Berapa lama lagi kita sampai?

Hari pertama, 23 Juli

Bangun pukul 3 dini hari dan baru bisa berangkat pukul 04.26. Dan perjalanan menuju Portugal pun dimulai hari ini. Bukan naik pesawat terbang seperti tiga liburan sebelumnya ke Portugal, ya tapi kita naik
Menegangkan? Tentu saja. Ide naik mobil malah muncul sebulan sebelumnya, dan kemudian dibulatkan tekad untuk mencoba naik mobil kesana.

Rencananya hari pertama kita pergi dari rumah sepagi mungkin dan menginap semalam di Burgos. Perjalan cukup lancar walau sedikit cemas karena ada demo dari para petani di Prancis yang memblokkade jalan, tapi untunglah demo berakhir satu hari sebelumnya.
Dari Belgia menuju Prancis perjalanan didominasi oleh pintu tol yang meminta uang kami dan juga kemacetan (karena aku tidak menghitung berapa kali kami harus membayar tol di Prancis maka total biaya tol di Prancis baru bisa kami ketahui setelah tagihan kartu kredit keluar hahaha). Sedangkan dari Prancis menuju Burgos, Spanyol kami disuguhi oleh pemandangan yang indah dengan berkali kali masuk terowongan. Dan tentu saja pertanyaan dari Cinta Cahaya yang berkali kali bertanya, kita hampir sampai, Bunda? Berapa menit lagi kita sampai? Dan pertanyaan pertanyaan serupa seperti itu.

Berkali kali masuk keluar pintu tol. Prancis juaranya! Gime me your maney hehehe

Berkali kali masuk keluar pintu tol. Prancis juaranya!
Gime me your maney hehehe

Terowongan di Spanyol

Terowongan di Spanyol

IMG_20150723_194214139[1]

Jika tanpa berhenti perjalanan menuju Burgos sepanjang 1478 km akan memakan waktu 13 jam 19 menit (jika rata rata kecepatan mobil 110 km/jam). Tapi karena kita harus berhenti untuk isi bensin sebanyak 4 kali dan juga pipis tentunya, maka total berhenti sebanyak 8 kali, yang setiap berhenti hanya cukup 5 hingga 10 menit saja untuk membeli minuman dingin atau kopi, kita tidak jajan makanan berat sama sekali. Juga ditambah macet maka total perjalanan kurang lebih memakan waktu 17 jam. Kami sampai dengan selamat pada pukul 21.38 di sebuah hotel di Burgos, Spanyol. Itupun tertolong dengan kecepatan yang bisa mencapai 160 km/jam di Sponyol, karena jalanan yang kosong dan juga kecapatan yang tidak dibatasi. Berbeda dengan di Belanda yang boleh memacu kendaran hanya sampai 120 km /jam dan 130 km/jam dibeberapa tempat.

(bersambung)

Advertisements

23 thoughts on “Berapa lama lagi kita sampai?

    • Makasih Deny,
      Minggu depan cari temen lain buat nonton gay parade, jangan sendirian, next time ya kita rencanakan lg.
      Have fun ya minggu depan, mudah2an ga storm lg kayak minggu ini, dan jgn lupa cerita serunya minggu depan!

  1. 1.478km hanya 13 jam dan 19 menit? Wow. Saya membayangkan jarak Jakarta–Ketapang yang hanya sekitar 1.200 km saja normalnya bisa di atas 20 jam, apalagi kalau musim mudik dan balik seperti sekarang ya, mungkin bisa berhari-hari :hehe. Di sana namanya tol benar-benar bebas hambatan ya Mbak agaknya, beda dengan di sini yang tol bisa lebih macet ketimbang jalur normal :haha. Keren.

    Ditunggu cerita selanjutnya!

    • Hahahaha iya nih Ria, maklum kadang klo nulis di target mesti satu perhari, kadang aku ga mood atau ga ada ide, jadi beginilah tulisan seadanya, yg kejar tayang dan ga pake mikir banyak. Hihihi maafkan

    • Hihihi pastinya begitu. Tapi untunglah kita berempat ga ada keluhan sakit kaki. Cuma silaunya itu lho krn menantang matahari, sun glass ga mempan, aku masih nyengir nyengir hihihi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s