Katakan dengan bunga

IMG_20170520_111042410[1]

Minggu lalu, aku menerima kiriman foto foto saat aku berada di Jepang lewat email dari adikku. Agak bernostalgia sekaligus terpana melihat foto fotoku jaman dulu, terpikir dalam hatiku betapa muda dan energiknya diriku kala itu, dan aku merasa cantik! Ehhemmmm!

Karena aku membuka emailku dari komputer kepunyaan Luc yang berlayar sangat lebar membuat foto foto tersebut terlihat lebih memukau, dan tanpa sengaja Luc melihat pula foto fotoku tanpa sepengetahuanku saat dia akan memakai komputer keesokan harinya.

Nah tiba tiba saja begitu aku bangun tidur, pertama yang dia ucapkan adalah…. Yayang aku melihat ratusan foto fotomu saat di Jepang, you are so beautiful! Wow baru aku tahu dulu kau begitu cantiknya!

Aku yang baru bangun tidur tak sadar sepenuhnya tapi jelas menangkap kata katanya yang antusias, dan yang terekam baik adalah…. dulu cantik, sekarang tidak!

Eheemmm dulu cantik? Berarti sekarang gak cantik ya, awas lho! kataku pura pura ngambek. Tentu saja aku tak mempermasalahkan ucapannya. Agak geli juga melihat Luc sampai minta maaf berkali kali karena ucapannya yang menurut dia sangat brutal.

Dan pagi itu, seperti biasanya setelah bangun aku segera menyiapkan bekal dan sarapan anak anak, kemudian Luc mengantarkan mereka ke sekolah sekaligus dia pergi ke kantor. Selepas mereka pergi seperti biasanya aku mengerjakan pekerjaan rumah, namun setengah jam kemudian aku mendengar pintu rumah dibuka dan mendengar langkah Luc. Dalam hati aku berpikir pasti ada sesuatu yang terlupa sehingga Luc harus balik lagi ke rumah. Aku beranjak untuk menyongsong dirinya dan pemandangan didepanku membuatku tersipu sekaligus geli. Luc berdiri sambil memegang buket bunga, diserahkan padaku dengan senyumnya yang sumringah.

Ucapnya…. Buat istriku tercinta yang paling cantik sedunia, dulu, sekarang dan yang akan datang! Hahaha rasa haruku terganti menjadi tawa terbahak bahak.

IMG_20170601_090341630[1]

*****

Sekalian bernostalgia, aku datang ke Jepang seorang diri sebelas tahun yang lalu, mengunjungi seorang teman yang sudah kami anggap bagian dari keluarga kami. Banyak pelajaran yang aku petik disana terutama tentang pelayanan seorang istri/ibu pada suami atau anaknya. Pengalaman ini membuatku takjub setiap hari.  Temanku tinggal di Tokyo, aku tinggal bersamanya selama 10 hari di Tokyo  setelah itu selama 20 hari aku tinggal di Fukuoka bersama orang tuanya, disanalah aku banyak belajar.

Pagi hari ibu menyiapkan bento untuk dibawa suaminya pergi kerja, bento yang cantik sekaligus menyiapkan sarapannya. Kami berempat makan pagi bersama sama, ibu menyiapkan semuanya sendirian, dia selalu menyucapkan terima kasih secara berlebihan padaku jika aku membantunya di dapur atau hanya menyiapkan meja makan. Setiap hari dia selalu manata meja dengan cantik, baik itu sarapan, makan siang atau makan malam, pokoknya selama kami makan di rumah dia selalu menyajikan makanan istimewa.

Berikut beberapa foto yang aku punya selama makan di rumah.

 

CIMG1428

Penampakan saat sarapan

CIMG1500

ini bukan iklan sariwangi 🙂

CIMG1508

Makan siang

CIMG1509CIMG1511CIMG1513CIMG1396CIMG1395

CIMG1541

Minum teh di rumahpun bisa cantik begini

CIMG1510CIMG1403

Sayang aku tidak memotret makanan lainnya, seperti kare yang lezat, taart coklat bahkan sushi untuk bento suaminya tak aku jepret. Hhmmm semoga mereka selalu sehat dan kita bisa bertemu kembali suatu saat seperti janjiku yang akan mengunjunginya.

Advertisements

15 thoughts on “Katakan dengan bunga

    • Yes, itu foto yg ada akunya diambil tgl 20 mei 2017, nah klo bunga yg minggu lalu bunga yg Di vas bunga warna ungu. Ssthhhh foto foto yg cantik nya waktu Di Jepang ga aku keluarin hihiihi, itu foto bangun tidur semua yg dipajang. Hihihi tetap ngeles biar dibilang cantik😁😁😁

  1. Haha. Lucu bangett. Sweet.

    Tiap hari serasa makan ala hotel. Pertanyaan standar ibu pemalas (baca: diriku) itu cuci piring sendiri? Atau pakai mesin cuci piring? Secara printilan banyak ya kan. Hehe.

    • Kayaknya type orang jepang kayak gitu. Pernah juga diundang temennya​ teman, dia cowok 25 taunan gitu, beberapa hari sebelum nya dah Tanya aku suka apa, alergi apa, ga boleh makan apa, trus pas kita kesana apartment nya Kan kecil banget dia dah beli bantal buat kita duduk lho 4 buah krn kita dateng berempat cewek semua, beli piring juga biar sama. Lucu klo inget dia, namanya aku dah lupa yg aku ingat dia tuh pegawai negri tapi mau sekolah lg jadi chef krn hobinya masak😁

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s