Zwemdiploma – Sertifikat berenang

Sebelum aku datang ke Belanda, aku sudah bisa berenang, walau bisa dikatakan terlambat. Aku belajar berenang saat aku kuliah. Dulu waktu jama SD hingga SMA tentu saja belajar berenang dari sekolah, tapi kebanyakan main main airnya dari pada serius belajar. Ya wong mo belajar gimana, gurunya hanya satu sementara urid muridnya puluhan, jadilah kami lebih sering sibuk masing masing dari pada mendengarkan instruksi guru olah raga.

Tapi untunglah saat kuliah aku memberanikan diri belajar berenang, jadi lumayan lah aku bisa gaya katak dengan jarak dari satu titik ke titik yang satunya di kolam renang. Jangan suruh aku berenang water trappen karena aku tak bisa.

Nah suatu hari aku berenang bersama temanku di Belanda. Dia ngikik waktu melihat cara renangku sambil lalu dia berkata, pasti belum pernah les renang di Belanda ya? Aku mengiyakan, temanku menyarankan agar aku mengikuti les renang disini, katanya banyak manfaatnya karena kita jadi tau cara menyelamatkan diri sendiri jika kita kecebur di kolam. Teknik yang akan kita dapatkan akan berbeda jauh dengan cara belajar berenang yang kita tau saat di Indonesia.

Dulu selalu belajar dari meluncur, setelah bisa meluncur kita belajar gaya bebas, kemudian belajar gaya katak dan yang terakhir gaya punggung. Mungkin dilain sekolah akan lain mana dulu yang diajarkan oleh guru renangnya, namun semenjaka aku SD ternyata urutan itu saja yang selalu diajarkan dan kebanyakan dari kami hanya mampu hingga gaya katak saja.

Tau kan gaya katak, kalau gerakan tangan dalam keadaan membuka berarti gerakan kaki dalam keadaan menutup atau lurus, begitupun kebalikannya, muka berada dibawah air dan baru bisa mengangkat kepala saat kita sudah melakukan gerakan tangan membuka dua kali, saat gerakan mengangkat kepala dilakukan saat itulah kita mengambil nafas. Dan umumnya kita berenang dengan gerakan cepat. Semua konsep yang aku pelajari jaman belajar berenang di Indonesia adalah berenang sesuai dengan buku alias teori yang benar, gerekan renang yang umumnya dilakukan para perenang dalam pertandingan renang.

Kamu sedang berenang atau kamu sedang bertanding?

Nah pertanyaan itu yang dilakukan temanku saat melihat caraku berenang. Ternyata saat aku belajar berenang di Belanda, instruktur renang langsung menyuruhku melompat dari pinggir kolam renang, aku bilang padanya saat aku memulai berenang renang kalau aku ingin belajar dari awal, jadi saat aku melompat dari pinggir kolam renang, kedalaman kolam tersebut hanya satu meter saja, jai ga kelelep dong saat aku loncat. Dari situ aku langsung disuruh berenang gaya punggung, tangan di pinggang, kalo istilah Sunda nya sih melak cangkeng, trus kita disuruh berenang diatas punggung atau terlentang dan kaki bergerak seperti gerakan kaki katak, membuka dan menutup. Terus itu sampai kita bisa, kemudian berenang diatas perut alias perut berada dipermukaan air, dan kepala harus tetap berada di atas air. Gerakan tersebut dilakukan saling bergantian. Kemudian kita diajarkan gaya bebas juga.

Nah kemarin tanggal 29 Januari 2015 adalah hari bersejarah untukku, aku berhasil menamatkan les berenangku dan meraih zwemdiploma, aha! Setelah aku belajar sebanyak 23 kali 45 menit. Lamanya waktu yang dibutuhkan seseorang untuk mencapai diploma A yaitu diploma terendah dalam Zwemdiploma akan berbeda untuk setiap orangnya. Untuk berenang di tempatku aku dikenakan biaya 56 euro untuk sepuluh kali kedatangan.

Lalu apa saja sih yang harus ku lakukan saat ujian berenang ini?

Pertama aku berada dalam kolam dengan kedalaman 3 meter. Dengan menggunakan baju rennag dilapisi kaos lengan pendek, celana pendek dan sepatu. Dari pinggir kolam dalam keadaan pakaian lengkap tersebut, aku harus meloncat ke kolam, sampai kakiku mencapai dasar kolam dan naik ke atas lalu berada diatas setelah hitungan ke lima belas aku harus mulai berenang dengan gaya katak tapi kepala tetap diatas sehingga kita bisa menghirup udara sesuka hati, berenang hingga mencapai tanda (tepat di tengan tengah kolam) dari situ aku harus membalikan badan dan kini aku terlentang dan mulai berenang hingga ujungg kolam renang.

Dari ujung satu aku harus melakukan gerakan yang sama berenang dengan gaya katak dan di tengah tengah kolam aku harus membalik dan mulai dengan derakan gaya punggung di permukaan air hingga mencapai titik dimana aku loncat ke kolam, dari situ aku harus naik ke atas kolam renang tanpa bantuan tangga, jadi seperti memanjat tebing dengan baju basah kuyup.

Selesai itu aku harus membuka pakaian basahku beserta sepatu dan kembali meloncat ke kolam dengan gerakan untuk siap menyelam. Diseperempat jarak kolam renang terdapat lubang yang harus aku lalui, tanda itulah yang harus aku capai dalam menyelam setelah melewati lubang barulah aku boleh muncul di permukaan air dan melanjutkan berenang mengelilingi kolam renang dengan gaya katak yang caranya beda dengan di Indonesia, disini kepalaku harus tetap berada di permukaan air. Selesai mengelilingi kolam renang gerakanku berubah menjadi gerakan berenang dia tas punggung. Semua gerakan tersebut harus dilakukan dengan santai, karena kamu bukan berada dalam pertandingan, hahaha.

Selesai dari situ aku kembali naik ke atas dan mulai berenang dengan gerakan bebas, persis seperti yang dulu di pelajari di Indonesia, kemudian dengan gerakan punggung dan kaki, tidak melingkari kolam renang tapi cukup hanya sampai ujung kolam renang.

Lalu naik aku harus bisa mengambang dengan muka dibawah permukaan air selama 5 detik dilanjut 5 detik mengambang dengan kaki dan tangan dibuka dan kebalikannya (mengambang dengan punggung dipermukaan air) selama 10 detik kemudian 10 detik dengan tangabn dan kaki terbuka (membentuk bintang).

Terakhir, aku boleh naik lagi keatas dan langsung terjun lagi untuk water trappen selama 1 menit. Water trappen nya kedua tanganku harus berada di atas melambai lambai pada para hadirin yang menonton, kemudian aku harus memutar searah jarum jam kemudian kebalikannya.

Selesai water trappen, lalu…… Gefeliciteerd Yayang. Hehehe aku lulus! Dan mulai minggu depan aku melanjutkan belajar renang untuk meraih diploma B. Lebih sulit? Tentu saja, tak hanya celana pendek dan kaos pendek tapi harus pake baju tangan panjang dan celana panjang.

Di Belanda, setiap anak diharuskan mempunyai diploma A, B, dan C. Aku tak tau apakah hukumnya wajib atau tidak. Tapi anak anak sudah mendapat panggilan untuk mengikuti les berenang pada umur 4 tahun. Karena kolam renang yang aku hubungi sedang full maka Cinta dan Cahaya baru mendapat antrian untuk belajar renang saat umur mereka 4 tahun setengah. Mereka berenang selama 30 menit dua kali dalam seminggu. Kini mereka sudab berada di kolam dua, minggu depan mereka akan dinaikan di kolam tiga. Di kolam tiga tersebut adalah anak anak yang sudah layak untuk mendapatkan diploma A, mereka akan belajar berenang dengan menggunakan baju dan sepatu. Untuk belajar renang Cinta dan Cahaya dibiayai oleh pemerintah, alias gratis.
http://translate.google.nl/translate?hl=en&sl=nl&u=http://nl.wikipedia.org/wiki/Zwemdiploma&prev=search

Berminat memperoleh zwemdiploma? Ayo daftarkan diri anda, siapa tau anda bisa jadi lifeguard seperti Pamela Anderson atau David Hasselhoff!

Hidup di lemari es

Udara dingin yang sudah beberpa hari ini berada di bawah nol derajat celcius menyebabkan air kolam yang ada di taman berubah menjadi es, sehingga bebek bebek yang biasa berenang disana kini hanya bisa berjalan di atas air sembari kedinginan. Dan tentu saja air kolam yang membeku itu selalu menjadi perhatian anak anak. Dulu sewaktu pertama kali ke Belanda aku pernah melihat anak anak main ice skiting di kolam yang lebih besar. Tapi setelah itu di tahun tahun berikutnya aku tak pernah lagi melihat air kolam yang betul betul mengeras.

Kemarin sore, aku melihat kejadian seorang anak jatuh di kolam yang  berada di taman sebelah sekolah anak anak. Kejadiannya cepat sekali, aku memperhatikan dua orang anak yang sedang mencoba menggapai air kolam yang telah berubah menjadi es. Saat anak laki laki yang lebih kecil menggapai air kolam dengan ranting, tiba tiba saja byurrrrrr, si anak jatuh ke kolam dengan posisi kepala nyungsep ke air. Aku berlari ke arah mereka sembari menjerit jerit tak karuan, untunglah seorang bapak yang sedang naik sepeda segera melemparkan sepeda yang tengah dijalankannya dan berlari ke arah anak tersebut, menolong naik ke aras.

Sayang kejadian tersebut tak dilihat oleh Cinta dan Cahaya, sehingga aku tak bisa menjelaskan secara detail bahaya yang mengancam jika ingin mencoba kekuatan es di musim ini.

Tadi pagi saat kami berangkat sekolah kami melewati tempat kejadian perkara hari kemarin, kuceritakan pada anak anak bahwa sangat sangat berbahaya jika berada di pinggir kolam saat ini apalagi berjalan diatas es yang belum keras. Mereka seperti biasa ikut nimbrung perkataanku dan membenarkan bahwa mereka tahu itu berbahaya, menurut ibu guru juga katanya.

Nah, tibalah usai sekolah. Kami melewati pintu gerbang sekolah bagian samping yang langsung disuguhkan pada kolam dimana kejadian seorang anak yang nyemplung ke air, dan disana beberapa anak laki laki yang telah bubaran sekolah tengah memasukan kakinya di kolam untuk mencoba kekuatan air yang telah membeku, sementara yang lainnya melempari kolam tersebut dengan batu besar dan sebagian yang lain mengetuk ngetukan dengan ranting. Kalau saja mereka tahu kejadian kemarin, sepertinya mereka bakalan berpinggir panjang untuk berada disana.

Cinta melihat pemandangan seperti itu dengan antusiasnya segera berlari ke pinggir kolam yang langsung aku bentak sekuat tenaga untuk segera kembali, Sambil nyerocos tak karuan dia menghiba hiba  meminta ijinku untuk mencoba memegang air membeku itu.

Euleuh euleuh ini anak, baru tadi pagi aku menerangkan bahwa mereka tidak diperbolehkan melakukan itu, sekarang merengek rengek tak karuan.

Bagi mereka yang selalu bertanya tanya bagaimana rasanya salju…. inilah jawabanku…. bayangkan masuk ke lemari pendingin yang suhunya tentu dibawah nol derajat, tapi ini lemari es yang luas yang disertai angin maha dasyat, yang jika berlama lama disana membuat tangan dan hidung kita sakit.

Mau coba?

IMG_20150123_150704992_HDR[1]

Burungpun jalan jalan di atas air

Burungpun jalan jalan di atas air

Hidup di Kapal Pesiar

Rasanya baru kemarin aku bercerita pada ayahku (ternyata sudah puluhan tahun yang lalu) bahwa aku ingin sekali naik kapal pesiar. Ayahku bilang bahwa untuk bisa berlayar bersama cruise ship adalah mereka yang mempunyai uang banyak. Rasanya aku tak percaya bahwa kapal pesiar bisa lebih mahal dari ongkos pesawat terbang.

Karena aku keukeuh bahwa suatu saat aku harus naik kapal pesiar, ayahku hanya tersenyum sambil berkata, siapa tahu keinginanmu bisa tercapai nak….

Nah tadi pagi aku membaca berita di surat kabar online, bahwa seorang wanita berumur 86 tahun tinggal di kapal pesiar sudah 7 tahun lamanya. Aha!!! Kok bisa sih? Sekaya apakah dia?

Kemudian akupun astik membaca beritanya….
http://www.nu.nl/opmerkelijk/3976588/86-jarige-vrouw-woont-al-zeven-jaar-boord-van-cruiseschip.html

Lee Wachtstetter memutuskan setelah suaminya meninggal karena kanker pada tahun 1997 untuk tinggal di salah satu kapal pesiar yang mempunyai rute dari Belanda ke Amerika. Selama tiga tahun pertama Lee tinggal di kapal tersebut setelah akhirnya pindah ke cruise ship Crystal Serenity yang dia tinggali hingga saat ini. Di kapal pesiar tersebut Lee dikenal dengan sebutan mama Lee oleh para kru kapal tersebut.

Hihihi keren ya…. Selama 50 tahun pernikahannya dengan suaminya, mereka telah berhasil mengadakan perjalanan sebanyak 89 perjalanan pesiar. Sebelum suami Lee meninggal dia berpesan agar Lee melanjutkan perjalanan tersebut, melihat dunia dengan mengendarai kapal pesiar.

Wiihhh kayak cerita dongeng ya, maka sepuluh tahun setelah suaminya meninggal, Lee menjual rumahnya di Florida dan memulai perjalanannya dengan kapal pesiar. Lee membayar sebanyak 140.000 euro per tahun untuk membayar hidupnya selama di kapal pesiar.

Gimana, gimana, ada yang  tertarik ga? Setidaknya bercita cita dulu lah…. siapa tahu semuanya tercapai, kan semua diawali dengen mimpi…….

Hukuman mati

Sebetulnya untuk menuliskan judulnya saja, aku sudah maju mundur. Haruskah aku tulis kejadian yang sekarang tengah ramai dibicarakan? Keinginan untuk menulis ini muncul kemarin, saat kembali Luc menanyakan pendapatku tentang hukuman mati yang dilaksanakan baru baru baru ini di Indonesia termasuk diantaranya salah satu warga negara Belanda. Tapi karena disini aku tak begitu bisa bercerita dengan mudah pada seseorang maka setelah kami ngobrol, aku hanya menyimpannya dalam hati saja. Dan rasanya untuk menuliskannya sekedar menumpahkan uneg uneg aku masih ragu untuk melanjutkannya,  aku lebih menjaga mulut untuk urusan sensitif seperti ini, apalagi saat kasus Charlie Hebdo, yang membuat Luc uring uringan aku hanya membicarakan dengan Luc saja dan kemudian dibicarakan dengan dosen kami di kelas, dan menurut cerita dia, dosenku sampai depresi selama dua hari mendengar kasus Charlie.

Jadi baiklah mari kita bercerita sedikit saja…… Saat aku dimintai pendapat, aku masih belum bisa menjawab secara tegas apa pendapatku.Intinya aku hanya menjawab sebaiknya kita menghormati setiap keputusan yang telah diambil dan ditetapkan.

Luc bilang dia kaget, karena Jokowi tidak memberikan grasi pada para terdakwa, katanya seperti tidak sesuai dengan pembawaannya yang penuh kasih dan berjiwa sosial. Kemudian Luc mengungkapkan bahwa hukuman mati di Indonesia tidak begitu tinggi prosentasenya, kemudian ada lagi kasus hukuman mati pada tahun 2013 dan kemudian muncul lagi di awal tahun ini.

Saat aku menjelaskan bahwa seorang pemimpin harus melaksanakan janjinya, misalnya untuk melaksanakan komitmen bahwa bangsa Indonesia tidak akan berkompromi bagi pengedar obat oabat terlarang dkknya maka saat hukuman mati yang tlah diputuskan maka itulah yang harus dilaksanakan.

Kemudian Luc menyanggah, tapi kan ini menyangkut hidup seseorang. Tapi kan, seorang pengedar akan membuat generasi muda Indonesia hancur gara gara obat obatan terlarang, sahutku. Kemudian ucap Luc, tapi kenapa hanya pengedar saja yang disalahkan? Bukankah orang yang membeli mempunyai pilihan untuk membeli atau tidak? Kenapa masih juga membeli barang yang terlarang? Lagi pula ekstasi tidak membuat orang ketergantungan, beda lagi dengan mariyuana dan heroin yang memang bisa membuat orang yang telah memakainya bisa menjadi budak drugs. Oh ya? Terus terang aku ga tau untuk urusan kadar obat obatan terlarang.

Tahun lalu kami pernah berdiskusi di kelas tentang masalah hukuman mati, kebetulan saat itu teman sekelas yang dari Asia hanya aku dan Ling (China). Teman sekelas kami lainnya tak percaya saat kami mengungkapkan bahwa hukuman mati pun berlaku di negara kami, kemudian aku mencontohkan bahwa hukuman mati yang dijalankan di Indonesia yang aku tahu adalah mereka yang terlibat dalam urusan drugs, contohnya bandar narkoba dengan jaringan yang luas dan membahayakan. Umumnya teman teman sekalasku hanya tahu bahwa hukuman mati hanya dijalankan di Arab Saudi dan Amerika.

Tentu saja semua teman sekelas kami menentang hukuman mati (seperti yang aku kira), kemudian dari mereka sepakat bahwa hukuman mati pantasnya dijatuhkan pada pemerkosa, pedofil atau pembunuh. Sama seperti Luc mereka berasumsi bahwa untuk kasus narkoba ada satu pihak yang masih bisa menghidar dari kejahatan tersebut dengan tidak membeli kejahatan (narkoba) tersebut.

Kami tahu bahwa dengan dijalankannya hukuman mati yang terjadi pada warga Belanda, membuat heboh di negeri ini, hingga kemudian Ambassador Belanda di Indonesia dipanggil ke Belanda untuk dimintai keterangan. Tapi menurutku, jika itu keputusannya sudah benar dan sepakat maka hukuman harus dilaksanakan saja, kan? Jadi hukum benar benar dilaksanakn tanpa pandang bulu. Tapi kaannnnnnnnn…. (lagi lagi Luc menyanggah) ini masalah hidup seseorang, yang mungkin masih bisa diperbaiki, tapi tidak dengan memvonis mati.

Laptop Special

Di Belanda, beli undian berhadiah tidak dilarang alias legal.

Cita cita Luc adalah menang undian. Angan angannya asyik, ga usah kerja, punya uang banyak, punya rumah nyaman dengan dapur keren, pokoknya dapur yang super. Dia bilang bisa terwujud kalo dapet lotre.

Tunggu dulu, dia bukan penjudi yang hobi beli lotre, dia tau kemungkinan menang dengan membeli lotre adalah nol koma nol nol nol dan nol persen, pokonya berderet deret nol yang banyak. Berbekal perhitungan propability kemungkinan  tidak menang menyebabkan dia berpikir jernih.

Itu dari sisi perhitungan Luc, dari sisi pemikiranku, aku bilang padanya kita ga mungkin menang seseuatu yang berbau unsur lotre, karena dalam doaku aku meminta berilah kami rizki yang halal.

Dan tadi pagi Luc berseloroh dengan tersenyum simpul padaku, katanya hari ini akan dibagikan enam buah laptop, sedangkan orang yang bekerja di kantornya ada delapan orang, jadi terpaksa harus diundi, dia berharap dia memenangkan laptop tersebut, dan mematahkan gurauanku tentang unsur undian. Dan tentu saja dengan penuh semangat aku berkoar, oke bawalah laptop itu ke rumah, enam dari delapan pasti menang toh. Khayalku berkembang, ah laptop baru, gratis lagi!

Dan sore tadi saat Luc pulang dia tertawa lebar ke arahku, aha! Seruku, laptop baru say……

Dan jawabnya polos, doamu sungguh mujarab sayang…. aku salah seorang dari dua yang tidak mendapatkan laptop…..

Jawab Luc, dan yang melegakanku dia masih tersenyum. Sementara aku tertawa dengan hati dongkol, hahaha.

Rotterdam, 13 September 2011

Dan beberapa waktu yang lalu, Luc kembali mengabarkan bahwa di kantornya tersedia dua laptop yang tak terpakai, Bos nya mengambil keputusan bahwa dua laptop itu akan diundi untuk dua orang yang sebelumnya belum mendapatkan laptop. Dan seperti yang sudah dapat ditebak, kembali Luc pulang dengan tangan hampa. Duuuhhhhhhhhhhh. Sakitnya tuh disini!

Whiplash

Masih tentang film…..
Saat pertama kali aku liat thiller film Whiplash aku wanti wanti pada Luc bahwa aku ingin menonton film tersebut secepatnya jika Luc sudah mendapatkan download (an) film tersebut. Dan akhirnya film yang aku nantikan tersebut berhasil kami tonton minggu lalu.

Film ini menceritakan tentang Andrew (Miles Teller) yang berambisi menjadi drummer jaz hebat seperti Buddy Rich. Di sekolah musik yang (konon) terbaik di Amerika Serikat itu, Shaffer Conservatory, dia berhasil masuk di kelasnya Fletcher (J.K. Simmons) seorang guru musik yang terkenal killer.

Nah dari jalan ceritanya pasti udah ketebak akan gimana film tersebut, pasti tentang jatuh bangun latihan drum dan kemudian sukses. Tapi ternyata aku tak mampu beranjak dari sofa (dan tentunya dengan posisi tiduran dengan selimut seperti biasanya) dari mulai film itu berlangsung hingga selesai.

Bagiku film tersebut sangat berbeda, film ini berjalan seperti seharusnya. Ada adegan yang sangat natural saat Andrew menelepon Nicole (sang pacar yang dia putuskan karena ingin konstrasi berlatih drummer demi mencapai ambisinya) untuk meminta Nicole datang ke konsernya. Dan diujung sana Nicole menjawab bahwa dia senang sekali Andrew meneleponnya dan dia menjawab dia akan berusaha datang dengan pacarnya. Gleg!

Adegan saat Andrew dikeluarkan dari sekolah musik kebanggaan itu, penonton menanti keajaiban bahwa itu tak terjadi. Tapi di film tersebut Andrew tetap dikeluarkan dari sekolah… Huh penonton kecewa!

Tapi itulah istimewanya film Whiplas, kita dengan sukarela mampu menonton film tersebut hingga akhir tanpa berkedip, eehhhhhhhmm mana mungkin ya….

Menurutku thiller film ini kurang menggigit, kelihatan seperti film biasa saja. Tapi percayalah padaku (maksa bener) film ini bener bener bermutu. Kalian yang melihat thillernya terlebih dahulu dan meremehkan thillernya akan berbahagia luar biasa setelah nonton film nya secara keseluruhan.
http://www.imdb.com/video/imdb/vi4006456345

Film ini mendapat rating yang sangat tinggi (8,7) via Imdb. Saat kami selesai menonton film ini dan Luc beranjak ke computer untuk memasukan film yang baru di tontonnya ke list yang dia buat, aku melirik ke arah computer berapa nilai yang diberikan Luc untuk film Whiplash, 8,5! Waw seruku, kaget karena Luc memberikan nilai yang sangat tinggu pula, dan dia menjawab dengan antusias…..Good movie!

IMG_20150111_205555454_HDR[1]Daftar ini berisi film apa saja yang sudah ditonton oleh Luc semasa hidupnya, kolom tersebut berisi judul fil, jenis film, kapan dia nonton, Rating (nilai yang Luc beri) dan Url yang menghubungkan fil tersebut pada site imdb.
Dan hingga saat ini film yang telah Luc tonton berjumlah 8975 film.
Nanti jika film yang telah ditontonnya mencapai angka sepuluh ribu, aku berkata padanya mari kita selamatan, hahaha. Dan dia menjawab mungkin akan tercapai ke angka sepuluh ribu kira kira tiga tahun lagi.

Menurut cerita Luc dia telah membuat daftar seperti itu (yang dulu masih sederhana) saat dia berusia belasan bersama sahabatnya Richard yang hingga saat ini masih datang ke rumah kami setiap hari selasa untuk nonton film bareng. Richard yang dikenalnya saat berumur 15 tahun di club computer. Walau mereka tak pernah bekerja di tempat yang sama, tapi mereka mempunyai jenis pekerjaan yang sama yaitu sebagai seorang programmer. Dan sama sama penggila film horor!

Wajah Pasar

Selasa siang.

Berjalan santai menuju halte bis terdekat, setelah mengantarkan Cinta Cahaya ke sekolah.

Tapi tiba tiba aku melihat bis datang dari kejauhan, sedangkan aku belum sampai di halte, dan tentu saja aku harus berlari menuju halte. Saat berlari, dari arah berlawanan muncul seorang ibu yang sedang mengendarai sepeda sambil melambai ke arahku dia berseru,’ santai saja sayang… yang muncul bis 33!’

Dam!! Ibu tersebut tahu dengan pasti bahwa yang aku tunggu adalah bis 32, bukan bis 33. Ya halte tersebut hanya dilewati oleh hanya dua jurusan bis, bis 32 dan bis 33. Dan bisa saja aku naik bis 32 atau bis 33 di halte bis tersebut, tapi si ibu tersebut tahu dengan pasti bahwa bis 32 lah yang akan aku naiki. Ya, hari itu adalah hari selasa dan setiap hari selasa dan sabtu di pusat kota Rotterdam tergelar pasar terbesar.

So, wajahku adalah wajah seorang ibu yang akan siap bertempur di pasar! Jika penampilanku di balut pakaian sexy dengan sepatu hak tinggi dan menenteng tas cantik, tentunya si ibu akan menyemangati saat aku berlari menuju halte… ‘go go go itu bis 33 sudah muncul’ Bis 33 adalah bis yang akan membawamu ke centrum, pusat shoping di Rotterdam. Hahaha!

Note: Life is so wonderful! Even you didn’t know people who pass by, they still can smile and talk to you with nice and funny way.

Rotterdam, 21 Sept 2011

Akibat Over Dosis (Mistery of New Year Eve)

Let’s talk about movie,

Dulu, waktu aku masih muda belia, jaman aku SMP dan SMA, aku paling doyan noton film di bioskop.

Konon hobi itu diturunkan dari ayahku, dan kebetulan pula selama SMP aku bersahabat dengan seseorang yang punya hobi nonton film pula, dan jadilah kami tukang nonton film hingga berlanjut ke bangku SMA diteruskan saat kuliah, yang kemudian kegemaran itu mulai berkurang saat aku telah bekerja.

Tapi kini setelah aku berada di negeri Belanda, hobi itu tersambung kembali.

Tentu saja itu akibat suamiku (baca: Luc).

Dia super supeeeeeeerrrrrrrrrrr crazy about movie.

Dalam satu hari dia bisa menonton lebih dari dua judul film, itu belum termasuk film seri TV dari channel seluruh dunia.

Di tahun pertama aku masih bisa menikmati rutinitas nonton film itu, masih bisa mengingat jalan cerita sebuah film jika suatu saat ngobrol dengan teman. Tapi lama lama kenikmatan menonton film tersebut semakin berkurang. Kemudian bosan melanda. Dan puncaknya beberapa bulan setelah melahirkan dan aku kembali ada di rumah, aku semakin selektif menonton film, hanya film yang direkomendasikan baik yang aku tonton, menghindari film yang ‘nyebelin’.

Hingga suatu hari Luc bilang, dia punya ‘film your thing’ alias film sederhana yang mudah dicerna untukku, kind of movie yang happy ending, drama romantika, film yg ga perlu mikir saat nonton film tersebut apalagi sesudahnya!

Kebetulan hari itu adalah hari selasa, jadwal Richard teman luc datang ke rumah untuk nonton film yang biasanya khusus nonton film horor, tapi karena aku ikut gabung nonton film juga maka ‘my thing movie’ menjadi prioritas pertama.

Film segera dimulai, diawali oleh Ryan Secret si host American Idol yang sedang bla bla bla di jalanan memperkenalkan aris artis yang baru turun dari mobil panjang alias limousin dan berjalan di red carpet.

Ting! Dan ting lagi! Rasanya aku pernah liat film ini, kemudian berloncatan kata kataku menceritakan jalan cerita film tersebut termasuk para bintang film yang membintangi film tersebut.

Itu tentang new year eve!

Ceritanya sepotong sepotong, cuma nyeritain kejadian beberapa jam saja dari beberapa orang tokoh dlm cerita tersebut menjelang old and new year!

Hampir mirip mirip cerita Love Actualy http://www.imdb.com/title/tt0314331/

Ada Bon Jovi, ada Robert de Niro, Sarah Jessica Parker, Halle Berry, Michelle Preiffer.

Pokoknya banyak banget……….

Seruku.

Luc segera mengecek daftar film yang pernah dia tonton. Tapi tak ada film New Year Eve yang aku maksud dan yang tengah kami tonton disana. Itu artinya Luc belum menonton film tersebut. Bagaimana mungkin Luc belum menonton sedangkan aku sudah? Saat kami check film tersebut dirilis akhir tahun 2011. Jika film dibuat saat aku belum ke Belanda, ada kemungkinna aku sudah menonton film tersebut sedangkan Luc belum. Atau ada kemungkinan program yang dibuat oleh Luc tak berfungsi, sehingga film tersebut tidak dapat secara otomatis masuk ke daftar.

Kemudian kami bersama sama mengingat ngingat dimana aku pernah menonton film tersebut tapi tak kutemukan jawabannya.

Akhirnya daripada tak menemukan jawabannya kapan aku melihat film itu, aku berkata tak masalah bagiku melihat dua kali film yang sama. Tapi Luc dan Richard tak mau meneruskan melihat film tersebut, selain karena aku terlanjur bercerita sana sini mengenai film tersebut juga setelah dilihat film tersebut hanya mendapat punten 5,4 saja alias film dibawah standar walaupun ditaburi bintang bintang terkenal, dari tokoh utama hingga cameo, cobalah lihat selain yang aku sebutkan diatas ternyata ada Allisa Milano, Metthew Broderick, Penny Marshal, Jessica Beil, Zac Efron, Asthon Kucher, dll dll!

http://www.imdb.com/title/tt1598822/fullcredits#cast

http://www.imdb.com/title/tt1598822/

Inilah akibatnya kalau terlalu banyak nonton film, karena kebanyakan jadinya Over Dosis. Kadang film istimewa dirasakan tak menarik lagi, film yang baru ditonton kadang lenyap begitu saja dalam pikiran.

Dulu aku bisa bercerita film yang aku sukai dengan hebohnya termasuk nama artis yang membintangi film yang aku tonton kadang lengkap dengan kehidupan pribadinya. Tapi tidak sekarang. Ketertarikanku terhadap bintang bintang Hollywood sedikit berkurang.

Hinga kini aku masih suka sulit membedakan antara Robert Downey Jr dan Chris O Donnell. Chris O’Donnell yang aku kenal lewat film Scent of a women

http://www.imdb.com/title/tt0105323/ aku kira dia juga yang bermain di film Chaplin padahal Robert Downey Jr.  http://www.imdb.com/title/tt0103939/

Berikut film film yang menurutku cukup bagus dan patut yang aku lihat beberapa bulan terakhir,

A Seperation, film buatan Iran yang kemudian menang Oscar sungguh film yang dapat bertahan di pikiranku setelah melihatnya. http://www.imdb.com/title/tt1832382/

The best exotic marigold hotel  http://www.imdb.com/title/tt1412386/

Walaupun yang main adalah kake kake dan nene nene, tapi percayalah kita bisa larut menikmati film tersebut, film ini dibintangi juga oleh Dev Patel pemeran utama di slamdog milioner  http://www.imdb.com/title/tt1010048/

Rotterdam, 20 July 2012

Nah bagaimana dengan kalian, film apa yang berkesan?

Culture Barbar

Masih cerita di awal awal aku tinggal di Belanda.
******

Minggu siang, saat nonton film Funeral

Luc: Woowww, Bil Murray looks like John Cleese!

Me: Who is Bill Murray?

Luc: Ah Yayang……he is actor in movie what you waching now!

Me: Ohhhhhhh the old man, ya ya ya, btw who is John Cleese?

Luc: Wow you didn’t know John Cleese?

Aku menggeleng,

Luc: You know *titik titik*

Dia menyebutkan judul film, lalu lanjutnya

…..that is very famous comedy classic!

Me: Ya, but i didn’t know

Luc: Oh Yayang..you are culture barbar!!!

Hahaha, selalu kalimat itu untuk mengakhiri bila aku tak tau apa yang dia maksud, dan juga seperti hari sabtu kemarinnya, saat aku berteriak ke arah Luc………. Adji Massaid meninggal, really?

Dan Luc bertanya, siapa Adji dan aku menjawab, kamu tidak akan tau siapa dia, kamu culture barbar, jawabku telak. Tapi sayangnya tak lama, karena dia segera menimpali……..

Waw Brittany Murphy meninggal! Siapa? Tanyaku.

Ahhhhhhhh itu lhoh yang main di Clueless, coba liat……….. Dan Luc segera beranjak ke arah komputer, sambil melanjutkan, nih film film nya yg pernah kamu lihat disini ……

http://www.imdb.com/title/tt0806165/

http://www.imdb.com/title/tt0263757/

http://www.imdb.com/title/tt0260866/

Ah……jawabku girang (karena tdk jadi dibilang culture barbar lagi) kalo dia sih aku tau…….Duh jika Tuhan berkehendak, masih usia muda sama seperti Adji Massaid, dan sama  karena serangan jantung……

Dan tadi pagi…….

Luc: Gary Moore died….., you know him, right?

Aku tak menjawab, ah ah ah sayangku……aku tak se*barbar* yang kau kira, aku tau dengan pasti riwayat 25 rasul, aku tau cerita mengenai para sahabat rasul, itu buku buku yg aku baca sebelum tidur sewaktu kecil dulu, disamping Mahabrata, Rama dan Sinta, Pandawa lima, Wayang Purwa dan sebagainya.

So bukan hal penting kalau aku ga tau orang orang ga penting, apalagi cuma aktris dan aktor, Sayangku kau boleh menyebutku culture barbar jika aku tak mampu mengajarkan ngaji pada Cinta Cahaya, tidak mampu menerapkan sauri tauladan  kepada anak anak kita

Rotterdam, 7-2-11

Umami

IMAG3068Tanggal 3 kemaren Luc ulang tahun, mau makan makan dimana nih? Di Umami kata Luc. Restauran Umami ditemukan secara tidak sengaja. Kami sedang jalan jalan di pasar Blaak dan kelaparan, tak jauh dari situ kami melihat restaurant kecil berlampu terang, biasanya kalo berlampu terang paling snack bar atau sebangsa restauran siap saji yang tak mahal, bukan cafe cafe gitu lah. Saat melewati Umami kami membaca daftar menu di jendela restaurant dari luar. Saat itu sekitar pukul lima sore sudah gelap karena musim dingin. Tak seorangpun kami lihat di dalam restaurant. Tutup pikir kami. Tapi Luc melihat opening tijd, dan melihat restaurant itu sudah buka. Ah ga laku, pasti ga enak, tuduhku.

Akhirnya kami melewati saja restaurant tersebut dan mencari restaurant Italy yang pasti aman buat anak anak karena mereka suka pizza.

Nah minggu lalu, saat aku bertanya pada Luc mau makan dimana saat nanti berulang tahun? Dia langsung menjawab bahwa dia ingin makan di Umami. Ternyata Luc langsung searching di internet setelah kami pulang ke rumah sesaat setelah kami secara kebetulan menemukan restaurant umami yang penampakannya seperti snack bar itu. Kata Luc sepertinya restauran yang menarik karena restaurant itu adalah restauran masakan Asia yang dikombinasikan dengan masakan Prancis. Entahlah apakah hanya penampilannya saja atau rasanya yang disesuaikan dengan lidah Eropa atau bahannya yang di campurkan. Pokoknya informasinya seperti itu.

Sebelum pergi Luc berkali kali mengingatkan Cinta dan Cahaya untuk duduk manis selama di restaurant nanti karena konon termasuk restaurant berkelas pula. Masa sih? Kok penampilan nya biasa aja malah berkesan kayak snack bar? Hahaha.

Saat di mobil Luc langsung bilang bahwa dia tidak memesan tempat terlebih dahalu, jadi jika kami ditolak maka kami akan makan di restaurant Pho, restauran Vietnam favorite kami.

Kami tiba lima belas menit setalah pukul 5 sore, tak ada serang pengunjungpun disana (selain kami tentunya). Pelayan bertanya apakah kami sudah memesan tempat, saat Luc menggeleng, si pelayan bertanya apakah kami akan makan lebih dari pukul delapan malam? Jika kami tak akan menghabiskan waktu lebih dari pukul delapan malam, maka dia punya tempat untuk kami, Luc mengiyakan sambil berseloroh jika lebih dari pukul delapan malam kami masih makan maka usirlah kami.

Maka duduklah kami berempat dengan tenang ditempat yang ditunjukan setelah tanda reserved disingkirkan terlebih dahulu, saat aku memandang ke meja lain aku hanya mendapati setiap meja sudah dipesan. Aha, laku juga ini restaurant. Pelayan datang kembali sambil membawa dua buah menu, kemudian bertanya pada kami apakah kami pernah datang ke tempat ini? Kemudian dia menjelaskan aturan mainnya, bahwa ada dua opsih, pertama kami bisa memilih menu 3 gangen yang telah ditentukan juru masaknya hari ini, atau kami bisa makan all can eat gitu, dengan aturan yang berbeda dari restauran Sumo, restauran yang sudah familier bagiku.

Di umami di sediakan tiga babak yang setiap babaknyanya kami hanya boleh memilih maksimal dua makanan saja, dan tiga babak tersebut harus kami isi secara langsung. Karena disini tidak dibedakan harga untuk dewasa dan anak anak, maka si pelayan langsung memberikan kebijaksanaan bahwa Cinta dan Cahaya boleh berbagi, artinya mereka berdua akan dihitung satu saja.

Baiklah kalau begitu artinya kami bisa memilih enam macam menu untuk setiap babaknya. Saat aku mengisi ketiga babak menu tersebut aku sedikit khawatir kami tak mampu menghabiskan makanan tersebut. Apakah akan kena denda jika meninggalkan makanan yang tidak dihabiskan seperti di restaurant Sumo? Mengingat kami bukan termasuk yang banyak makan.

Dan inilah makanan yang kami pesan
IMAG3067

Untuk babak pertama kami memesan Vinai beef, peanut chicken, manggo prawns, gado gado, umami sushi mix dan umami veggie roll. Begitu keenam makanan tersebut datang, aku gembira dengann penampilannya, menggoda sekali, dan traalaaaaaaaaa melihat porsinya aku tak kuatir untuk melahap semuanya, porsinya kecil. Ya mirip di restaurant Prancis yang masakannya seuprit disajikan di piring besar dengan dekorasi minimalis tapi cantik. Umami hampir mirip mirip gitu lah walau penyajiannya ga di piring super lebar dan cantik. Tapi di tempat atau piring yang sesuai dengan kapasitas isi makanannya.

PhotoGrid_1420401857414[1]

Babak I

Manggo prawns adalah makanan paling enak untuk babak pertama. Aku mengira akan menyerupai manggo thai salad, ternyata salah besar. Disitu hanya tersaji empat buah udang diatas daun daun salade mix itali yang biasa. Lalu dimana mangganya? ternyata hanya ada empat buah tutik sauce yang setelah aku colek itu sauce mangga, weleh weleh…. Tapi mak enaknya luar biasa. Untuk gado gado karena porsinya mini sekali maka rasanya terasa luar biasa hahaha, hanya ada tauge rebus yang dilumuri minyak olive kemudian ditutupi oleh satu telr rebus yang diiris tipis dan dibubuhu sauce kacang dan dihiasi dua buah kerupuk singkong pedas biasa yang bisa kita dapatkan secara mudah di supermarket dan ditaburi daun koriander. Dengan tiga kali hap menggunakan sumpit maka habislah gado gado tersebut ke perutku, sementara dua kerupuk mungil sudah sedari tadi dicolong Cinta daj Cahaya.

Setelah semua habis, pelayan mengangkut semua piring kotor. Sekitar sepuluh menit kemudian babak kedua sudah tersaji di meja. Makanan yang kami pesan adalah Orange chicken, Lamb skewer, tempura prawns, lemon fish, mini springroll, tempura enoki.

Dan jagoan untuk babak dua adalah lemon fish. Ikan putih yang aku sendiri tak tau jenisnya (karena menunya sudah diambil) itu dibalut terigu dan diboreng begitu saja kemudian di hiasi oleh saus lemon yang creamy dan lembut, wah enak pokoknya. Lamb skewer berupa daging kambing yang digoreng dengan dibalut tepung terigu juga dan disajikan dalam bentuk sate dan ditambahi kecap manis. Enak dagingnya lembut dan berasa bumbunya. Untuk mini springroll tak ada menariknya sama sekali dan aku curiga kemungkinan lumpia mini itu hanya diambil dari frezzer saja dan banyak dijual di supermarket hahaha secara aku tak tau persis rasanya karena empat buah mini springroll tersebut habis dibabat si kembar. Untuk tempura prawn rasanya biasalah seperti tempura pada umumnya sedangkan tempura enoki yaitu gorengan jamur tak begitu istimewa karena terlalu banyak minyak yang aku rasakan saat mengunyahnya di mulut. Oh ya yang menarik untuk anak anak adalah chicken orange, ayam itu diolah seperti chicken katsu di hokben hanya dibubuhi saus creamy orange.

PhotoGrid_1420400567797[1]

PhotoGrid_1420402797306[1]

Babak II

Nah setelah babak dua, perut mulai terisi dong, berharap babak tiga akan muncul tak secepat babak dua mengingat perut yang ingin beristirahat sejenak, sementara dua anak kembar yang duduk manis di depan kami mulai berceloteh bahwa mereka sudah selesai dengan makanan mereka dan tak mau makan lagi malah meminta ice cream seperti biasanya kalau selesai makan di restaurant sebagai

PhotoGrid_1420399945301[1]

PhotoGrid_1420403115214[1]

Babak III

Dan babak ketiga pun datang. Aku terkejut begitu porsinya lebih banyak dari babak satu dan dua, dan yang lebih membuat ku khawatir adalah makanan tersebut ditambahi dengan dua mangkuk bakmi dan satu mangkut nasi goreng. Waahhh maaltijd alias makanan utama yang datang ternyata. Untuk babak tiga ini kami memesan teriyaki chicken, green lamb, black been beef, bangkok prawn, cucumber quinoa, tofu wrap. Babak tiga ini menurut ku yang paling enak adalah tofu wrap, yang aku kira tahu biasa ternyata jamur yang dibungkus kembang tahu dalam kuah mayo yang encer. Sedangkan menurut Luc jagoan babak tiga adalah cucumber quinoa yaitu sup mentimun.

Ternyata kekhawatiranku tak terjadi, kami mampu menghabiskan makanan yang tersaji kecuali dua buah bakmi dan satu nasi goreng yang sama sekali tak mai sentuh (untunglah kami tak kena denda seperti yang aku khawatirkan).

Untuk makanan secantik dan selezat itu dihargai 34,95 euro per orang belum termasuk minuman dan ice cream. Ditotal tentu saja mahal apalagi jika dibandingkan di Sumo yang hanya 18,5 euro saja untuk lunch dan 24 euro untuk dinner per orang. Tapi menurut Luc sebandinglah dengan kelezatan dan penampilannya.

Seperti site Umami yang aku baca adalah Umami membuat anda berkenalan dengan masakan asli Asia yang disajikan dengan teknik memasak Prancis yang elegan dalam nuansa modern dan kontemporer. Restauran elegan yang fokus pada kualitas, kesehatan kuliner yang tinggi dengan harga yang terjangkau.

Apakah seperti itu? Secara kasat mata  ya! Tapi ternyata saudara saudara, satu jam setelah kami kembali ke rumah, Luc mengeluh bahwa dia merasa tenggorokannya berasa asam, kayak ingin muntah. Pukul 10 malam dia memilih tidur saja karena tenggerokannya tak menentu. Aku menyusul satu jam kemudian ke kamar, aku tiba ke kamar dia malahan lari ke WC. Dan aku mendengar dia muntah disana. Ahhh Luc tragis benar nasibmu memuntahkan makanan lezat hari ini di hari ulang tahunmu.

Dan pagi tadi, aku bangun tidur dengan tenggorokan yang tak nyaman. Luc segera membuatkan teh manis, tetap tak menolongku. Tapi aku tidak muntah seperti Luc. Hingga saat aku akan mandi pukul 12 siang, barulah aku memuntahkan makanan lezat yang aku santap kemarin. Ya Tuhan!

Kami berdua segera bertanya pada si kembar apakah mereka juga ingin muntah, mereka menggeleng. Kenapa hanya kita berdua? Aku meinta Luc untuk searching di internet apakah ada kasus yang sama seperti kami setelah makan di umami? Tak kami temukan kasus yang sama pada kami, jadi apa sebabnya? Mungkin kita terlalu banyak makan saja akhirnya itu kesimpulan kami berdua, padahal ga banyak banyak amat ya. Atau mungkin kami hanya alergi pada makanan mahal? Hahahaha, walaupun bicara soal mahal adalah hal yang relatif, tapi menurut kami itu sudah termasuk harga mahal.

Jadi apakah kamu akan ke Umami lagi? Luc menjawab iya untuk membuktikan apakah nanti akan muntah lagi atau tidak, hahahaha.