Pasar Raya Indonesia 2019: Pandora 2019

Sedikit berbeda dengan pasar malam, Pandora 2019 https://pasarindonesiaraya.nl/ (pesta rakyat 2012 – 2016, Pasar Raya 2017-2018) tak hanya menampilkan pasar/jajanan semata namun menonjolkan hiburan yang lainnya, seperti seni musik, tari dan lainnya. Didukung oleh artis Indonesia yang ada di Belanda atau pun yang langsung didatangkan dari Indonesia.

Awalnya tahun ini aku akan melewatkan event tersebut karena rasa rindu ku akan Indonesia baru saja terobati dikatenakan aku baru saja mudik dua minggu yang lalu dari Indonesia, tapi toch begitu melihat beberapa postingan teman di media sosial mengenai kehebohan Pandora, tak ada salahnya kan aku datang kesanaπŸ˜‰. Terlebih lagi tidak dikenakan tiket masuk dan lokasinya yang tidak jauh dari rumah.

Pandora 2019 diadakan mulai tanggal 13 hingga 15 September 2019, nah kalang kabut dong aku mencari teman untuk datang kesana di detik detik terakhir. Mereka umumnya sudah datang di hari pertama atau kedua, dengan pasrah akhirnya aku meminta suami tercinta untuk menemani ku kesana, tak rela rasanya saat aku melihat si dia sedang giat membersihkan kaca jendela untuk pertama kalinya sejak kami pindah rumah, yakni dua tahun yang lalu, masa aku merusak moment membersihkan kaca dengan mengajaknya bersenang-senang? πŸ˜‚

Jadi?! Ya aku menelpon seorang teman lain, eh jawaban di sebrang sana sungguh renyah…. Ayo! Kemaren aku udah sih, tapi boleh lah kesana lagi, mo beli lemper! Enak lho! Mo ketemu dimana? Siapa yang mo bawa mobil? Jam berapa? Aku selesai kan setrikaan dulu ya?!

Aha, jika Tuhan menghendaki ternyata semuanya mudah saja. Aku bisa pergi kesana sementara sang tercinta tetap bisa melanjutkan membersihkan seluruh kaca rumah dan mencuci baju! πŸ˜‚πŸ€£

Dan hari minggu ini aku bisa melihat Yayang (bali dancer) menari, makan baso Nusantara, makan es duren di pempek Elsya dan berhasil membawa pulang martabak manis untukku dan Luc juga membawa pesanan dua bantal guling untuk si kembar, dua buah risoles, dan akupun berhasil membeli dua payung cantik dari kain, oh ya aku juga mendapat tambahan dua euro dari seorang donatur πŸ˜‰πŸ˜yang melihat ku dengan trenyuh saat aku menghitung uang cent yang tersisa, dengan uang tersebut aku berhasil membeli keripik balado. Terimakasih semuanya, yang menambah hari minggu ku semakin cerah ceria.

10 thoughts on “Pasar Raya Indonesia 2019: Pandora 2019

    • Hai Deny apa kabar, Iya betul Pasar Indonesia Raya. Thanks ya. Dulu, akupun begitu, tahun pertama kedua, suami suka searching di Internet setiap ada pasar malam selalu diikuti, takut aku kangen Indonesia, bahkan saluran TV pun sampe langganan yg Indonesia itu, ada Garuda TV klo ga salah zaman dulu kala, isinya sinetron jadul jaman dulu yg pernah tayang di Indonesia, yeah aku mana nonton. Sekarang rasanya aku lebih merasakan Indonesia di Belanda, hihihi saking sering berhadapan dengan segala macam tentang Indonesia.

    • Bukan, Iya Lapek Jo menurutku enak banget, pernah dibawain temen masakan Lapek Jo. Kemarin lihat stand Lapek Jo rame dibandingkan masakan padang yg lainnya, walau pun lebih mahal harganya, tetap laku dan rame banget. Denger denger Lapek Jo dalam waktu dekat mo buka warung. Good news! πŸ˜€

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s