Dulu tidak suka, sekarang suka! Begitupun sebaliknya

Ini tentang kebiasaan ataupun makanan favorit jaman dulu dan sekarang, apakah berubah atau tetap sama. Dulu aku paling suka minum yoghurt. Hampir tiap hari ada stok yughurt di rumah. Kakakku yang sama sama penyuka yoghurt pasti mengurungkan niatnya mengambil yoghur di kulkas jika hanya ada satu kemasan saja disana, pasti bertanya dulu padaku apakah dia boleh meminumnya? Padahal jelas jelas yoghurt tersebut jatah kepunyaannya.

Nah sekarang setelah tinggal di Belanda, ternyata kesukaan minum yoghurt jadi berubah drastis. Jadi gak berminat lagi. Bahkan bisa berbulan bulan tidak minum yoghurt padahal kini keberadaan yoghurt sangat berlimpah ruah di kulkas.

Dulu aku paling tidak suka jika makan mie baso kuah dan makan bubur ayam pake kecap, apalagi kalau bubur ayamnya diaduk aduk jadi satu dengan kacang kedelei, cakue dan krupuk. Suka terkesima jika liat kakakku yang makan buburnya begitu. Aduk semua jadi satu!

Tapi sekarang, saat makan baso selalu pakai kecap, saos, cuka sampai hitam pekat. Manis, pedas, asam! Dan yang lebih spektakuler, aku jadi suka makan bubur dicampur aduk kayak kakakku!

Hampir setiap orang yang aku kenal tidak menyukai pekerjaan nyetrika baju. Dulupun aku begitu. Tapi setelah menikah rasanya mataku selalu pening saat melihat tumpukan baju bersih yang siap di setrika. Suami sampai bingung saat aku menghabiskan waktu hanya untuk menyetrika baju, dia bilang berkali kali bahwa bajunya bisa dia setrika sendiri, tidak perlu aku yang melakukannya. Kebiasaannya adalah setiap berangkat kerja dia baru setrika baju. Sedangkan kebiasaanku dulu tidak begitu. Sewaktu di Indonesia, hari sabtu atau minggu adalah waktunya cuci baju dan setrika (walau tidak hobi tapi hal yang harus dikerjakan). Langsung beres, jadi seninnya saat berangkat kerja aku sudah siap.

Kini kebiasaan menyetrika jadi mendarah daging, setiap cucian kering aku bisa langsung merencanakan menyetrika baju. Dan menyetrika baju ternyata bisa membawa ketenangan sendiri. Seperti sekarang, manday is cleaning day! Aku sendirian di zolder (ruangan yang berada paling atas dalam sebuah rumah, biasanya atapnya miring, tempat setrikaan, mesin cuci berada) disana aku bisa tenang nyetrika, pikiran menerawang jauh sambil melihat awan melalui jendela miring yang ada di atas kepalaku, inspirasi bisa datang begitu saja. Memikirkan model baju untuk si kembar, menulis, mengumpat dan mengeluarkan kekesalan hati, berangan angan. Dan saat aku melihat pakaian yang menumpuk rapi di dalam keranjang baju, hatiku damai tapi tanganku pegal luar biasa!

Hingga seorang teman, berkata padaku…. Yayang kamu orang yang aneh, mana ada orang menyukaiΒ  menyetrika baju. Ah, begitupun aku tapi harus dikerjakan kan? Kini setelah berdamai dengan menyetrika toh aku bisa melakukannya juga hingga tuntas.

Bagaimana dengan kalian? Seaneh dirikukah?

Advertisements

17 thoughts on “Dulu tidak suka, sekarang suka! Begitupun sebaliknya

  1. Gak aneh kok, Mbak. Manusia kan dinamis, ada aja perubahannya. Aku dulu paling gak suka pare & daun pepaya. Sekarang suka bangeettt.

    Sejak kecil aku #timjangandiaduk kalo makan bubur sampai sekarang πŸ™‚

  2. Dulu aku ga suka buah pir, rasanya aneh menurutku, skrg wah sukaa banget πŸ˜€ . Aku juga suka nyetrika asal ga ada anak2. Jd nyetrika dinikmati sambil nonton berbagai tayangan favoritku yg sdh direkam. Yayang kamu nyetrika duduk atau berdiri?, aku berdiri, paling lama 2 jam, kata mamaku bisa gede betis klo ebrdiri ynetrika haha πŸ˜€ .

  3. Dulu ga suka gudeg, sekarang sampai bela2in masak gudeg sendiri dengan segala printilannya. Dulu ga suka nyetrika, sekarang makin ga suka hahaha tapi ga ada pilihan, musti disetrika karena aku ga suka beberapa baju kalo ga disetrika. Tapi yang paling drastis adalah selama 10 tahun lebih aku ga konsumsi daging merah dan unggas, eh tahun kemarrn harus konsumsi karena butuh zat besi lebih banyak, eh keterusan sampai sekarang makan daging dan unggas mulu πŸ˜…

  4. Setrika 😱😱😱😱 aku sengaja pilih beli baju yg ga usah disetrika.
    Soal kebiasaan baru, skrg jadi suka jalan2 ke museum krn pacar suka banget, jadi ya diajakin terus lama2 terbiasa. Kalau jalan2 ke tempat/kota baru pasti ngecek museumnya apa aja

    • Sebetulnya pakaianku sendiri kebanyakan tanpa harus setrika, hanya celana panjang saja dan beberapa kemeja yg harus di setrika selebihnya tinggal lipet lipet saja πŸ™‚

      Dulu waktu masih pacaran, dia suka ajak aku ke museum, tapi lama lama dia tau bahwa aku ga terlalu suka museum. Jadi dia ga terlalu memburu museum lagi jika ke kota/negara lain. Tapi kini kebiasaan ke museum jika sedang liburan muncul lg karena anak anak suka ke museum.

  5. Iya! Kesukaan itu dinamis ya, bisa berubah memang! πŸ˜€

    Kalau menyetrika baju sih, bukannya tidak suka, tapi malas aja! Hahahaha πŸ˜† .

    • hahahha, ajaib ya! Enak lho, hahaha. Aku tau perasaanmu buat mereka yang ga suka makan bubur diaduk, aku juga gitu, dulu klo makan bubur bareng kakakku, aku harus duduk jauhan ama dia πŸ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s