Koningspelen en Koningsdag

Dua bocah kembar itu tetap menghitung hari. Masih tigapuluh kali tidur lagi, jawabku menjawab pertanyaan si sulung untuk kesekian kalinya. Mereka menghitung hari hingga koningsdag tiba, mereka akan berjualan. Menjual mainan bekas kepunyaan mereka.

Diawali dengan koningspelen di sekolah mereka tiga tahun lalu, si kembar begitu antusias dengan hari raja, mendadak mereka tahu dengan detail siapa saja anggota kerajaan Belanda, jika dulu mereka hanya tahu princess Maxima saja, kini ibu mertua Maxima yang dulu nya ratu Belanda sebelum digantikan sang suami Pangeran Alexander pun diketahuinya dengan yakin, bahkan nama  putri terkecil  sang raja dan ratu pun diketahuinya.

Sejak tahun 2013, tahun yang sama Pangeran Alexander naik tahta menjadi raja menggantikan ibunya Beatrix, tradisi koningspelen di seluruh sekolah dasar Belanda dimulai. Di satu hari full day school, anak anak tidak belajar seperti biasanya, tapi mereka bermain. Ya bermain dan bergerak! Diawali dengan sarapan pagi di sekolah yg desebut ontbijt. Anak anak membawa piring, gelas dan bestek ke sekolah. Para relawan yang terdiri dari orang tua (aku diantaranya) menyaiapkan bangku mereka menjadi meja makan yang panjang dan menyenangkan, penuh hiasan oranye disana sini. Melayani para siswa menyantap sarapannya, sarapan pagi istimewa tentunya yang disiapkan pihak sekolah.

FB_IMG_1462346822839[1]

Onbijt di kelas groep 1/2, foto doc. Albertschweitzerschool.

Selesai sarapan, permainan di luar kelas pun segera menanti, diawali dengan berkumpul seluruh siswa dari groep satu hingga groep delapan semua bernyanyi dan menari di lapangan sekolah, untuk tahun 2016 lagu koningspelen adalah Hupsakee. Setelah itu barisan bubar untuk mengadakan acara perkelas.

FB_IMG_1462346734393[1]

Berkumpul di lapangan sekolah menari dan bernyanyi, ayo dimana si kembar?, foto doc Alberschweitzerschool

Apa sih permainan di koningspelen? Ada balap karung, lomba makan eiren koek yang digantung di seutas tali mirip dengan balap kerupuk saat tujuhbelasan di Indonesia. Bahkan lomba bakiak pun ada!

Karena acara koningspelen tahun ini diadakan pada tanggal 22 April di hari jumat yang kebetulan jadwal berenang anak anak, dan kolam renang pun berubah menjadi tempat pesta yang menyenangkan, anak anak diperbolehkan berenang bebas, disco zwemen! Dan untuk pertama kalinya si kembar pulang ke rumah dengan pakaian yang tidak lengkap! Cinta kehilangan baju dalamnya dan Cahaya pulang tanpa t’shirt. Astaga!

Dari acara koningspelen 2016 yang sukses di mata si kembar, mereka bahagaia karena hari itu hari terakhir ke sekolah, karena dua minggu ke depan mereka menghadapi liburan, Mei vakantie! Dan tentu saja hari special yang mereka tunggu tunggu, koningsdag! Hari raja, hari diaman rakyat bersuka cita, untuk hari special itu masyarakat boleh berjualan tanpa pajak, berjualan secara bebas. Dan tentu saja vrij markt didominasi dengan penjualan barang barang bekas. Bekas sebekas bekasnya, bahkan sisir rambut dan sandal jepit butut pun bisa dijual di rommel markt.

Cuaca Koningsdag tak berpihak pada si kembar, dan tentu saja pada jutaan umat Belanda. Tanggal 27 April hari rabu, dinas percuacaan mengabarkan akan terjadi cuaca buruk sepanjang sejarah di acara kongingsdag. Suhu dingin yang menusuk disertai angin kencang, bahkan akan turun hujan es.

Luc, sang kepala rumah tangga di rumah kami, memutuskan dan tak mengijinkan keluar rumah di hari itu, cancel katanya hingga tahun depan. Anak anak sedih luar biasa, ternyata aku yang lebih parah, kecewa luar biasa. Aku meradang mendapati keputusan sepihak dari sang raja rumah tangga, lalu apa fungsi aku sebagai ratu?

Tentu saja merajuk dengan sengit, kami siap berdingin ria, kami berjanji hanya berjualan selama satu jam saja, begitu hujan turun kami akan lari ke rumah teh Neni, kawanku yang rumahnya berada di lokasi tempat kami akan berjalan, di pusat kota Ridderkerk.

Berdasarkan cerita yang aku dengar, baca ataupun aku lihat di TV, strategi berjualan di hari koningsdag adalah tempat yang strategis, dan untuk mendapatkan tempat yang strategi mereka harus berlomba, mereka harus datang sepagi mungkin ke arena penjualan. Jam berapa? Konon ada yang datang tengah malam, ada yang datang jam empat pagi, jam enam bahkan siang hari pun ada. Dan kami berangkat dari rumah pukul sepuluh pagi, setelah hujan deras baru saja reda beberapa saat. Tercengang karena sudah banyak orang orang berjualan dan berlalu lalang membeli. Menyenangkan di tengah udara dingin karena sinar matahari yang hangat datang menyapa.

Kami bertiga menurunkan dagangan kami, mainan bekas si kembar saat mereka balita, tak banyak. Belum lagi kami selesai menggelar dagangan, sudah ada yang menawar. What a lucky day!

IMG_20160427_102359074[1]

IMG_20160427_103518125[1]

Menanti pembeli dengan sabar

Fantastis mainan habis dalam waktu hanya satu jam saja. Si kembar tak konsisten menetapkan harga. Cahaya tak mengerti sama sekali dia selalu bertanya pada Cinta, Cinta mengingat dengan baik semua harga yang harus disebutkan, dia berlatih dengan keras. Mobil 10 euro, sepatu 3 euro, jas 2 euro, puzzel dari kayu 50 cent, rumah boerderij yang bisa mengeluarkan bunyi, ayam, kambing, babi, sapi dihargai satu euro saja setelah aku mengganti batere yang harganya lebih dari satu euro!

Kehebohan muncul karena banyak orang menawar mobil mobilan si kembar, kebanyakan menawar 5 euro yang selalu diperbolehkan oleh Cinta, bahkan dia menyebutkan harga 5 cent yang langsung disambut gembira oleh calon pembeli.

Penjualan sukses, bahkan troli yang aku bawa untuk menyimpan barang barang yang akan aku jual pun ikut ditawar oleh pembeli, juga tas kecil untuk menyimpan uang hasil penjualan pun ikut dilirik oleh pembeli. Hari yang aneh, atau hari yang menyenangkan lebih tepatnya.

IMG_20160427_124610498[1]

Dua calon penjual tangguh telah lahir! Dagangan laris manis dalam waktu super singkat

Koningsdag oficial 2016 yang diadakan di kota Zwolle lebih membuat diriku terkejut, cuaca tak se extreem seperti yang diprediksikan, cuaca terang benderang. Sang raja bahkan tak memakai mantel yang tebal, cukup jas biasa saja. Fantastis! Dan kami pun bergurau dengan riangnya, Raja Alexander punya pawang hujan yang canggih! Sampai jumpa lagi di koningsdag tahun depan!

Dan bagaimana koningsdag 2016 di kota kalian? Apakah sesepi di Rotterdam? Atau seheboh di Zwolle? Atau mungkin seperti di Ridderkerk seperti pengalaman si kembar yang berhasil sukses berjualan.

koningsdag 2016

Tot volgende jaar!!!!  Koning Alexander, princess Alexia, princess Ariane, koningin Maxima, princess Amelia. Foto doc. nu.nl

 

 

 

Advertisements

20 thoughts on “Koningspelen en Koningsdag

  1. Haha seruuu Yang acara jualannya. Aku ketawa mobil2an dijual 5 cent haha Cinta Cahaya menggemaskaann! Akhirnya dijual berapa Yang mobil2annya?
    Di Den Haag hujan es sejak hari sabtu sampai Koningsdag. Padahal kami sudah berencana akan berjualan barang2 suamiku yg numpuk di storage, termasuk koleksi LP dia. Ah tapi aku kecewa hujan es, angin, mendung datang silih berganti. Akhirnya kami dirumah saja menonton sang Raja dan keluarganya di NPO. Dan takjub, di Zwolle bisa ya matahari terang gitu, aku juga bilang sama suami pawang hujannya Raja oke juga ya haha. Bahkan anak raja yg kedua ga pakai mantel sama sekali, cuma jaket jeans dress dan sepatu teplek. Sorenya kami makan Mie di Seleraku dan centrum sepiii.

    • Iya Den, musti sekali Kali nyoba jualan pas koningsdag, menyenangkan. Kebetulan si kembar sukses. Dan rencana nya tahun depan mereka Mo jualan lg. Mobil mobilan laku 7,5 euro. Itu bisa dipake tree in one gitu, ada musiknya Pula, bisa kayak kuda kudaan di tempat, klo standard nya dilepas bisa didorong oleh orang dewasa saat jalan jalan keluar Dan yg terakhir di gowes kaki ama yg pake nya. Yg lebih menyenangkan ada dua pembeli yg menolak uang kembalian dari si kembar. Bahkan ada moment si kembar harus mengejar pembeli karena mainan yg dihargai satu euro dibayar tiga euro. Lucunya saat pulang mereka jajan es krim dari uang mereka Dan begitu sampai rumah semua uang dimasukan ke celengan.

  2. hahahaha… pinter yaaaa si kembar…

    aku ke Zwolle mbak… ngga rame2 banget lah, soalnya aku bisa tuh nyampe depan pagar buat dadah2… cuaca cerah tapi hujan es turun kok, setelah keluarga raja pergi… bener tuh, pawangnya manjur wkwkwkwk…

    pulangnya nyasar ke resto Indonesia (Bali Resto) *nyasaaaaaaar

      • perempuan kuat yg tau bgt apa yg diinginkan.. hahaha.. sedikit ilfil soalnya habis lihat “will and max” (acara tv yg ngeledekin mereka, -__-” )

        hmmm… lumayan sih bisa ngelihat langsung….
        maurits!

  3. Hehehe, cuaca Koningsdag tahun ini memang kurang kondusif ya.

    Tapi untungnya setidaknya Cinta dan Cahaya masih bisa jualan dan menikmatinya ya, hehehe

  4. hahaha seru banget!!! terutama bagian jualan mainannya…
    kocak banget ngasih harganya ya. namanya anak2 ya… kalo yang harusnya 5 eur jadi 5 cents tekor dong ya. hahaha

  5. Di Leiden aku males-malesan. Mungkin karena aku pergi ke Koningsnacht di Den Haag dan baru pulang jam 2 pagi, jadi aku tidur sampai siang. Terus sorenya sekitar jam 4 sore pergi ke Garenmarkt untuk ikut acara Kingsday Leiden dimana DJ nomer satu sedunia pulang kampung, si Armin van Buuren. Low-key banget lah Koningsdag tahun ini…

    • Seumur umur blm pernah pergi ke koningsnacht, kayak nya seru ya…. Pengin nyoba juga, mungkin Baru bisa terjadi klo si kembar dah abg hehehe

      Pasti terbayar sudah dinginnya koningsnacht ama atraksi DJ Armin

  6. Oww saya melewatkan cerota mba yayang. Saya sudah lama melewatkan koninginsdag di Erasmus Taal Centrum-Jakarta, pasti ramai sekalo di Belanda ya mba. Si kembar lucu banget dagangannya ludes abis 😀

    • Wah ada acara koningsdag juga di Erasmus Jakarta? Gimana acara nya? apakah sama dgn di belanda yg jualan barang bekas?

      Iya Ruru, aku agak jarang nulis nih sekarang… Maksudnya bener bener jarang hihihi

      • Duluuu seingat saya ada mba, koninginedag (brarti itu Ratu ya mbak), ada show performance kadang ada grup music dr Belanda juga, pernah di sponsorin beer Belanda itu apa namanya? Saya lupa, bisa berfoto pake baju tradisonal ala Belanda yg kayak di foto studio di Volendam gitu, ada rommelmarkt yg buka lapak anak2 kecil bule kayak si kembar jualan buku mainan.

      • Iya dulu memang koninginedag krn yg berulang tahunnya ratu pada tgl 30 April walaupun sebetulnya itu kelahiran ratu sebelumnya, sekarang krn yg berkuasanya raja jadi namanya koningsdag hari raja, atau hr ulang tahun raja.
        Bir Dari Belanda namanya Heineken.
        Wah pasti seru juga bisa dirayakan di Jakarta juga, setidaknya buat warga Belanda yg ada di Indonesia jadi kayak pelepas kangen

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s