Biro Jodoh

Bicara tentang permintaan ‘tolong cariin cowok/cewek’ dari beberapa orang kenalanku rasanya bukan bahasan yang terdengar asing di telingaku . Tapi hari ini ditengah suasana mendung yang menyelimuti Belanda dalam beberapa hari terakhir, kok jadinya aku tertarik buat nulis tentang hal yang satu ini.

Kemarin aku menerima pesan App bertubi tubi dari nomor yang tidak dikenal, bunyinya permintaan tolong dicarikan suami, yang ternyata bukan buat dirinya tapi untuk temannya. Pesan itu dilengkapi foto si pencari jodoh tersebut, tak lupa diertakan pula kriteria suami yang diinginkan. Yang menurutku calon yang diminta begitu istimewa dan nyaris sempurna. Sesaat membaca pesan tersebut, emosi sempat naik. Kok berani beraninya tanpa basa basi tanya kabar terlebih dahulu langsung minta tolong ke permasalahan yang satu ini. Namun begitu aku melihat foto profiel yang ada di nomor App tersebut, aku langsung mengenali orang tersebut. Beliau adalah istri dari seorang temanku semasa SMA yang hingga saat ini masih berteman baik denganku. Aku segera melupakan keterkejutanku saat ditodong tiba tiba, menjawab pesannya dengan ramah dan sopan, singkat dan sedikit menyenangkan sang peminta.

Jawabku, Hallo dear…kebetulan untuk saat ini aku tidak mempunyai calon suami yang sekiranya dapat dijodohkan atau dikenalkan pada temanmu itu. Namun, jika ada seorang laki laki yang datang padaku untuk dicarikan wanita, maka aku akan menghugungimu. Ceila, begitulah kira kira jawabanku yang disambut suka cita oleh orang diujung sana. Alamak, maafkan aku yang nyengir membaca betapa antusiasnya walau dijawab dengan kata ‘jika ada’.

Itu bukan satu satunya contoh yang minta dicarikan jodoh. Belum lama ini ada kasus serupa permintaan jodoh, dia adalah temanku semasa sekolah (sengaja kali ini tidak disebutkan, saat sekolah apa. SD, SMP, SMA atau universitas). A, temanku itu tiba tiba meneleponku. Aku menyambutnya dengan gembira, karena setiap kali dia menelepon dia selalu membawa keceriaan. Tapi tiba tiba saja kali ini tema nya jadi tentang permintaan jodoh…. darliiingggg tolong dong cariin aku bule! Awas harus yang ganteng ya, baik hati dan kaya raya! Mendengar suaranya yang riang gembira, aku segera menyuruhnya istigfar saat dia minta bule. Lha, gimana bisa dia minta bule sedangkan dia belum lama ini baru saja menikah dengan seseorang dan tinggal di luar Indonesia? Lalu meluncurlah ceritanya….. Bahwa saat ini dia dalam proses perceraian, menceritakan bahwa suaminya bukan manusia seperti ‘harapannya’ dan kini temankuย  sudah kembali lagi ke Indonesia.

Kujawab permintaannya dengan tegas, bahwa aku tidak bisa mencarikan dia bule, kujawab sejujurnya bahwa aku bukan type orang yang bisa menjodohkan dan mau bersusah payah untuk itu. Kukatakan pula bahwa selama aku tinggal di Belanda aku belum pernah mengenal bule yang super kaya seperti standar hidupnya di Indonesia. kusinggung juga padanya mengenai fotonya yang belum lama ini berseliweran di media sosial miliknya yang terlihat bersama dengan artis cantik papan atas ibukota yang menyabet predikat super rich. Tuhhhhh harusnya kamu mencari jodoh dikalangan sana, semburku. Dia tertawa renyah. Ah dia selalu bersahabat dan enak diajak bercerita. Dia yang aku tau tak pernah membedakan manusia dari bentuk fisik, wajah dan kekayaannya. Namun ajaibnya dia minta cowok yang kaya (eh sah sah saja kan?). Dia selalu bisa bercengkrama denganku tentang apa saja dan selalu diselingi dengan humor yang tidak garing.

Setelah kami selesai berbincang bincang, aku tercenung cukup lama. Kehidupan siapa yang tau. Si cantik jelita, berada di lingkungan glamour. Orang yang memandang kehidupannya tidak akan menyangka ada apa dibalik semua gemerlap itu, tentang kekosongan hati seperti yang dia ceritakan. Pencarian yang hingga kini belum dia temukan.

7 thoughts on “Biro Jodoh

  1. Hai Yayang, ceritanya spt temanku jg, dia sdh pisah dari suaminya (org Indonesia) py anak 1 masih abg. Dia minta di carikan bule kaya, kubilang ga kenal org kaya.. biasanya bule kaya ya karena warisan atau pengusaha, trus kubilang lg, emangnya klo si bule kaya, mau sm orang biasa aja spt kamu? haha .. klo minta dikenalkan dg bule saja ya menurutku bisa cari kenalan melalui online date misalnya. Ini bukannya tujuan cari pria baik2, jujur dan setia, tp yg ditekankan adalah “harus kaya” bikin senewen aku jadinya ๐Ÿ˜† …

    • Hahaha, pastilah dirimu jadi senewen dengar permintaan seperti itu. Mungkin aku juga bakalan senewen, tapi krn aku tau gimana life style nya temen ku itu, jadi aku maklum dengan kejujurannya yg menurutku ceplas ceplos, sayangnya dia curhat minta dicarikan jodoh pada ku yg lingkungan pergaulanku tidak seperti dia, yah ga nyambung lah, hahaha.

  2. Kenapa nggak ada yg minta bule sobat misqueen ya. ๐Ÿ™„ Kawan bule cowok pernah sebel bgt pernah dpt cewek yg kriterianya begini. Dia mau sama gw krn duit gw katanya….terus kalo lg gak kaya ditinggal gitu? ๐Ÿ˜…

  3. Hay Teh, ikutan nimbrung ya …
    Apakah mindset beberapa cewek indo ya klo bule itu pasti kaya raya dan ganteng …. klo dipikir mugkin kliatan kaya karena dari segi kurs rupiah dan dollar aja jauh beda kan ya dan lingkungan plus gaya hidup di luar negeri juga beda sama kita di Indo ya. Jadi keliatannya mereka kaya raya.

    Itu pendapatku aja ya Teh ๐Ÿ™‚

      • Ia ya Teh ..
        Aku juga suka liat vlog orang Indo yg menikah sama bule, ya kehidupannya normal dan biasa aja kayak kita disini.

        Tapi mungkin karna qt bandinginnya sama rupiah, jadi berasa wooow mahalnya …

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s