Kinderromelmarkt

Hari ulang tahun raja setiap tahunnya dirayakan oleh seluruh masyarakat Belanda. Pesta rakyat tepatnya. Libur nasional. Di hari itu, rakyat boleh berjualan tanpa dikenakan pajak. Bebas merdeka. Karena yang berjualan adalah para amatir tak heran barang yang dijual adalah barang barang bekas.

Seperti halnya dua tahun lalu, kali ini pun Cinta dan Cahaya mencoba peruntungan seperti sebelumnya.

Aku memutuskan berjualan di dekat rumah saja, setelah melihat koran lokal yang menyebutkan bahwa kinderromelmarkt di mulai pukul 7 pagi hingga 12 siang. Kami datang ke lokasi pukul 9 pagi dalam keadaan sudah ramai. Karena tempat strategis sudah terisi, kami memberanikan diri menggelar dagangan di tengah jalan persimpangan yang kemudian diikuti 3 penjual kesiangan lainnya disisi kanan kiri.

Nasib baik tidak berpihak pada si kembar kali ini, dagangannya tidak diminati pembeli. Jelas kalah telak. Mainan mereka sudah butut dan tidak terawat.

Aku membiarkan si kembar berdagang tanpa pengawasanku, sementara aku berkeliling melihat lihat dagangan yang lain, bahkan aku masih sempat berbelanja ke supermarket dan toko sepatu.

Saat aku kembali, mereka bercerita bahwa sepeda mereka banyak yg berminat, tapi para pembeli mengurungkan niatnya begitu tahu harga yang disebutkan (harga tersebut muncul atas saranku). Helm seharga 1,5 euro di bayar 5 euro krn mereka tidak punya kembalian, pembeli dengan entengnya berkata just keep it! Amazing banget. Juga mobil mobilan barbie yg di bayar lebih dari harga yg ditawarkan si kembar.

Pukul 12 siang, petugas menyuruh kami membereskan barang dagangan, kinderromelmarkt harus segera berakhir yang kemudian digantikan oleh aktivitas untuk anak anak, seperti melukis wajah, musik bahkan ada trampoline dan luchtkussen klimband.

Kekecewaan si kembar karena dagangannya tidak laku sedikit terobati saat mereka melihat penjual kembang gula dan memutuskan membeli kembang gula tersebut (pakai uang hasil jualan).

Kembali ke rumah aku harus membereskan kembali mainan yang tidak laku, sebagian masuk tempat sampah sebagian kembali masuk schuur(gudang). Menunggu tahun depan untuk dijual kembali atau diberikan pada kenalan kami.

Advertisements

8 thoughts on “Kinderromelmarkt

    • Kemaren kita di Berkel mba, pas perbatasan dengan Rotterdam. Pernah sekali coba ke stad Rotterdam langsung balik lagi saking bingungnya musti liat apa selain orang orang😁. Iya biasanya pas event kayak gini banyak gratisan Dan promosi, seperti t-shirt, kacamata, buku atau minuman ringan. Seru, apalagi di Utrecht kota besar😃

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s