Tradisi 5 Desember

Si kembar sudah tahu bahwa Sinterklas hanyalah dongeng belaka sejak setahun yang lalu. Mereka berterus terang pada kami bahwa kado kado yang mereka terima di sepatu mereka sejak ‘kedatangan’ Sinterklas secara resmi ke Belanda sekitar dua minggu sebelum tanggal 5 desember adalah kado yang diletakan oleh orang tua mereka.

Tahun lalu mereka minta penjelasan padaku bagaimana caranya kado kado bisa muncul di bawah perapian rumah kami secara tiba tiba, mereka telah berusaha berpikir keras tapi hingga sekarang mereka tak menemukan jawabannya. Tanggal 5 desember adalah puncak dari kegembiraan anak anak di Belanda yang mengharapkan kado dari Sinterklas, karena di tanggal tersebut ada acara pakjesavond yaitu Sinterklas datang membawa kado sebelum keesokan harinya dia meninggalkan Belanda untuk berlibur ke Spanyol. Di malam tersebut hampir setiap keluarga merayakan pakjesavond, membuka kado. Dan kebiasaan tersebut sudah kami lakukan sejak si kembar berumur 4 tahun.

Biasanya anak anak kami suruh tidur lebih awal biasanya setelah makan malam, sejam kemudian atau kira kira setelah tak ada suara lagi dari kamar si kembar, kami akan menata kado kado dibawah cerobong asap rumah kami. Rumah kami saat itu adalah rumah tua yang ada perapiannya (dan masih berfungsi, walau tidak kami gunakan lagi). Kemudian Luc akan membuat keributan seolah olah ada Sinterklas dan kami akan membangunkan si kembar dan tentu saja mereka akan bangun dan terbelalak saat kado kado sudah berserakan di dekat cerobong asap. Skenario tidak selamanya berjalan mulus, pernah suatu hari Luc sudah berteriak teriak kesurupan tapi si kembar tetap tidur nyenyak, sehingga kami harus datang ke kamar mereka dan benar benar membangunkan mereka, atau pernah setelah mereka lebih besar mereka tak mau tidur juga dan berusaha tetap terjaga karena mereka ingin melihat Sinterklas datang.

Nah dua tahun yang lalu strategi klasik seperti diatas tidak kami lakukan lagi, kami makan malam lebih awal jam lima sore, setelah makan malam kami pergi ke pasar swalayan. Kami berempat telah duduk manis di mobil, tiba tiba Luc bergumam bahwa dompetnya ketinggalan di dalam rumah, dia kembali lagi masuk rumah. Tentu saja bukan dompet yang ketinggalan, tapi dia sibuk meletakan kado kado di bawah cerobong asap. Setiba kami kembali ke rumah dari pasar swalayan, si kembar menjerit jerit sejadi jadinya begitu melihat kado yang sudah bertumpuk di sekitar perapian. Setahun kemudian yaitu tahun yang lalu dia minta penjelasan padaku bagaimana kado kado tersebut bisa muncul tiba tiba setelah kami datang ke rumah, mereka lupa sama sekali akan moment Luc kembali masuk ke rumah, dan rahasia tersebut tidak aku katakan pada mereka. Teori yang mereka pikirkan adalah bahwa kami bekerja sama dengan tetangga sebelah, saat kami tidak ada di rumah tentunya si tetangga itu sudah masuk ke rumah kami dan meletakan kado kado tersebut.

Tahun ini kami berempat berdiskusi, kami memutuskan tidak akan ada lagi sepatu yang mereka umpankan berisi makanan untuk kuda Sinterklas, tidak akan ada lagi kado yang mereka temukan di sepatu di pagi harinya selama dua minggu setiap paginya. Tapi acara pakjesavond akan tetap kami lakukan hingga kapanpun, akan menjadi tradisi keluarga kami. Si kembar tetap menulis daftar kado yang mereka inginkan, bedanya dengan dulu adalah jika dulu ditujukan pada Sinterklas kini daftar itu ditujukan pada kami, surat pembukanya tidak lagi lieve Sinterklas tapi lieve bunda en papa….

Beberapa hari terakhir jika kami sedang berjalan jalan di kota pada akhir pekan mereka akan menunjukan apa yang mereka inginkan, tapi mereka tahu diri, mereka tidak minta dibelikan barang barenga tersebut, hanya kalimat berlapis mengiringi setiap mereka menunjukan apa yang mereka tunjuk, ….. mungkin itu kado buat nanti tanggal 5?….

Dan bagaimana rasanya jika kita mendapatkan kado surat bersampul biru? 🀣

12 thoughts on “Tradisi 5 Desember

  1. Hahaha Yang, hanya orang Belanda yang paham itu surat beramplop biru. Eh jangan2 malah dapat pengembalian Yang. Kan lumayan πŸ˜…πŸ˜… meskipun belum paham2 banget (yang pastinya iya) tapi sejak tahun kemaren kami sudah memberikan kado pas tanggal 5. Baru tadi siang aku hunting kado haha dadakan gara2 lupa kalo besok tanggal 5

    • Hihihi soalnya itu surat ‘sesuatu’ banget! Seringnya menyeramkan.
      Kita berempat sudah spanend nunggu besok pas pakjesavond, si kembar nanya nanya terus jam berapa acaranya, berkali kali dijawab setelah makan malem tetap saja nanya lagi dan lagi πŸ™‚

  2. Hahahaha, ngakak lihat surat sampul biru itu πŸ˜› . Eh tapi kata kolegaku, kalau sampulnya biru sebenarnya isinya berita baik atau seenggaknya netral. Kalau warnanya merah, baru deh isinya “nggak enak”. Sejauh ini aku dapatnya yang biru terus sih, jadi nggak tahu juga bener nggak cerita sampul merah ini πŸ˜› .

    • Emang ada benernya apa yg dikatakan kolegamu, suamiku paling sering dapet amplop putih berlogo merah, dan itu biasanya menyebalkan. Kebetulan hari ini juga dapat surat tersebut, ‘untungnya’ cuma berita pemberitahuan untuk tahun 2019 kita tidak akan dapat budget yg berkaitan untuk anak, walau kedengeran nya negative tapi itu lebih baik dari pada diminta di balikin lg seperti yg sudah sudah😭. Atau koreksi dari terug belastingen, heran kan gimana mereka ngitungnya dulu dpt kelebihan belasting eh beberapa bulan kemudian di koreksi disuruh balikin lg, biasanya si sampul putih merah itu😱

  3. oh noooooooo.. biasanya langsung kubuka sambil cemas hahaha

    iya nih, kami seminggu sebelumnya sudah panik cari kado buat acara tukeran kado di sekolah, karena bikin packingnya bisa beberapa hari sendiri.. kalau ibu anak milih kadonya pas tanggal 5.. kalau buku dan pesennya jauh ya nunggunya lamaaaaa hahaha

  4. Halo mba, salam kenal… anaknya sudah pintar, sampai bikin teori dibantu tetangga segala 🀣
    Aku herannya kok bisa ya tradisi Sinterklaas di sini dan Santa di negara barat lainnya seperti US, UK, bisa sangat berbeda tapi ada banyak kemiripan juga. Padahal asal-usul “Santa Clause” beda banget dari asal-usul Sinterklaas.

    • Hallo Mae,
      Dulu saya agak sulit membedakan antara Sinterklaas dan Santa Claus, padahal dari wujud penampilan semua beda, mungkin karena berkaitan dengan natal jadi Serasa serupa padahal tidak.

Leave a Reply to maureenmoz Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s