Keep It Clean Day! Rotterdam

Akhirnya tahun ini aku bisa sedikit memberikan perhatian pada Cinta dan Cahaya mengenai urusan sekolah. Setelah dua minggu yang lalu aku membantu juf Evelien untuk berjalan bersama anak anak menuju kolam renang, menunggui mereka berenang dan membantu mereka di kamar ganti. Dan hari jumat yang baru lalu aku membantu mereka dalam acara keep and clean day.

Sesuai dengan tema sekolah bulan ini yang bertajuk Keep and Clean, maka kegiatan jumat yang baru lalu adalah praktek dari tema tersebut. Hari itu aku (bersama jus Evelien dan satu orang tua mudrid lainnya) menggiring anak anak ke luar halaman sekolah menuju lingkungan di sekitar sekolah untuk memunguti sampah yang ada di jalanan yang kami lewati.

Anak anak dilengkapi tongkat penjepit sampah yang jadi rebutan karena jumlahnya yang lebih sedikit dari anak anak yang berjumlah 29 anak, mereka juga dipakaikan rompi dari dinas kebersihan kota Rotterdam dan juga sarung tangan. Sayangnya karena trotoar yang kami lalui selalu saja bersih, hingga membuat anak anak histeris jika menemukan sampah yang dapat mereka pungut, mereka bahagia luar biasa jika bisa menemukan plastik pembungkus permen ataupun puntung rokok. Begitupun saat kami berada di taman, tak satupun sampah yang dapat kami pungut disana.

Akhirnya panen sampahpun bisa kami raih saat melewati perumahan penduduk. Anak anak sampai masuk ke halaman untuk memunguti sampah plastik yang ada di halaman sebuah rumah. Juga sampai masuk ke kolong semak semak pagar tanaman hidup untuk meraih plastik yang ada di halaman tersebut. Mereka begitu kegirangan seperti menemukan harta karun.

Kegiatan yang berlangsung 45 menit itu menambah keakraban aku dan teman teman Cinta dan Cahaya, jika sebelumnya mereka memanggilku moeder van Cinta Cahaya, kini beberapa orang lainnya ikut ikutan memanggilku bunda. Hahaha mereka mengira namaku adalah Bunda.

Acara tersebut berlangsung dari pukul satu siang hingga pukul dua kurang. Aku datangg lima menit sebelum pukul satu siang dan sudah kembali ke rumah pukul dua siang. Kemudian kembali pukul tiga siang untuk menjemput anak anak pulang dari sekolah, saat datang kembali ke sekolah aku sudah disuguhi tenda yang dikerumuni banyak orang. Cinta dan Cahaya memintaku ikut ngantri disana, menurut mereka kami bisa mendapatkan makanan gratis disana.

Cinta bilang iets lekker, yang artinya mereka akan mendapatkan sesuatu yang manis, contohnya kue atau taart. Betapa kecewanya mereka saat sudah berada dia antrian depan ternyata mereka mendapatkan ‘iets gezond’, artinya mereka mendapatkan sesuatu yang sehat misalnya buah buahan. Akhirnya dengan terpaksa saat Cinta mendapatkan giliran untuk memilih buah buahan dan minuman apa yang dia inginkan, dia memilih pisang dan sebuah minuman buah buahan yang merknya dilarang di rumah kami karena lebih banyak mengandung gula daripada buah buahannya. Sedangkan Cahaya memilih apel dan minuman yang sama dengan Cinta yang sebelumnya meminta izin dulu padaku apakah dia boleh memilih minuman tersebut, yang langsung aku jawab tentu saja boleh sayang…. Sekali kali mereka tentu saja boleh memakan atau meminum sesuatu yang biasanya tidak kami perbolehkan.

So, sudahkan kalian menjaga lingkungan sekitar tetap bersih?

PS. Berimajinasi kalau saja rombongan anak anak ini disuruh memunguti Β sampah yang mengotori kota Bandung misalnya, kotaku tercinta…. Bagaimana reaksinya? Histeris bahagia bisa menemukan sampah? Atau Histeris ketakutan?

IMG_20150918_151030406[1]

Tenda yang menyediakan buah buahan dan minuman

IMG_20150918_132303885[1]

Bersih bersih di taman, ga dapet hasil

Bersih bersih di taman, ga dapet hasil

Anak anak yang rela jumpalitan di trotoar demi bisa masuk ke pagar tanaman rumah penduduk, buat melihat adakah sampah di halaman rumah tersebut?

Anak anak yang rela jumpalitan di trotoar demi bisa masuk ke pagar tanaman rumah penduduk, buat melihat adakah sampah di halaman rumah tersebut?

Mengambil sampah dengan tongkat penjepit sampah

Mengambil sampah dengan tongkat penjepit sampah

Cahaya dan seorang teman, dengan rompi dari dinas kebersihan Rotterdam

Cahaya dan seorang teman, dengan rompi dari dinas kebersihan Rotterdam

Foto bersama sebelum masuk kelas kembali

Foto bersama sebelum masuk kelas kembali

Bu guru boleh menyemprotkan tulisan di trotoar yang kami lalui. Cat ini langsung bisa hilang begitu terguyur air.

Bu guru boleh menyemprotkan tulisan di trotoar yang kami lalui. Cat ini langsung bisa hilang begitu terguyur air. Schoon Keep It Clean Β Day! R’dam

Advertisements

26 thoughts on “Keep It Clean Day! Rotterdam

  1. hihi.. seru ya, teh. teteh emg sekolah apa teh? πŸ˜€

    di sini sejak RK jd walikota ada GPS alias gerakan pungut sampah gitu teh dari sekolah2 sampai PNS tiap hari apaa gitu, lupa πŸ˜€

  2. Hahaha, first world problem ya. Sebel karena mau bersih-bersih ga bisa soalnya tempatnya memang sudah bersih, hahahahaha πŸ˜† .

    Haha, kebayang deh kalau aku di posisinya Cinta dan Cahaya juga bakal sebel kalau ngantri eh dapatnya makanan yang “sehat” πŸ˜› .

  3. apalagi kl ke jakarta ya mba. bakal histeris kayaknya kalau ketemu sampah. wkwkwkwk … kebayang deh senengnya mereka nemuin sampah, secara di lokasi bersih ya. tp asli seru jg ya kayaknya mba acara clean day-nya. mengajari sejak dini kalau untuk tdk nyampah πŸ™‚

  4. Kayaknya bakal histeris ketakutan sih Mbak, kalau ketemu dengan Bandung, apalagi Jakarta… ya ketika mereka memungut sampah, eh ada orang lewat terus membuang sampah sembarangan, itu penjepit kan kayaknya nanti bukan buat menjepit sampah tapi buat mencubit tangan si pembuang sampah jahil itu :hehe.
    Kegiatan yang keren! Dikasih rompi seperti itu membuat anak-anak tambah bangga, tentu saja. Rasanya betul-betul jadi bagian dari laskar kebersihan Rotterdam, oh indahnya!

    • Hahaha, iya juga itu penjepit bisa jadi mainan buat menjepit orang yang buang sampah sembarangan, karena waktu itupun karena tak banyak sampah yang ditemukan, anak anak malah mainin penjepit dengan mengejar temennya buat dijepit, dasar anak anak dalam kondisi apapaun tetap bermain, lucu dan seru!

    • Oh ya? Dalam pikiranku Irlandia bersih, rumput yang luas terbentang, tebing trus bawahnya laut. Mungkin karena Dublin kota besar di Irlandia jadi padat juga penduduknya? Kami belum pernah kesana, dulu diawal menikah suami pengen banget kesana secara dia masih punya turunan Irlandia, dari kakeknya yang campuran Irlandia dan Schotlandia. Hingga kini Irlandia masih jadi negara yang ingin kami kunjungi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s