Jam makan orang Portugis

Hari keempat, 26 Juli 2015

Karena ini liburan kami yang keempat kalinya di negara Portugis, maka aku sedikit mengetahui kebiasaan orang sini tentang jam makan. Jika Belanda hanya makan panas pada saat makan malam saja, maka orang Portugis biasanya makan panas juga di siang hari, sama dengan kebiasaan orang Indonesia. Dan yang berbeda lagi adalah jam makan yang sangat terlambat untuk ukuranku. Jika kebiasaan orang Belanda makan malam pada pukul enam sore (dan ada seorang istri yang aku tahu, jika suaminya belum tiba pada pukul enam sore di rumah, maka dia tak mendapatkan makan malam! Catat itu bukan aku, aku bukan orang Belanda, natuurlijk!) Maka makan malam orang Portugis adalah pukul 8 malam!

Jika kalian tidak berada di daerah turis, jangan harap ada restaurant yang buka pada pukul diluar jam makan siang (pukul 12.30 -15.00) dan jam makan malam karena di luar jam tersebut para restaurant tutup. Kalaupun ada yang buka, mereka hanya akan menjual minuman saja. Beberapa tahun yang lalu aku dan Luc kelaparan dan kami sedang duduk di restaurant pada pukul 5 sore di daerah Silves, tempat yang terkenal karena castil tua yang bersejarah (tentunya banyak turis yang datang) menghiba hiba untuk dibuatkan makanan, tapi orang yang bekerja di restaurant tersebut tentu saja menolak kami.
Dari situ kami belajar, dapur buka pada jam makan siang dari pukul 12.30 dan pada pukul 15.00 dapur tutup. Dan akan buka kembali sekitar setengah delapan malam.

Saat tiba di Portugal hari jumat dua hari yang lalu, aku dan Luc sudah berjaga jaga apakah kami harus ke kota Faro terlebih dahulu sebelum ke kota sao Bras Albortel hanya untuk makan? Tapi karena kami ingin makan bersama Angela maka niat makan di Faro harus kami lupakan. Dan tentu saja saat Angela datang menjemput kami di supermarket, dia bilang tak ada satu tempat makanpun yang buka pada saat kami datang (sekitar pukul setengah enam sore). Jadi setelah kami tiba di rumah Angela, sementara Cinta dan Cahaya langsung nyebur ke kolam renang, aku dan Luc harus menahan lapar. Barulah pada pukul sembilan malam kami datang ke rumah makan tak jauh dari rumah. Disitu rumah makan sudah penuh, dan seperti biasanya jika Luc melihat rumah makan yang dipadati pengunjung dia langsung keder duluan, dan melirik rumah makan cina di sebelahnya yang tanpa pengunjung sama sekali. Tapi karena aku sudah membayangkan kip piri piri sejak dalam perjalan siang tadi, aku memaksa Luc untuk tetap makan di rumah makan tujuan awal.

Karena aku tau porsi makanan Portugis amat sangat besar, aku berkata bahwa pesananku dan anak anak cukup satu porsi saja dibagi tiga dan kalau aku masih lapar aku akan menyomot dari piring Luc, yang langsung mendapat lirikan tajam dari mata Luc saat aku menyampaikan ide brilian tersebut. Dan sebagai gantinya Cinta dan Cahaya memesan satu porsi kip piri piri dan akan dibagi dua, sementara aku, Luc dan Angela masing masing memesan satu porsi kip piri piri.

Dan para pemirsa seperti dalam bayanganku, saat pesanan ayam datang setiap orang mendapatkan setengah ayam utuh (bakakak) beserta kentang goreng disetiap piringnya. Nah Luc makan sampai habis itu ayam. Candaku pada Luc, Hahahaha. Dan seperti biasanya yang mampu makan paling banyak adalah aku, hahaha. Walaupun tak sampai tandas tapi setidaknya akulah orang yang dapat makan lebih banyak dari mereka yang ada di meja makan saat itu.

Ayam piri piri

Ayam piri piri

Dan esoknya kami datang ke restaurant yang berada sejajar dengan rumah makan Portugis kemarin, tapi bukan bersebelahan. Seakan lupa dengan kejadian semalam dimana kami semua kekenyangan, Luc memesan makanan pembuka hingga tiga macam untuk kami semua katanya, karena aku dan Angela sama sekali tak memesan makanan pembuka. Untuk Cinta dan Cahaya mereka masing masing memesan menu anak anak yang berbeda. Dan saat makanan datang, lagi lagi kami berlima tak sanggup memakan habis, bahkan aku yang biasanya mampu makan paling banyak (karena diajarkan untuk menghabiskan makanan yang ada di piring) saat itu hanya mampu menghabiskan setengahnya saja.
IMG_20150725_211706358[1]
IMG_20150725_214828339[1]
IMG_20150725_213638062[1]

Seperti hari kemarin, makanan yang tak habis dimeja makan diminta oleh Angela untuk dibungkus dan dibawa pulang untuk Sally anjing tetangganya yg kini diurusnya. Tapi kali ini saat Angela meminta makanan sisa untuk dibungkuskan, aku bilang pada pelayan restauran bahwa makanan dipiringku tidak perlu dibungkus karena pedas, mungkin akan bikin Sally sakit perut jika turut dibawa pulang. Yang kontan disambut pertanyaan dari pelayannya jadi makanan sisa ini benar benar untuk anjing? Hahaha. Kami bertiga mengangguk. Harap dicatat jika aku yang meminta makanan yang tak habis dipesan maka makanan tersebut untuk aku habiskan di rumah. Tapi jika Angela yang meminta maka istilah doggy bag memang itulah yang sebenarnya. Benar benar untuk anjing.
Jika di rumah makan Portugis pengunjung yang datang kebanyakan orang lokal dan rumah makan benar benar dipenuhi pengunjung, maka restaurant India dimana kami makan selain kami yang datang hanya ada dua pengunjung lainnya, yang ketika kami mendengar mereka berbicara, mereka berbicara bahasa Belanda, aha! Turis yang terdampar pula.

Dan hari ketiga di Sao Bras de Aportel, kami makan di restauran China. Agar adil, ketiga restauran yang saling sejajar itu kami datangi, hihihi. Padahal karena ga ada pilihan lagi harus datang kemana. Dan hari ini tepat Cinta dan Cahaya ulang tahun, dan Cinta senang sekali dibawa makan di restaurant Cina, karena yang dia tau berarti dia bisa pesan mie goreng. Dan seperti biasanya dia pesan mie goreng polos, untuk Cahaya karena hari ini mereka berdua berulang tahun, aku memesankan juga mie goreng untuk Cahaya, biar pada panjang umur. Sesuai kebiasaan sebagian orang Cina yang makan mie panjang umur jika berulang tahun. Selamat ulang tahun Cinta dan Cahaya, keselamatan, kebahagian kesehatan, semoga selalu menyertai kalian.

Mie panjang umur buat Cahaya

Mie panjang umur buat Cahaya

mi panjang umur buat Cinta

mi panjang umur buat Cinta

Ada kesamaan di tiga hotel yang kami datangi, saat kami meminta menu dessert mereka mengeluarkan menu yang sama, hanya ice cream dari satu merk yang sama. Dan tentu saja karena ini liburan, wlaupun anak anak tidak mampu menghabiskan makan mereka tapi tetap saja mereka boleh makan dessert.
IMG_20150726_215050134[1]
Untuk kali ini, kami semua bisa dibilang sukses menghabiskan makanan masing masing, walaupun mie gorengnya masih bersisa tapi setidaknya makanan lain habis tak bersisa. Tak ada jatah untuk Sally.

(bersambung)

Advertisements

32 thoughts on “Jam makan orang Portugis

  1. Selamat ulang tahun buat Cinta dan Cahaya, semoga sehat selalu dan panjang umur, terus tumbuh jadi anak yang cantik jelita kebanggaan orang tua :amin.

    Mbak, itu fotonya jam 9 malam? Tapi di sana masih terang banget ya :hehe, oh iya karena di belahan bumi utara ya. Porsi ayamnya besar, kayaknya saya bakalan suka banget deh :hehe, mi gorengnya Cinta betulan polos :oalah :haha. Dan ya, kalau saya makan terus ada sisa yang dibungkus pun itu untuk saya makan sendiri juga di rumah nanti :hehe.

    • Terima kasih Gara, Aamiin.
      Masih terang karena sedang musim panas, klo musim dingin j lima sore udah gelap guling.
      Bulan puasa yg baru lalu, maghrib jam 10 malam itu masih terang banget. Isya jam 12 malam.
      Iya porsi makanan sini besar besar

  2. Selamat ulang tahun Cinta dan Cahaya. Sehat dan berkah ya.

    Btw teh, mereka sangat strict ya sampe semua restoran disesuaikan dengan jam makan. Kalo di Jakarta kan hampir semua tempat makan selalu buka, tanpa kenal jam makan hehe..

  3. Selamat ulang tahun untuk cinta dan cahaya, semoga panjang umur dan sehat selalu, jadi anak-anak yang soleha :-). peraturan jam operasional di eropa sini lumayan ketat ya, kalau kata tante saya yang liburan ke sini *orang sini gak suka duit ya* padahal kan kita pengen beli,ahahhaa

  4. Happy birthday Cinta & Cahaya terus jadi cinta dan cahaya buat mama papa yaaa..kalau di sydney malah jam 3-4 cafe,coffeeshop,mall udah tutup mau kata kita cuma beli kopi u/ take away juga gak bakal dilayanin. Kecuali didaerah tertentu yang banyak turis . Kecuali hari kamis semua pada buka sampai jam 10malam.

    • Makasih Nisa, Aamiin.
      Wah beneran? Di daerah kita tinggal di Rotterdam, Cafe restaurant masih buka hingga jam 10 atau jam sebelas, supermarkt sampe jam 8. Klo mal atau toko memang tutup sampe jam 6 sore, kecuali koopavond yg setiap kota berbeda hari nya. Dan di beberapa tempat klo hari minggu toko toko memang tutup.

  5. Selamat ulang tahun ya Cinta dan Cahaya, hehehe 🙂

    Btw, jam makan orang Eropa selatan memang begitu ya, telat banget, hehehe. Di Spanyol dan Italia malah lebih malam lagi, hahaha 😆

    • Hihihi betul tahun lalu ultah ya di Bandung.
      Ayam piri piri memang ayam bakar. Piri piri sejenis cabe yang ada di Portugal, seperti African rood peper, rasanya pasti pedas. Jika pesan ayam piri piri mereka selalu bertanya tingkat kepedasannya, tapi tetap yg disebut pedas oleh mereka masih bisa kita atasi, alias tak berasa pedas hehehe

  6. selamat ulang tahun buat cinta dan cahaya. semoga usianya berkah dan bisa jadi kebanggan orang tuanya
    wah lucu juga ya rumah makannya cuma buka pas jam makan gitu

  7. Selamat ulang tahun, cantiks 🙂 Sholihah ya, Nak ? Semoga makin pinter, jadi kebanggaan orang tua selalu. Barokallah ^^

    Btw, cara makan portugis jomplang banget ye sama Indonesia. Ya walaupun kadang indonesia suka terserahan kalau makan, nggak pandang waktu. Sekali laper, tancap gas dah 😀

  8. selamat ulang tahun cinta dan cahaya, semoga sehat selalu ya 🙂
    aaaah mau kip piri-piri, kalo pengen harus jauh-jauh ke KL atau Sing buat makan di Nandos. Di Jakarta jarang bgt makanan portugis

    • Terima kasih Dita, Aamiin YRA.
      Wah suka kip piri piri pula? Toosss!
      Wah jauh mesti ke Kl atau Singapura dulu, tapi bisa dibilang di Jakarta semua ada, jauh banget dengan disini

  9. Happy birthday Cinta dan Cahaya,

    waah orang Portugal nggak suka duit he..he.., nggak mau buka restonya di luar jam makan ya.., kasian kalau yg baru nyampe dari jauh kan,
    tapi seru baca kisah perjalanan ini, jadi tau kebiasaan bangsa lain

  10. happy birthday cinta dan cahaya…. semoga selalu sehat dan panjang umur ya… 🙂

    ayam piri2 nya keliatannya enak banget ya… gua belum pernah nyobain makan portugis. jadi pengen nyari restoran portugis disini. hehehe.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s