Sudah tahu uang!

Baru lebaran tahun lalu Cinta dan Cahaya terbuka matanya dengan yang namanya uang, setelah mereka dapat uang THR dari oom dan tantenya. Setiap ada yang memberi uang berkali kali mengucapkan terima kasih dan langsung menghitung uang yang diterimanya kemudian memasukan ke dompet bekas yang didapatkannya dari lemari ibuku.

Ya, dengan antusias mereka menghitung jumlah uang yang diterimanya, bukan nominalnya tapi berapa lembar uang yang mereka dapat. Baik itu seribu rupiah atau seratus ribu rupiah tetap dihitung sama. Sepupunya yang usianya lebih muda dari si kembar mengerutkan dahi dan berusaha meralat cara berhitung Cinta dan Cahaya yang menghawatirkan.

Lebaran tahun ini (2016) si kembar mulai mengerti akan uang dibandingkan tahun tahun sebelumnya, bahwa dengan uang mereka bisa membeli sesuatu, untuk urusan berapa jumlah dan harganya mereka belum mengerti. Dulu setiap ada yang kasih uang THR mereka langsung memberikannya padaku.

Dan untuk pertama kalinya mereka dengan bangga dan suka cita membawa dompet dari ibuku yang berisi uang THR ke gramedia. Mereka memilih maianan lego dengan sumringah dan antusias. Berembuk dengan serius, mengambil kemudian mengembalikan lagi ke rak, begitu berkali kali. Hingga akhirnya mereka sepakat memilih salah satu lego yang ada. Aku menjelaskan bahwa lego tersebut bisa dibeli karena uang yang mereka punya bila digabungkan jumlahnya  melebihi harga dari lego tersebut. Kenyataannya mereka tidak tertarik dengan penjelasanku, mereka hanya tertarik saat aku menunjuk lego mana saja yang bisa dibeli.

Dengan bangga mereka mendatangi kassa, menyerahkan seluruh uang yang mereka punya.
img_20160715_120305716

Beberapa minggu yang lalu, aku mengikuti inloop di kelas si kembar. Inloop adalah diperbolehkannya orang tua atau  wali murid berada di kelas untuk melihat anak anak mereka belajar di kelas. Saat si kembar berada di groep 1 dan 2 (kelas TK) inloop diadakan sekali seminggu. Kini mereka duduk di groep 4 (kelas 2 SD) inloop hanya diadakan dua kali sebulan. Saat itu mereka belajar tentang nilai tukar alias uang. Mulai penjelasan dari film yang tersaji di layar yang menceritakan bagaimana uang dibuat, peragaan bagaimana terjadianya transaksi menggunakan uang nyata ataupun transaksi menggunakan kartu debit (pinpas) hingga cara mengambil uang melalui mesin ATM. Tak ketinggalan simulasi bu guru dan murid di depan kelas dalam bertransaksi. Hingga aku berasumsi mereka sudah cukup dalam mengenal uang. Tapi ternyata tidak begitu. Saat aku menyuruh Cahaya membayar belanjaan di supermarket, Cahaya kegirangan saat si kasir memberikan kembalian 10 cent, 10 euro Bunda! Teriaknya padaku, yang diikuti tatapan si kasir yang tersenyum prihatin padaku melihat Cahaya yang antusias menerima kembalian 10 cent!

Nah hari selasa yang lalu temanku secara mendadak menyuruhku untuk makan malam di rumahnya karena anaknya hari itu berulang tahun.  Maka hari itu juga sambil menjemput Cinta dan Cahaya pulang dari sekolah kami mampir ke Priemera toko buku yang juga menjual kado bon . Untuk pertama kalinya si kembar mengetahui kegunaan kado bon, mereka sepakat memberikan kado bon dari toko mainan Bart Smit untuk Sophie. Sorenya setelah Luc pulang kerja kami berangkat ke rumah Sophie. Cahaya dan Cinta bersemangat menjelaskan pada Sophie yang berulang tahun ke lima mengenai kado bon untuknya, kamu bisa datang ke Bart smit dan membeli apapun yang kamu suka disana, kamu tak perlu pakai uang, cukup dengan kartu ini saja, kartu ini sama ajaibnya dengan kartu pinpas! Begitu penjelasan Cinta pada Sophie.

Aku dan Luc bukan type orang tua yang mudah memberikan hadiah pada anak, sejak peristiwa kado bon si kembar sepanjang hari ingin membeli kado bon. Akhirnya Luc memberi solusi, mereka bisa membeli kado bon dari jerih payah mereka selama ini.

Mereka boleh membeli kado bon dari perolehan score yang mereka kumpulkan selama ini dari Squla. Squla adalah sebuah proglam latihan soal soal secara online. Semakin sering mereka menjawab pertanyaan maka score yang mereka kumpulkan semakin banyak. Biasanya setiap selesai makan malam si kembar akan begiliran berada di depan komputer selama 15 menit hingga 30 menit untuk menjawab pertanyaan. Tentu saja untuk terdaftar di program Squla tiap anak dikenakan biaya pertahunnya. Ternyata baik Cinta maupun Cahaya hanya bisa menukarkan score yang mereka miliki dengan kado bon dari bart smit sejumlah masing masing 10 euro saja.  Dua hari kemudian kado bon bart smit datang ke rumah melalui pos.

Tentu saja ada drama lanjutan lagi saat mereka datang ke toko bart smit, awalnya kami membiarkan mereka yang hilir mudik di toko, mencocokan nilai kado bon yang mereka punya dengan mainan yang mereka suka, selalu tidak ada titik temu. Betapa kecewanya mereka melihat mainan yang ingin mereka miliki ternyata harganya jauh di atas 10 euro. Setelah berembuk akhirnya mereka sepakat menggabungkan uang milik mereka sehingga mereka bisa bersama sama membeli barang seharga 20 euro. Kembali mereka hilir mudik tak tentu arah. Dan kembali menyerah pada kami, Cahaya berpikir untuk kembali pulang dan menyimpan kado bon nya untuk dibelikan suatu saat nanti jika dia bisa mengumpulkan scrore  dari squla sehingga bisa membeli kado bon lagi. Tapi Cinta tak mau, dia ingin membawa pulang mainan hari itu juga.

Akhirnya Luc memberikan tambahan 10 euro pada mereka berdua setelah hampir satu jam lamanya kami tak bisa keluar dari toko mainan tersebut, dan dengan cukup puas mereka berdua mendatangi kassa dan menyerahkan dua buah kado bon dan uang 10 euro.
img_20170211_1315156661

Sepanjang jalan tak henti hentinya mereka berceloteh pada kami;
Bunda, nanti aku akan rajin belajar Squla! Tutur Cinta
Papa, Lego hadiah ulang tahun dari oma Angela ternyata harga nya lebih dari 100 euro! Seru Cahaya.
Kemudian mereka saling menimpali, yang dari Sinterklaas juga mahal… lebih dari 60 euro!
Bunda berapa lama lagi Sinterlaas datang? Tanya Cinta yang langsung disambut gelak tawa Luc. Dengan masam aku menjawab, tahun ini Sinterklaas tidak datang!
Cinta, aku ada ide, usahakan kita selalu baik sepanjang hari, tentu saja Sinterklaas akan datang ke rumah kita membawa lego Moana! Seru Cahaya yakin!

img_20170211_1245028201

Senyum bahagia si kembar di depan toko mainan sambil membawa dompet hibah dari neneknya yang berisi kado bon hasil usaha mereka


					
Advertisements

21 thoughts on “Sudah tahu uang!

  1. Ahahaha seru ceritanya! Apalagi pas bagian akhirnya luc nambahin 10 euro biar bisa keluar toko, bikin wondering apa beberapa tahun lagi sy akan mengalami dilema serupa pas anak udah gedean 😂

  2. Selamat buat yang dapat hadiah dan sudah mengerti nilai uang, hehe. Menurut saya bagus kalau sebelum dapat hadiah harus jawab soal dulu, jadinya mereka akan terpacu, hehe. Hadiahnya juga bikin bahagia banget pastinya. Ayo makin rajin, nanti supaya bisa dapat lebih banyak hadiah lagi (haha prinsip ekonomi banget mah kalau ini).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s