Mudik

Are you ready?
Yes!!!!
Haloo Bandung , we are coming!

Selamat hari Raya Idul Fitri, mohon maaf lahir dan bathin

Salam teramat hangat dari kami berempat,
Yayang, Luc, Cinta dan Cahaya

IMAG2127

 

Advertisements

5 Tahun

Ini ketiga kalinya hari ulang tahun Cinta dan Cahaya jatuh pada bulan puasa. Ulang tahun anak anak kali ini kami sepakat tak membuat pesta untuk mereka hari ini.

Seminggu sebelum sekolah berakhir (sebelum liburan musim panas) wali kelas Cinta mendatangiku, bertanya padaku apakah Cinta akan berulang tahun dikelas? Bu guru bertanya Cinta berulang tahun tgl 26 juli sedangkan hari terakhir sekolah adalah tgl 18, apakan Cinta akan berulang tahun sebelum tgl 18 atau setelah dia masuk pada bulan september nanti. Mengertilah aku bahwa disini mau bawa traktiran atau tidak sepertinya Cinta akan dirayakan di kelas, aku segera menyanggupinya dan bu guru berkata bahwa jika ingin dirayakan di sekolah harus dirayakan sebelum tgl 17 juli.

Hari kamis tanggal 17 juli Cinta dan Cahaya membawa 30 kue bolu mangkuk yang telah dibungkus plastik transparan dan diselipkan satu buah medali bersama kue bolu tersebut. Mereka dengan bangganya membawa masing masing satu kotak besar berisi 30 kue bolu tersebut ke kelas masing masing.

Siap siap berangkat ke sekolah dengan traktirannya

Siap siap berangkat ke sekolah dengan traktirannya

IMAG2094

Cahaya bisa bernafas lega karena hari itu, dialah satu satunya yang berulang tahun dikelasnya. Tapi tidak bagi Cinta, saat aku datang ke kelas Cinta sudah ada tiga macam traktiran yang terhampar diatas meja, dan menjadi empat macam ditambah traktiran dari Cinta.

Di kelas Cinta sudah tersedia traktiran dari teman yang lainnya

Di kelas Cinta sudah tersedia traktiran dari teman yang lainnya

Saat Cinta pulang sekolah ternyata dia bercerita ada lima orang yang beulang tahun dikelasnya hari itu. Dengan antusiasnya di berkata hampir semua orang berulang tahun dihari yang sama. Hahaha.

Kemudian hari rabu tiga hari yang lalu, datang dua kartu ulang tahun untuk Cinta dan Cahaya, kartu dari sahabatnya Luc. Terharu sekali aku dibuatnya karena mereka selalu ingat ulang tahun kami berempat dan tak lupa untuk memberikan ucapan dan kado.

Hari jumat kemaren, pagi pagi sekali, ada seseorang yang menyelipkan dua buah kado dan dua buah kartu dibalik pintu rumah kami. Kartu ucapan ulang tahun untuk Cinta Cahaya, disitu tertanda buurvrouw dan tiga angka yang menyebutkan nomor rumahnya, bahkan aku tak tau sama sekali nama tetanggaku tersebut. Hari itu juga aku memperbolehkan Cinta dan Cahaya membuka kadonya, masing masing mendapat satu set pinsil warna dan bolpoint. Sebagai tanda terima kasih aku menyuruh si kembar membuat gambar yang kemudian sama sama kami masukan ke kotak suratnya, dengan secarik surat dariku sebagai ucapan terima kasih.

Masih di hari yang sama, datang seorang teman sekolah Cinta dan Cahaya, dan ibunya memberikan kado baju yang cantik dan sisir hello kity untuk si kembar, pesannya untuk dipakai di Indonesia.

Hari ini beberapa temanku dan saudara saudaraku bertubi tubi mengirimkan ucapan selamat ulang tahun untuk si kembar melaluiku. Sungguh aku terharu dibuatnya, aku tak membuat status di FB bahwa anakku berulang tahun tapi mereka ingat hari ulang tahun anak anakku. Aku mengucapkan syukur dan terima kasih yang tak terhingga. Bahagia rasanya mendapat perhatian, padahal aku tak pernah mengganggap bahwa hari ulang tahun adalah sesuatu yang istimewa.

Pukul dua belas siang, kami memutuskan pergi ke centruum karena Luc masih ingin membeli coklat bonbon yang hanya ada di centrum untuk keluargaku di Indonesia, selain itu aku masih perlu tas yang akan dibawa ke kabin yang aman untuk menyimpan uang, beberapa dari temanku menitipkan uang untuk keluarganya di Indonesia dan aku ingin tas yang betul betul aman untuk membawa amanat tersebut. Setelah dari situ kami bermaksud ke toko kue dan memperbolehkan Cinta cahaya memilih kur taart yang dinginkannya. Lucunya sesampainya di toko kue Cinta dan Cahaya hanya memilih masing masing satu buah donat saja. Hahaha.

Di centrum Cinta, Cahaya dan Luc masih bisa menikmati  pofertje kesukaan mereka sedangkan aku sebagai satu satunya yang berpuasa sibuk melihat lihat tas yang ada di depan warung pofertje.
IMAG2119

IMAG2117

Saat kami tiba di rumah di depan pintu sudah ada kartu baru untuk Cinta dan Cahaya, kartu dari Teman kantornya Luc dulu, Sejak Cinta dan cahaya lahir keluarga inilah yang datang mewakili kantornya Luc untuk menengok aku yang sakit setelah melahirkan, sejak itu mereka selalu datang setiap kali Cinta dan cahaya ulang tahun, dan selalu memberikan perhatian berlebih padaku. Beberapa bulan yang lalu Anne menghubungiku bahwa dia tak bisa datang dan meminta kami  untuk berkunjung ke rumahnya untuk menikmati super lucnh bersama keluarga mereka. Ternyata hari itu mereka menitipkan kado untuk Cinta dan Cahaya dan berkata bahwa merka tak dapat berkunjung ke rumah kami karena pada saat Cinta dan Cahaya berulang tahun mereka akan/sedang berada di London. Walau begitu hari ini Cinta dan cahaya masih menerima Kartu ulang tahun dari mereka yang dikirimkan dgn memesan dari internet sebelumnya.

Tak lama setelah tiba di rumah aku menerima telepon dari kawanku yang rumahnya tak jauh dari kami, dia bilang dia mau mampir sebentar ke rumah untuk mengucapkan selamat berlibur pada kami. Lima menit kemudian dia datang sambil membawa Justin anjingnya, dan dia menyerahkan masing masing dua buah kado pada Cinta dan Cahaya, satu kado yang lainnya adalh titipan temanku yang lainnya yang dia titipkan pada tetanggaku itu.

Asli aku terharu sejadi jadinya, mereka sungguh memberikan perhatian yang tak kusangka sangka. Bukan karena mereka memberikan hadiah untuk anak anakku, tapi betapa mereka begitu memperhatikan kami dengan tulusnya.

Pelajaran yang aku ambil hari ini adalah, semoga aku bisa memperhatikan orang lain seperti mereka begitu memperhatikan kami.

Terima kasih keluargaku di Belanda, mereka adalah teman sekaligus sahabat.

Kado dari colega Luc yang aku simpan satu bulan lamanya, mereka menitipkannya untuk dibuka pada saat si kembar ulang tahun.

Kado dari colega Luc yang aku simpan satu bulan lamanya, mereka menitipkannya untuk dibuka pada saat si kembar ulang tahun.

IMAG2123PhotoGrid_1406412747080

De dag van Nationale Rouw

Flowers on Schiphol. Impossible not to cry and feel the pain. The airplanes from AU and NL have just arrived in Eindhoven with the first 40 bodies of 230 found which 80 are children. Flags of each nationality of each victim are hanged on. 16:00hrs, we hear the bells in the whole country, it’s a deep respect sad moment.

Postingan sahabatku Claudia diatas kembali memporak porandakan hatiku. Entah kenapa aku begitu amat sangat emosional atas kejadian MH 017. Selalu kembali pikiranku kesana. Semakin aku menjauh dari berita dan TV tentang peristiwa itu, semakin aku dibuat tak karuan atasnya.

Dan hari ini, setelah aku mendengar dentangan lonceng gereja yang menyayat aku menyalakan TV dan menonton siaran langsung  saat dua pesawat  yang membawa 40 jenasah tiba di bandara Eindhoven. Dua puluh mobil jenasah Mercedes telah berjajar dengan pintu terbuka dan sopir disamping setiap mobil yang berjajar.

King Alexander dan Maxima berjalan tergesa ke tengah lapangan diiringi Rutte dan pejabat lainnya. Aku melihat wajah mereka yang berduka menahan emosi.

Saat jenasah dalam peti yang diturunkan dari pesawat diusung oleh 8 orang berseragam militer berjalan dengan tertib menuju mobil yang telah menunggu hatiku sedikit tentram karena pemerintahan Belanda telah memperlakukan para korban dengan sepantasnya, sedikit membantu perasaan para keluarga yang ditinggalkannya menjadi lebih baik, setidaknya itulah yang aku rasakan.

Selesai kedua puluh mobil tersebut mulai bergerak beriringan, kemudian datang duapuluh mobil jenajah yang lain, kembali berbaris rapi.

Hari ini di Belanda adalah hari berkabung nasional.

Dan aku yakin tak hanya aku saja yang berdoa semoga kedamaian dan kesejahteraan selalu ada di muka bumi ini dan juga tak berarti dengan adanya peristiwa ini kita lupa akan saudara saudara kita di Gaza, aku yakin kalian pun akan selalu berdoa untuk kedamaian di muka bumi ini.

m1mxr0gavtbx_std1024m1mxr0gav5bw_std1024m1mxr0massc5_std1024m1mxr0nae1cb_std1024m1mxr3cac1d9_std1024

Sumber foto dari nu.nl

I Love You…. All my beloved children

Kemarin pagi aku tercenung membaca tulisan ibuku. Tidak menulis menggunakan bahasa Inggris seperti biasanya, beliau menulis dalam bahasa Indonesia.

Aku terharu membacanya.

Dia, ibuku adalah seorang ibu yang tak mudah berkata kata untuk mengungkapkan segala perasaannya kepada kami. Sepanjang ingatan kami beliau jarang sekali marah, selalu menyetujui kegilaan kami anak anaknya, dan fatwanya yang selalu membuatku tergetar adalah…. jalanilah hidupmu Yang, dengan jalan yang diridhoi Allah, carilah jalan Itu. Inshaa Allah Yang Maha Kuasa akan melindungimu. Dan aku ibumu akan selalu mendoakanmu!

Hari kemarin itu, saat aku membaca tulisannya, aku tak pernah tahu bahwa ibuku selalu ingat sekecil apapun pemberian yang kami pernah berikan. Terbayang olehku apakah ini karena dasyatnya kasih sayang seorang ibu? Ibuku hanya mampu mengingat kebaikan sekecil apapun yang kami pernah lakukan dan dia tak mampu mengingat kesalahan kesalahan kami yang begitu banyak.

Seperti komentar adikku yang mengomentari tulisanmu… Ibu, terimakasih atas semua kasih sayang yang telah diberikan kepada kami, Semoga kita semua selalu dalam lindungan Allah….

Berikut tulisan ibuku yang aku copy paste;

    Sekitar 28 tahun yang lalu, saat itu aku sedang asyik membaca, yah membaca sebagai kepuasan hati, hiburan dan pengisi waktu yang luang. Tiba tiba datang  anak muda umur sekolahan smp, anak muda cakap dengan sedikit senyum dan gerak yang manja menghampiriku…dan langsung duduk disampingku.. tiba tiba dia mengepalkan sesuatu pada tanganku dan langsung pergi lagi sambil tak lepas dengan senyumnya. kuhentikan bacaanku dan kuliahat apa yang ada ditanganku… dan ternyata dua butir buah anggur merah yang ranum, kupandangi anggur itu dengan penuh rasa tak terperikan, dan aku langsung bertanya dalam hati dari mana dia dapat buah anggur itu. Yang menjadi pikirku kenapa tidak dia langsung saja makan buah anggur itu dan malahan dia berikan padaku dengan suka hati dan penuh cinta tentunya, karena dengan sampainya anggur itu padaku, tentulah memerlukan pengorbanan, cinta dan perhatiannya padaku. Kupandangi punggung anak muda itu kupanjatkan doa untuknya: Kau telah berikan buah anggur untukku dan insyaAllah kau telah merintis jalan untukmu kelak dapat memetik anggur ditempat buah anggur itu datang sendirinya kala kita menginginkannya. Terimakasih Rul…Tapakilah terus jalan itu dengan ridhoNya.

     Dan beberapa  saat yang lalu, aku baru saja siap siap buka puasa sunatku, tiba tiba datang anak muda lain tidak berbeda jauh kegantengannya dengan anak muda pertama dia memberikan bungkusan kecil seraya berucap itu dari teman, dia ingin itu untukku dan kubuka…. sebuah kue bulan …. kupandang kue itu dan kupikir betapa dia menahan perasaannya untuk tidak makan kue itu bersama temannya dan malahan dia simpan untuk disampaikan lepadaku sebagai rasa kasih sayang dan perhatiannya.Ah kau telah menghilangkan rasa dahagaku, berbuka dengan dengan cucuran limpahan kebahagiaan yang kau datangkan, kugigit kue itu dengan iringan doa untukmu : insyaAllah kau selamanya tidak akan merasa kehausan, selalu dalam kecukupan,dalam ketenangan karena sifat syukurmu. Terimakasih Ri…. Yah berjalanlah terus  menapaki jalan itu dan raihlah ridhoNya.

     Hari hariku kini aku lalui dengan keseharin yang cukup normal dan secara rutin  datang kiriman dari tempat yang jauh melalui pos paket. Selalu kuterima kiriman itu penuh haru dan penuh rasa rindu, bagaimana tidak terbayangkan pengirim paket itu, orangnya yang mungil dan cantik cantik dan seorangnya lagi ganteng, ramai ramai penuh semangat  memikirkan,  mencari, mengumpulkan, segala sesuatu  dan mengirimkannya agar bisa sampai pada kami sebagai rasa limpahan kasih sayang ,rindu dan perhatian tanda hati yang selalu bersatu. kubuka satu persatu kiriman itu, setiap jenisnya kau bungkus dengan kantong kantong plastik pengaman, dan yang kubayangkan…. tangan mungilmu bersama tangan tangan  mungil yang lainnya sibuk memasukkan jenis kirimanmu itu kedalam kantong kantong plastik itu dan mengikatnya, kuraba bungkusan bungkusan itu berapa ratus berapa ribu…. dan tentu saja tak akan terhitung banyaknya sidik jari sidik jari tangan tangan mungil yang menempel pada setiap bungkusan bungkusan itu…tak terhitung dan  sepertinya tak nampak dalam penglihatan. Yah tak terhitung rasa cintamu pada kami dan sebanyak itu pula ridho kami untuk kalian…. tak kan terhitung tak kan terlihat. Terimakasih  Yang ! Teruslah kalian rintis jalan kemenangan…. tapakilah  dan raih ridhoNya. 

     Ada  kisah lain kira kira 5 tahun yang lalu, akupun dapat sesuatu bingkisan  yang langsung aku terima dari pengirimnya seorang yang cakap juga dan lebih kalm, seraya berkata itu untukku, dan …. kutahu…dari penjelasannya dia baru saja mendapat  gaji pertamanya, kubuka hadiah itu dan….sepasang sepatu  diperuntukkan untukku,…. sepatu sesuai dengan seleraku, Kau tahan segala keinginanmu dari hasil gaji pertamamu, , dengan …..penuh perhatian dan kasihmu kau dahulukan persembahan padaku, kau telah mengamankan surgamu, kau tahu dimana surgamu….ada dalam ridhoku. Terima kasih Bay ….Jalanlah terus menjaga dan mengamankan ridhoku…. sebagai ridhoNya

     Kalian mungkin telah banyak  berbuat yang besar besar hebat, mengagumkan, membanggakan ….tapi apa yang kalian perbuat untukku dengan penuh rasa hormat, kasih sayang dan baktimu penuh keikhlasan,  sungguh mempunyai nilai yang besar dan balasan  disisi Allah. Aamiin

     Untuk  anakku yang lain yang telah menemaniku dengan  penuh kebaikan kesabaran dan ikhlas. Terima kasih apa yang kalian perbuat tidak akan sia sia, ridhoNya bersamamu. Aamiin

 

Aku diantara kakak kakaku dan adikku, tanpa sengaja kami duduk berjajar berdasarkan yang paling tua hingga yang paling kecil (des 2011)

Aku diantara kakak kakaku dan adikku, tanpa sengaja kami duduk berjajar berdasarkan yang paling tua hingga yang paling kecil (des 2011)

Ayah dan ibuku, ciri khas mereka adalah mereka selalu bergandeng tangan

Ayah dan ibuku, ciri khas mereka adalah mereka selalu bergandeng tangan

Nijmeegse Vierdaagse

20110719_0489

Kurang lebih lima tahun yang lalu, di bulan juli 2009 beberapa hari sebelum Cinta dan Cahaya berojol, aku menonton berita di TV. Tentu saja saat itu aku belum bisa menyimak berita bahasa Belanda, dan tentu saja Luc yang duduk disampingku berfungsi sebagai penerjemah.

Di TV tersaji beribu ribu manusia berjalan dalam keadaan riang gembira, tua muda, laki perempuan semua bersuka cita, tak sedikit pula para tentara baik yang masih bertugas ataupun yang veteran semuanya berjalan dalam suasana yang menyenangkan.

Kok seperti Bandung Lautan Api? Tanyaku. Acara apaan sih itu?

Ternyata apa yang aku lihat adalah De Nijmeegse Vierdaagse atau terjemahan bebasnya adalah pawai jalan kaki selama empat hari di kota Nijmeegen.

Terus terang aku langsung jatuh cinta melihat acara tersebut di TV. Ada seorang kakek tua yang berjalan dengan pakaian penuh tempelan penghargaan di pakaiannya yang bercerita bahwa dia selalu mengikuti acara jalan kaki tersebut setiap tahunnya sejak dia masih muda dan dia selalu mengikuti acara jalan kaki tersebut hingga tuntas yaitu empat hari. Hebatnya lelaki tua tersebut sudah berusia sekitar 80 tahun.

Vierdaagse Nijmeegen boleh diikuti siapapun, sipil maupun militer. Ketentuan dari acara ini adalah berjalan kaki selama empat hari yang setiap harinya harus dilakukan sejauh 30 km atau 40 km bagi peserta sipil, sedangkan untuk militer sejauh 40 km dengan membawa beban seberat 10 kg di punggungnya atau sejauh 50 km tanpa beban di punggungnya. Tentu saja rute akan berbeda setiap harinya, jadi peserta tak bosan melewati jalan yang sama setiap harinya. Dan masyarakatpun bisa sepenuhnya bergembira dilewati para peserta pawai jalan kaki ini.

Peserta dari acara ini tidak saja diikuti dari negara Belanda saja, tapi dari seluruh dunia. Maka tak heran peserta jalan kaki ini begitu beraneka ragam, bahkan banyak dari peserta luar negeri selalu datang dan datang lagi setiap tahunnya.

Hari ini (15 juli) adalah hari pertama pawai vierdaagse di tahun 2014 yang akan berakhir hari jumat tanggal 18 juli, dan tentu saja di akhir acara akan ada hiburan meriah untuk para peserta khususnya dan masyarakat umumnya.

Walau aku hanya melihat acara tersebut di depan TV tapi tak jarang aku ikut terharu saat melihat peserta yang diwawancari sambil berjalan oleh reporter, ada yang hamil besar, ada yang memperlihatkan kakinya yang sudah bengkak pokoknya seru saja melihat polah tingkah para peserta yang bergembira walaupun sambil meringis mendapati kakinya yang bengkak.

Sejarah Vierdaagse Nijmeegen diawali pada 3 April 1908 saat terjadinya pembentukan Asosiasi Belanda untuk Pendidikan Jasmani (NBvLO) yang kemudian dikenal dengan KNBLO. Dan pada tanggal 1 september 1909 pawai jalan kaki selama empat hari ini diselenggarakan untuk yang pertama kalinya, pada saat itu pawai tersebut lebih dikhususkan bagi militer. Tahun 1928 untuk pertama kalinya terdapat peserta asing pertama yang mengikuti acara ini yaitu peserta asal Jepang. Baca disini

Setiap kali melihat acara ini, ada rasa cemburu dihatiku kenapa Indonesia tidak bisa mempertahankan acara Bandung Lautan Api? Dulu sewaktu aku kecil aku selalu senang melihat Bandung Lautan Api, aku selalu menonton di depan rumah menanti pamanku yang selalu ikut acara Bandung Lautan api setiap tahunnya, tapi semakin aku dewasa peserta Bandung Lautan api semakin berkurang dan bahkan kini aku tak tahu lagi apakah acara jalan kaki Bandung Lautan Api masih ada setiap tahunnya? Entahlah.

Ada yang tahu?

Surat Kabar gratis dan folder reklame #edisi vier halen twee betalen

stiker di tempel di pintu

stiker di tempel di pintu

Enam tahun yang lalu saat pertama pindah ke rumah Luc (dan kini menjadi rumah kami hihihi), ada sesuatu yang menarik perhatianku yaitu stiker yang menempel di depan pintu. Selain nama yang terpampang di pintu ada juga stiker bertuliskan : krant Nee, Folder Nee. Tulisan Nee yang berwarna merah menyala. Sedangkan di pintu sebelah kami yaitu pintu tetanggaku, aku melihat tulisan Krant: Ja, Folder: Ja.

Saat itu aku tahu Luc tak ingin rumahnya dipadati oleh surat kabar dan berbagai macam reklame. Tapi aku sangat sangat tertarik! Aku meminta Luc untuk mencabut stiker tersebut dan menggantikan dengan stiker yang lain yang memperkenankan segala surat kabar gratis masuk ke rumah kami. Huhuhu jawaban Luc sungguh membuat hatiku kecewa, katanya surat kabar tersebut tak bermanfaat apalagi kertas kertas reklame yang tak akan dilihat dan malah memenuhi tempat sampah saja.

Okelah saat itu aku masih menurut, karena masih tak tau apa apa. Urusan belanja sepenuhnya Luc yang bertanggung jawab, dan menurutku cara belanjanya aneh sekali, berbeda dengan cara ibuku untuk memenuhi kebutuhan rumah tangganya. Ibuku selalu mengadakan belanja bulanan yang artinya kurang lebih berbelanja kebutuhan sehari hari untuk satu bulan lamanya seperti pasta gigi, sabun, diterjen, mie dan bahan makanan yang kuat disimpan dalam jangka waktu panjang.

Nah si akang yang satu ini, hampir setiap hari dia ke supermarket selain membeli kebutuhan sehari hari, kebutuhan bulanan yang biasanya ibuku beli untuk jangka waktu satu bulan pun dia cicil belinya jika saat butuh saja alias jika barang yang dibutuhkan akan habis dan tidak tersedia di rumah baru dia membelinya. Aneh super aneh menurutku. Dan yang lebih aneh lagi walaupun dia ke supermarket hampir tiap hari, tapi selalu saja dia membeli barang yang sama dengan hari sebelumnya. Contohnya yang paling sering terjadi adalah membeli jam(selai) atau pindakaas. Aku melihat ada tiga jar pindakaas yang telah dibuka tapi hanya dicolek satu atau dua kali saja, kemudian dia mengambil/membuka selai baru yang dibelinya. Hah? kenapa tak dihabiskan dulu jar yang pertama? dan jawabannya kadang membuatku murka…. aku kira pindakaas sebelumnya sudah habis, atau …. oh aku lupa malah membuka jar yang baru. OMG! Mana mungkin bisa lupa jika satu hari sebelumnya dia baru saja membuka jar yang baru? Dan hari sesudahnya membuka jar lainnya yang masih baru juga. Dan tentu saja yang paling sering aku buang adalah susu yang dikemas dalam kertas kemasan kotak. Luc suka membuka kotak yang baru padahal kotak sebelumnya belum habis. Benar benar aneh!

Tapi kini setelah aku bergaul, dan mendengar banyak masukan dari teman, bahwa berbelanja dengan melihat folder sebelumnya adalah sangat sangat membantu para ibu untuk sedikit berhemat, maka aku tertarik untuk mempelajari folder iklan tersbut.

Dan setahun yang lalu tanpa sepengetahuan Luc, aku mencabut (dengan susah payah) stiker yang tertempel di pintu rumah kami. Maka berdatanganlah setidaknya 2 kali dalam seminggu surat kabar dan folder ke rumah kami. Folder yang sudah dikemas dalam plastik berisi berbagai folder dari supermarket yang ada di wilayah kami Plus, Lidl dan Bas. Selain dari supermarket folder yang ada dikemasan plastik tersebut juga terdapat dari toko kelontong dan toko obat sebangsa Hema, Wibra, Zwemman, Blokker, Trekpleister, Etos, Kruidvart. Bahkan dari toko bangunan pun ada seperti folder dari Gamma dan Praxis!. Oh ya coupon dari Mac D, V&D dan KFC pun adalah yang termasuk ada dalam kemasan plastik berisikan berbagai macam folder yang aku terima. Suatu hari aku menghitungnya ada berapa macam  folder yang aku terima setiap minggunya, ternyata berada kisaran 19 hingga 25 folder setiap minggunya, itu belum termasuk surat kabar!

Folder yang masih dalam satu bundel kemasan plastik

Folder yang masih dalam satu bundel kemasan plastik

Setelah plastik dibuka

Setelah plastik dibuka

Tumpukan folder dan surat kabar yang belum dibuang

Tumpukan folder dan surat kabar yang belum dibuang

Dan ternyata setelah aku menerima folder folder tersebut menjadi tugas baru bagiku, aku akan menunjukan pada Luc mana dan apa saja yang harus dibeli, semisal jika ada iklan 2+2 yang artinya beli dua dapat gratis dua, maka barang itulah yang seharusnya dibelinya. Ternyata ada sisi baik dan buruknya mengikuti belanja berdasakan folder. Sisi baiknya aku jadi mempunya barang stok sabun atau pasta gigi atau barang lainnya dengan harga murah. Tapi sisi buruknya setiap kami datang ke supermarket kadang kami belanja barang yang tidak kami perlukan hanya karena melihat iklan vier halen twee betalen alias beli dua dapat empat.

Ehmmm dan liatlah belanjaan Luc kini, jika dulu setiap belanja dia cukup bawa satu kantong plastik dari supermark yang dijual 10 cent saja, kini dia harus membawa tas belanjaan dari rumah yang besar besar tidak cukup dengan satu tas saja tapi bisa 4 tas. Dan karena cara belanja Luc kini yang berbeda, kami harus membeli frezzer tambahan dan lemari gantung untuk menampung belanjaan. Dan dapur kami yang kecil mungil semakin fantastis sesaknya.

Belanja setelah membaca folder

Belanja setelah membaca folder

Dan saat aku mengontrol hasil belanjaan Luc yang banyak berisi kue kue kering, chips dan coklat sambil menyeringai antara malu dan bahagia. Luc cuma menjawab santai… vier halen twee betalen, Yayang…………

IMAG1393

Dog Lover

Sudah sering Cinta Cahaya minta dibelikan kucing, dan kini keinginan tersebut mulai didukung oleh bapaknya. Seru dan lucu kalau orang tiga itu sudah mulai merengek rengek minta kucing. Setiap Cinta Cahaya liat kucing pasti dikejar kejar pengen nangkap, nah setiap ke rumah orang yang pelihara kucing mereka pasti heboh dengan kucing dan tak pernah sekalipun si kucing dapat duduk manis di pangkuan si kembar, pasti lari dan menghindar.

Beda kalau mereka bertemu dengan anjing atau di jalan, mereka bisa mengelus dan mendekap si anjing, kadang pemiliknya memperbolehkan si kembar memegang tali anjing dan ikut berjalan menuntun anjing, kalau sudah begitu mereka akan kegirangan. Kini bila mereka merengek ingin ke taman, tak hanya alasan ingin main ayunan atau perosotan tapi juga ingin bertemu anjing.

Untunglah hingga saat ini mereka tidak minta untuk memeliha anjing, mungkinkah karena mereka sudah tahu jawaban dari ibunya?

Dan apa binatang peliharaan kalian, kawan?Image

Image

Image

Image