What’s one thing that you would never change about yourself

Tetap menjadi seorang perempuan. Hmmm itu takdir ya? Setelah aku menjalani hidup hingga sekarang ini, sesuatu yang tidak ingin berubah atau hilang dalam diriku adalah rasa sayang dan kasih pada sesama.

Tentang salah satu sifat aku ini, pernah ada seseorang dalam hidupku memberi saran dan nasihat karena menurut dia sifatku yang ini harus sedikit dikurangi, menurutnya super ramah pada orang lain itu baik asal jangan kebablasan seperti diriku. Menurutnya harus ada sikap pertahanan diri sehingga orang tidak menginjak diriku seenaknya, atau rasa kasihan yang berlebihan pada orang lain sehingga menyebabkan diriku sedih berkepanjangan dan melakukan segala cara untuk menolong orang yang aku kashihani namun ternyata membawa masalah pada diriku.

Menurut ‘penasihatku’ ini sifat ku yang selalu merasa kasihan pada orang lain adalah sifat baik yang menjadikan diriku lemah. Lalu baiklah, aku mencoba sarannya. Aku belajar tega pada orang lain, aku bersikap lebih tidak peduli jika melihat seseorang dalam kesusahan. Aku tidak lagi berlama lama bertatapan dengan orang yang menjajakan koran jalanan/ straat krant di depan supermarket. Hanya sesekali saja aku membelinya, tidak sesering dulu. Aku mulai menegarkan diri jika orang menghiba hiba meminta pertolonganku, aku mulai menakar dan mimilah mana yang lebih penting menolongnya atau membiarkannya.

Perubahan ini mulai berdampak pada diriku, aku mulai terlihat kaku, langsung berpikir hati hati jika ada orang minta tolong padaku, aku akan berpikir apakah dia memanfaatkanku saja? Pokoknya serba hati hati. Mulai memilih orang yang akan aku ajak senyum (sstthhh aku dikenal orang sebagai orang yang tukang senyum, ini sebenarnya karena aku pemalu).

Hingga beberapa bulan yang lalu, saat aku sadar bahwa aku merasa ada sesuatu yang hilang, aku memiliki jawaban apakah karena aku ingin  berubah, namun sesuatu yang aku ubah sebenarnya malah melemahkanku? Aku jadi bukan merasa diriku lagi. Aku menarik kesimpulan apa yang dikatakan sahabatku  memang baik, namun ternyata tak cocok denganku. Mungkin sudah begini diriku….. agak lebay kata ponakanku mah…….

Jadi inilah aku, yang bisa dengan tegas menolak keinginan Cinta yang minta dibelikan kibeling atau patat, tapi segera meyodorkan uang untuk membeli straat krant dan begitu sampai rumah dipelototi Luc sampai berkata…. Yayang ini koran yang sama dengan hari yang lalu…. Dan aku dengan cueknya akan berkata… Tapi Luc, yang jualannya beda orang kok! Hahaha.

Advertisements

4 thoughts on “What’s one thing that you would never change about yourself

  1. Idealnya memang harus seimbang ya. Tapi memang yang terpenting adalah hati kita damai dan kita suka dengan diri kita sendiri. Hidup penuh kecurigaan juga tidak lah nyaman. Nggak akan dimanfaatin sih, tapi kan hati nggak damai karena apa-apa dicurigai…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s