuk segera dituliskan. Namun langkah kaki untuk datang ke komputer selalu terhalang dengan berjuta alasan untuk tetap tak beranjak dari sofa berwarna ungu dengan spot yang tak satu pun penghuni rumah ini berani duduk disana. Spot itu milk bunda!

Aku sedang berada dalam keadaan yang kurang nyaman. Apakah depresi ringan akibat akan (sedang) datangnya musim dingin? Ahhh tentu bukan, karena jika orang dilanda depresi orang yang bersangkutan konon tidak menyadarinya.

Ini hanya galau saja. Come on Yayang segera lah bercerita. Tapi masa mau cerita curhat?

Pokoknya segini dulu aja deh😬😬😬. Cuma mo tanya apa kabar kalian semua? Semoga hari kalian menyenangkan. Teman teman yang ada di Belanda yang punya anak SD apakah saat ini sedang membantu anaknya bikin suprise buat dibawa ke sekolah? Atau yang punya anak balita sudah nyiapin kado di sepatu kah? Atau apakah kalian seperti aku yang sedang menantikan kado apa yang akan kita dapat saat pakjesavond tiba? Ahhhh, maafkan diriku yang bertanya mengenai urusan tak penting….. Yang jelas jujur dari hati yang paling dalam aku kangen kalian.

Ada yang mau peyek?

Atau gado gado

Hari ini kami makan peyek dan gado gado, seperti halnya hidup ini yang berasa gado gado ada asam asin dan manis, eh itu nano nano ya…. Maaf salah😬.

Kulit Pastel

Sudah seminggu lamanya mengidamkan bikin pastel. Bikin ya bukan makan. Tiba tiba saja terinspirasi saat minggu lalu dibekali dua buah pastel dari seorang teman. Dulu pernah juga bikin pastel untuk pertama kali, tapi langsung berjanji tidak akan bikin lagi diakibatkan keribetan membuat kulitnya.

Dua potong pastel itu aku bawa ke tempat kerja keesokan harinya, aku tawarin pada seorang kolega yang tepat duduk di sebelah ku saat kami break di kantin. Sudah barang tentu si Belanda ini memuji kelezatan pastel tersebut.

Hari senin kemarin sepulang kerja, aku menelepon teman ku itu, aku minta resep kulit lumpia seperti yang dia buat, kukatakan pada nya bahwa aku telah googleling tapi tetap aku ingin tau resep kulit pastel buatan ya karena menurut dia anti gagal.

Dan Inilah resep yang dia gunakan, yang menurut dia hasil pencari an di Internet.

250 gr tepung terigu

50 gr boter

50 gr minyak sunflower

80 gr air

Sejumput garam

Semua diaduk saja, setelah boter ya dicairkan terlebih dahulu. Diuleni hingga kalis, diamkan kira kira satu jam, baru bisa di pakai.

Saat itu aku langsung membuat tiga adonan. Membuat isiannya dari pukul satu siang, dengan harapan pukul 3 siang saat anak anak pulang bisamenyantapnya. Tapi ternyata tidak begitu, aku baru bisa menggoreng sebanyak 7 biji tepat saat makan sore tiba sekitar pukul 6 sore. Pembuatan selanjutnya aku lanjutan pada pukul 8 malam dan baru selesai pada pukul setengah 10 malam.

Dari 3 adonan yang aku buat, berhasil menghasilkan pastel sebanyak 33 buah dengan berat masing masing perbijinya 60 gr.

Melihat perjuangan ku dari siang hingga malam (brenti brenti juga) ternyata membuahkan waktu dan effort yang tidak sedikit. Rasanya pastel yang banyak beredar di toko seharga 1,75 euro satuannya termasuk harga yang murah jiga dibandingkan perjuangan membuatnya.

Biro Jodoh

Bicara tentang permintaan ‘tolong cariin cowok/cewek’ dari beberapa orang kenalanku rasanya bukan bahasan yang terdengar asing di telingaku . Tapi hari ini ditengah suasana mendung yang menyelimuti Belanda dalam beberapa hari terakhir, kok jadinya aku tertarik buat nulis tentang hal yang satu ini.

Kemarin aku menerima pesan App bertubi tubi dari nomor yang tidak dikenal, bunyinya permintaan tolong dicarikan suami, yang ternyata bukan buat dirinya tapi untuk temannya. Pesan itu dilengkapi foto si pencari jodoh tersebut, tak lupa diertakan pula kriteria suami yang diinginkan. Yang menurutku calon yang diminta begitu istimewa dan nyaris sempurna. Sesaat membaca pesan tersebut, emosi sempat naik. Kok berani beraninya tanpa basa basi tanya kabar terlebih dahulu langsung minta tolong ke permasalahan yang satu ini. Namun begitu aku melihat foto profiel yang ada di nomor App tersebut, aku langsung mengenali orang tersebut. Beliau adalah istri dari seorang temanku semasa SMA yang hingga saat ini masih berteman baik denganku. Aku segera melupakan keterkejutanku saat ditodong tiba tiba, menjawab pesannya dengan ramah dan sopan, singkat dan sedikit menyenangkan sang peminta.

Jawabku, Hallo dear…kebetulan untuk saat ini aku tidak mempunyai calon suami yang sekiranya dapat dijodohkan atau dikenalkan pada temanmu itu. Namun, jika ada seorang laki laki yang datang padaku untuk dicarikan wanita, maka aku akan menghugungimu. Ceila, begitulah kira kira jawabanku yang disambut suka cita oleh orang diujung sana. Alamak, maafkan aku yang nyengir membaca betapa antusiasnya walau dijawab dengan kata ‘jika ada’.

Itu bukan satu satunya contoh yang minta dicarikan jodoh. Belum lama ini ada kasus serupa permintaan jodoh, dia adalah temanku semasa sekolah (sengaja kali ini tidak disebutkan, saat sekolah apa. SD, SMP, SMA atau universitas). A, temanku itu tiba tiba meneleponku. Aku menyambutnya dengan gembira, karena setiap kali dia menelepon dia selalu membawa keceriaan. Tapi tiba tiba saja kali ini tema nya jadi tentang permintaan jodoh…. darliiingggg tolong dong cariin aku bule! Awas harus yang ganteng ya, baik hati dan kaya raya! Mendengar suaranya yang riang gembira, aku segera menyuruhnya istigfar saat dia minta bule. Lha, gimana bisa dia minta bule sedangkan dia belum lama ini baru saja menikah dengan seseorang dan tinggal di luar Indonesia? Lalu meluncurlah ceritanya….. Bahwa saat ini dia dalam proses perceraian, menceritakan bahwa suaminya bukan manusia seperti ‘harapannya’ dan kini temanku  sudah kembali lagi ke Indonesia.

Kujawab permintaannya dengan tegas, bahwa aku tidak bisa mencarikan dia bule, kujawab sejujurnya bahwa aku bukan type orang yang bisa menjodohkan dan mau bersusah payah untuk itu. Kukatakan pula bahwa selama aku tinggal di Belanda aku belum pernah mengenal bule yang super kaya seperti standar hidupnya di Indonesia. kusinggung juga padanya mengenai fotonya yang belum lama ini berseliweran di media sosial miliknya yang terlihat bersama dengan artis cantik papan atas ibukota yang menyabet predikat super rich. Tuhhhhh harusnya kamu mencari jodoh dikalangan sana, semburku. Dia tertawa renyah. Ah dia selalu bersahabat dan enak diajak bercerita. Dia yang aku tau tak pernah membedakan manusia dari bentuk fisik, wajah dan kekayaannya. Namun ajaibnya dia minta cowok yang kaya (eh sah sah saja kan?). Dia selalu bisa bercengkrama denganku tentang apa saja dan selalu diselingi dengan humor yang tidak garing.

Setelah kami selesai berbincang bincang, aku tercenung cukup lama. Kehidupan siapa yang tau. Si cantik jelita, berada di lingkungan glamour. Orang yang memandang kehidupannya tidak akan menyangka ada apa dibalik semua gemerlap itu, tentang kekosongan hati seperti yang dia ceritakan. Pencarian yang hingga kini belum dia temukan.

Makan apa kita hari ini? Wat eten we vandaag?

Makan apa kita hari ini alias wat eten we vandaag? Ya itulah pertanyaan itulah yang hampir tiap hari dilontarkan oleh Cinta. Jika sedang bad mood, rasanya ingin sekali menjerit jika mendengar pertanyaan tersebut. Tapi eitsss seorang ibu ga boleh gitu ya😁.

Apakah hanya aku saja yang dilanda kepanikan dan kebingungan jika pukul 6 sore segera tiba? Saat jam makan malam telah tiba dimana artinya aku sudah harus masuk dapur, memasak. Kebanyakan (tidak semua tentunya) orang yang tinggal di Belanda mengikuti kebiasaan orang Belanda yang hanya makan panas satu kali yaitu jika makan malam tiba. Kenapa disebut makan panas? Ya, karena ada proses memasak terlebih dahulu, entah itu diatas api, oven atau sekedar masuk microwave, pokoknya ada suhu panasnya.

Jawabannya ternyata tidak, tidak hanya aku saja yang harus berpikir keras jika harus memasak apa untuk hari ini, beberapa ibu ibu bercerita hal yang sama, hanya bapak bapak saja yang lebih santai, mereka memasak seketemunya bahan bahan yang dilihat di supermarket atau di kulkas sekalipun, tanpa banyak mikir sebelumnya harus masak apa. Aneh kan, seharusnya ibu ibu dong yang lebih praktis, karena pengalaman mereka memasak untuk keluarga lebih sering daripada para bapak (setidaknya kenyataan itu yang terjadi di rumah kami).

Nah kebingungan memilih menu masakan untuk hari ini diperlihatkan oleh sebuah iklan supermarket disini, iklan supermarket Jumbo. Iklan tersebut aku banget! Pertama kali aku melihatnya, aku langsung ketawa ngakak pilu. Kok pilu sih? Iya sulit digambarkan, perasaan hati yang tiap detik yang di pikirkan adalah mo masak apa hari ini. Saat sarapan pagi (di surat kabar yang sedang di baca su ami), di baju anaknya, di perjalanan menuju tempat kerja, bahkan saat meeting pun yang ada adalah tulisan ‘wat eten we vandaag’. Agak berlebihan sih, tapi kan disitu intinya.

Dari ide iklan tersebut lah aku mencoba hidup lebih praktis. Yakni memulai memasak ala Belanda yang gampang gampang, saking gampang nya sekarang aku sering masak yang dari bumbu jadi, tinggal stok aja berbagai bumbu dan bahan bahan kering, sisanya seperti sayuran atau daging pendukung tinggal beli ke supermarket saja pas hari H nya.

Berikut masakan mudah ceria yang berhasil aku rekam sepulang kami liburan dari Indonesia. Oh ya selama kami di Indonesia, Cinta tidak pernah bertanya ‘makan apa kita hari ini’ 😁. Eh begitu balik, bahkan hari pertama nyampe rumah dia sudah bertanya hal tersebut.

Foto yang aku tampilkan sengaja aku buat dengan bahan bahan sebelum makanan tersebut jadi. Semua bahannya praktis, cara buatnya pun gampang.

1. Nachos

Favourite mereka bertiga, hingga saat ini hanya Luc yang memasak nachos di rumah, menurut dia gampang saja. Pertama oseng daging giling bersama bumbu taco (seperti dlm foto). Taburkan chips nachos di pinggan taburi daging giling (gahaakt) dan keju diatasnya. Masukan oven sekejap, keluarkan kemudian taburi potongan bawang merah, tomat, salada dan cheese cream. Jadi deh.

2. Kentang schotel

Banyak cara untuk membuat schotel yang berbahan kentang, schotel ala buatanku lah yang hingga saat ini paling mudah menurutku. Pertama siap kan bahan bahan yang gampang di dapat di supermarket, seperti kentang iris yang sudah di masak setengah matang, daging giling, sayuran untuk membuat pasta seperti wortel, bawang bombai, daun bawang, paprika bahkan jamur kan cing sekali pun, pokoknya berbagai sayuran campur yang sudah siap dalam kemasan plastik. Secara bertahap aku masukan daging giling, sayuran, kentang, setelah agak layu baru masukan susu cair, bisa juga di tambah yoghurt tanpa rasa atau pun slagroom cair pokoknya apupun produk susu yang ada di kulkas, setelah itu beri bumbu seperti garam, merica dan bubuk pala. Jika punya royco boleh ditambahkan. Aduk sebentar mati kan kompor. Kemudian semua dimasukan ke pinggan jangan lupa masukan kocok an telur dan taburi dengan keju parut dan siap masuk oven.

3. Chili con carne

Bahannya dasarnya daging giling, kacang merah, paprika, prei, bawang bombai. Pembuatannya lebih mudah dari kentang schotel. Semua bahan tinggal masuk wajan semuanya kemudian masukan kemasan bumbu chili con carne yg telah di campur air. Tralaaa jadi lah dalam sekejap.

4. Suriname roti

Ini makanan kesukaan Luc. Roti sekaligus bumbunya yang dikemas dalam kemasan jar kaca bisa di beli di toko. Bahan dasarnya potongan daging ayam filet yang di masak dengan bumbu siap saji dalam jar (tersedia berbagai merk). Setelah ayam masak masukan telur rebus dan potongan kacang panjang. Makannya dico’el co’el gitu ga pake sendok garpu.

5. Kupat tahu

Ini kupat tahu asal jadi, bumbunya pake bumbu pecel yang tinggal dituang air panas aja (tapi biasanya aku masak diatas kompor). Saking sukanya si kembar akan bumbu kacang (pinda saos) aku sampe mencoba beberapa merk bumbu kacang yang mudah di dapat di supermarket. Akhirnya aku menemukan bumbu kacang yang paling enak dan harganya sangat murah (hal Inilah yang paling membuat ku bahagia😁). Mereknya Koki Djawa ! Ambil yang gado gado, jangan yang bumbu sate. Karena rasanya yang tak karuan. Lontong nya bisa bikin sekaligus, kuat disimpan di kulkas untuk beberapa hari, pembuatan kupat tahu bisa dikombinasikan dengan pembuatan opor ayam di hari berikutnya, jadi kita tak perlu repot repot membuat lontong di hari berikutnya.

Demikian beberapa contoh masakan mudah dibuat dan meriah hasilnya. Selain itu banyak lagi contoh lainnya, seperti berbagai jenis pasta seperti spaghetti atau pun macaroni.

Ataupun berbagai jenis ikan filet yang bisa kita beli dalam keadaan beku ataupun tidak, asal kan telah dibumbui dan tinggal masuk oven atau penggorengan keduanya sama mudahnya, seperti ikan panga filet yang biasa kami santap.

Oh ya tips yang lain, jika sungguh malas masak, biasanya aku menyodorkan tosti pada anak anak. Dijamin semua bahan akan tersedia tiap hari hampir di semua rumah, roti (tidak harus jenis roti tosti) mentega, keju, dan irisan daging asap.

Mungkin kalian bisa menambah kan contoh makanan /masakan yang lainnya yang mudah dibuat untuk makan malam?

Pasar Raya Indonesia 2019: Pandora 2019

Sedikit berbeda dengan pasar malam, Pandora 2019 https://pasarindonesiaraya.nl/ (pesta rakyat 2012 – 2016, Pasar Raya 2017-2018) tak hanya menampilkan pasar/jajanan semata namun menonjolkan hiburan yang lainnya, seperti seni musik, tari dan lainnya. Didukung oleh artis Indonesia yang ada di Belanda atau pun yang langsung didatangkan dari Indonesia.

Awalnya tahun ini aku akan melewatkan event tersebut karena rasa rindu ku akan Indonesia baru saja terobati dikatenakan aku baru saja mudik dua minggu yang lalu dari Indonesia, tapi toch begitu melihat beberapa postingan teman di media sosial mengenai kehebohan Pandora, tak ada salahnya kan aku datang kesana😉. Terlebih lagi tidak dikenakan tiket masuk dan lokasinya yang tidak jauh dari rumah.

Pandora 2019 diadakan mulai tanggal 13 hingga 15 September 2019, nah kalang kabut dong aku mencari teman untuk datang kesana di detik detik terakhir. Mereka umumnya sudah datang di hari pertama atau kedua, dengan pasrah akhirnya aku meminta suami tercinta untuk menemani ku kesana, tak rela rasanya saat aku melihat si dia sedang giat membersihkan kaca jendela untuk pertama kalinya sejak kami pindah rumah, yakni dua tahun yang lalu, masa aku merusak moment membersihkan kaca dengan mengajaknya bersenang-senang? 😂

Jadi?! Ya aku menelpon seorang teman lain, eh jawaban di sebrang sana sungguh renyah…. Ayo! Kemaren aku udah sih, tapi boleh lah kesana lagi, mo beli lemper! Enak lho! Mo ketemu dimana? Siapa yang mo bawa mobil? Jam berapa? Aku selesai kan setrikaan dulu ya?!

Aha, jika Tuhan menghendaki ternyata semuanya mudah saja. Aku bisa pergi kesana sementara sang tercinta tetap bisa melanjutkan membersihkan seluruh kaca rumah dan mencuci baju! 😂🤣

Dan hari minggu ini aku bisa melihat Yayang (bali dancer) menari, makan baso Nusantara, makan es duren di pempek Elsya dan berhasil membawa pulang martabak manis untukku dan Luc juga membawa pesanan dua bantal guling untuk si kembar, dua buah risoles, dan akupun berhasil membeli dua payung cantik dari kain, oh ya aku juga mendapat tambahan dua euro dari seorang donatur 😉😁yang melihat ku dengan trenyuh saat aku menghitung uang cent yang tersisa, dengan uang tersebut aku berhasil membeli keripik balado. Terimakasih semuanya, yang menambah hari minggu ku semakin cerah ceria.