Nyasar

Hari ini senin tanggal 10 Agustus, kami meneruskan perjalanan. Masih harus menginap satu hari di kota Poitiers Prancis. Jarak dari Madrid ke Poitiers kurang lebih 937 km, dan menurut navigasi akan memakan waktu 9 jam jika kami mengendarai mobil tanpa berhenti sama sekali. Tentu saja tak mungkin! Walau kami berusaha pergi sepagi mungkin, tapi toh kami baru bisa keluar dari hotel pada pukul setengah sepuluh pagi, setelah kejadian piring flaminco dancer jatuh berantakan saat makan pagi.

Perjalan cukup mengasyikan, anak anak bersahabat duduk di belakang, bermain bersama, gak banyak nanya kapan sampai dam sang supir pun anteng dibalik kemudi, hanya berhenti saat isi bensin atau salah satu penumpang ingin ke wc saja, untuk makan kami cukup menghabiskan makanan yang ada di mobil saja, roti dan kue kering saja.

Makin mendekati kota Poitiers diperkirakan kami akan nyampe pukul setengah delapan malam, artinya bisa dikatakan perjalanan sesuai dengan navigasi lebih satu jam anggaplah karena berhenti isi bensin dan beberapa kali berhenti untuk ke wc. Memasuki kota Poitiers maka kami terbelalak dengan pemandangan yang indah. Pegunungan yang hijau jalan yang berkelok, hingga dua puluh menit kemudian kami curiga betulkah ini jalan ke arah hotel? Kok kayaknya seperti nyempil ke tengah hutan belantara. Hingga akhirnya mobil masuk ke jalan buntu, barulah kami sama sama berteriak ini navigasi lagi ngambek, kok error sih?

Luc mengambil jalan lain, si navigasi mulai kembali ke track nya, pemandangan indah kembali kami lalui namun sekarang dengan hati dag dig dug, bener ga ya?

Dan tralaa, setelah melewati jalan yang sempit, si navigasi bilang bahwa inilah tempatnya, di depan mata kami terhampar lapangan yang luas dan asri dengan rumah tua yang lebih mirip istal  yang sepertinya tak berpenghuni. Kami melongo, sepuluh jam lebih kami berada di mobil dalam perjalanan dari Madrid menuju hotel di Poiteirs. Hotel yang kami booking untuk family room di kota ini yang berhasil kami temukan (termurah) adalah Best Western Le Bois De La Marche yang tarifnya dua kali lipat dari hotel Holiday In di Madrid (dimana kami menginap sebelumnya) adalah istal tak berpenghuni? Apakah malam ini kami akan menginap di kandang kuda? Yang tentunya akan disambut gembira oleh Cinta dan Cahaya karena mereka sangat suka kuda.

Sementara Luc mencari jalan keluar dari daerah tersebut, aku mulai panik saat melihat waktu menunjukan hampir jam sembilan malam.

(bersambung)

Best Western Hotel?????

Best Western Hotel?????

Advertisements

11 thoughts on “Nyasar

  1. Tradisional banget, khas suasana pedesaan, asri pula karena ada pohon besar yang rimbun di depan sana! Padahal judulnya “Best Western”… hm, saya yakin di sana pasti banyak kejadian menarik. Cerita selanjutnya ditunggu ya, Mbak, saya penasaran dengan situasi hotelnya, apalagi dengan kandang kuda, kayaknya seru!

  2. Nyasar memang bagian dari jalan-jalan ya, hehehe 😀 . Mudah-mudahan nggak lama itu nyari hotelnya yang benar. Setelah di jalan lama gitu tentunya capek banget kan, apalagi ada anak-anak juga.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s