Ajaklah anak anda saat berbelanja

Judul diatas dianjurkan jika berbelanja ke toko daging atau toko bunga.

Di Belanda jika kami berbelanja ke toko daging (slagerij) dan membawa anak kecil, adalah hal yang biasa jika si tukang dagingnya akan mengerat seiris daging asap atau sosis dan memberikannya pada anak tersebut. Dulu pertama kali aku dibawa oleh Luc ke toko daging, akulah yang diberi irisan daging tersebut. Aku senang saja dan langsung aku lahap tanpa tau daging apa yang disodorkan. Saat kami keluar dari toko daging, sambil tertawa Luc berpikir mungkinkah si tukang daging mengira aku anaknya? Kemudian Luc menjelaskan kebiasaan tukang daging yang selalu memberikan seiris daging pada pelanggannya yang membawa anak kecil.

Kini kami tidak lagi datang ke slagerij yang biasa didatangi oleh Luc, dengan berkembangnya pergaulanku di Belanda dan banyaknya orang Indonesia yang aku kenal disini, aku jadi tau bahwa banyak bertebaran slagerij halal di Belanda terutama di Rotterdam. Toko daging yang kini menjadi langgananku tentu saja tidak se eksklusif toko daging yang dulu menjadi langganan Luc, tapi di toko daging halal ini kami bisa memesan daging yang tidak dijual di supermarket contohnya kaki sapi berbagai macam jeroan.

Kini kami tidak lagi tinggal di Rotterdam, walau tanpa kaca mata kami masih bisa memandang jalan yang memisahkan wilayah Rotterdam dengan tempat dimana kami tinggal kini, namun kini keadaannya berbeda. Tidak ada lagi slagerij halal di dekat rumah kami. Menurut Luc, daerah kami kini seperti Rotterdam jaman dulu kala saat dia masih kecil. Berbelanja ke toko kecil dan khusus, contohnya toko keju, toko daging, toko buah dan sayuran masih banyak didatangi oleh konsumen. Disini berbagai jenis toko kecil masih subur dan digemari.

Rumahku sejak dulu selalu dihiasi oleh bunga segar, biasanya aku membeli bunga tersebut di supermarket. Kini karena toko bunga aku lewati jika aku pulang ke rumah, aku selalu mampir di toko bunga tersebut. Disana aku bisa membeli bunga walau satu batang saja. Dan kebiasaan si tukang bunga itu adaalah jika Cinta dan Cahaya ikut saat aku membeli bunga, maka dia akan memberikan setangkai bunga mawar atau bunga hebras pada si kembar. Pernah aku membeli bunga seharga 99 cent, tapi si kembar mendapat masing masing setangkai bunga hebras dan bunga tersebut mereka beri hiasan pita dan plastik transparan, si kembar bisa bereksperimen menghias bunganya bersama si tukang bunga. Tapi jangan harap hal itu kerjadi jika aku membeli bunga sendirian. Pernah aku membeli buket bunga seharga 20 euro tapi aku tak mendapatkan apa apa. Mendapat bonus bunga hanya bisa terjadi jika kita membawa anak kecil saja.

Hari kemarin saat kami berbelanja dan melewati toko bunga aku melirik bunga kuning yang biasanya ada di pinggir jalan tak terurus. Iseng aku memilihnya sebanyak 8 tangkai dan bertanya harganya, si penjual menjawab 1 euro saja. Dengan bahagia aku melangkah keluar toko, eh tiba tiba si pedangang memanggi Cinta dan menyerahkan satu buket bunga kecil padanya.

Ini bunganya, cantik kan. Aku menyimpannya pada vas bunga setelah membuka ikatan buketnya.

Oh ya karena hari ini hari natal, hari ini Luc mau difoto sesuai keinginanku, ini dia hasilnya. Dia bahagia akupun bahagia. Fijne Feestdagen allemaal!

17 thoughts on “Ajaklah anak anda saat berbelanja

  1. Hi Yayang kalau aku belum pernah ke toko daging khusus, selalu beli di supermarket, dan anak2ku pasti dikasih selembar liver sausage saat aku beli daging atau keju, kalau anakku minta lagi, ya aku malu dong minta gratisan lagi, ya beli deh 100 gram ๐Ÿ˜€ .
    Klo ke toko bunga belum tahu apa spt di Belanda juga, seingatku belum pernah ajak anak2ku ke toko bunga khusus, paling ke garden center, sangking seringnya kita ke tempat itu, bbrp kasir jd kenal si Benjamin dan pasti ada aja yg dikasih ke bocah, entah permen, balon atau pernak pernik menarik lainnya buat anak2.
    Btw itu hiasan2 di jenggot Luc ide kamu atau Luc? hehe ๐Ÿ˜€ .
    Klo komenku dobel hapus aja yg satu yaa.

    • Hallo Nella,
      Ahh anak anak paling seneng klo dikasih irisan daging๐Ÿ˜. Itu mungkin trik dari tukang daging nyogok anak kecil biar ortunya beli lagi, hahaha.

      Kamu ahlinya soal tanaman, groene vingers istilah disini, apapun yg ditanam pasti jadi. Aku seringnya tiap nanem banyak matinya, jadinya beralih ke bunga yg di vas aja, hehehe.
      Awalnya aku pernah liat foto yg dihiasi kayak gitu. Baru kesampaian bikin sekarang pas moments natal, Luc mau aja dan dia senang biasanya dia ga mau difoto. Hari ini dia sendiri yg minta di posting Hahaha

    • Sekali kali aja pas weekend Puji, percaya lah walau ada bunga sebatang menambah ceria suasana rumah, hihihi promosi banget ya.
      Disini bunga juga bisa langganan bayarnya perbulan, bunga dikirim ke rumah, suami sempat menyarankan buat ikutan langganan tapi aku menolaknya saat liat harganya, hahaha. Bagiku murah meriah tetap jadi pilihan indah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s