Terschelling

DSCF7746

Akhirnya ada kesempatan juga untuk menuliskan pengalamanku saat jalan jalan ke pulau Terchelling hampir tiga setengah tahun yang lalu. Terchelling adalah sebuah kota dan juga pulau di bagian Barat Belanda. Sebuah pulau yang merupakan salah satu dari pulau yang ada di Frisland. Terchelling terletak di antara pulau Vieland dan Ameland. Baca disini.

terschelling-kaart

Untuk sampai di Terchelling, kami harus naik kapal Ferry untuk sampai tujuan. Dari Rotterdam kami mengendari mobil menuju Afsluitdijk. Jarak 172 km bisa ditempuh dalam waktu kurang lebih 1 jam 45 menit. Tapi berhubung kami harus mengejar Ferry, terpaksalah Luc harus ngebut melebihi ketentuan kecepatan yang seharusnya. Berkali kali aku mengingatkan karena dia melewati batas kecepatan tapi akhirnya aku setuju saja karena ikut deg deg plas saat berkali kali melihat waktu yang makin mepet pada keberangkatan Ferry. Dua minggu kemudian kekhawatiran kami terjawab dengan datangnya surat tilang yang datang ke rumah. Kami kena denda hampir 200 euro karena melanggar batas kecepatan. Kami terekam kamera di dua titik, dua kali melanggar kecepatan.

Bercerita tentang Afsluitdijk itu sendiri adalah hal yang menarik untuk diceritakan juga. Seperti yang selama ini kita hau dan sepertinya tersohor di penjuru dunia, Belanda adalah negara yang jago membuat dam atau dijk. Arti dari nama Nederland itu sendiri adalah negara berdaratan rendah. Bahkan ada beberapa bagian berada dibawah permukaan laut (onder see level). Itulah sebabnya untuk  mengantisipasi banjir atau air laut masuk ke daratan, mereka memuat dam untuk menahan air laut.

Afsluitdijk dibuat untuk membuat jalan pintas dari  Den Oever di Wieringen ke desa Zurich di provinsi Friesland, jembatan yang membelah lautan ini berjarak 32 kilometer (20 mil) dan lebar 90 meter (300 kaki), pada ketinggian awal 7,25 meter (23,8 kaki) di atas permukaan laut. Dibangaun antara tahun 1927 hingga 1932, dan pada tanggal 25 September 1933 Afsluitdijk resmi dibuka.

Afsluitdijk 'Zuiderzee works'. Mengubah air laut yang berada di bagian  IJsselmeer menjadi air tawar dan disebut dengan sebutan danau IJsselmeer.

Afsluitdijk ‘Zuiderzee works’. Mengubah air laut yang berada di bagian IJsselmeer menjadi air tawar dan disebut dengan sebutan danau IJsselmeer.

Yang menarik dengan dibuatnya tanggul afsluitdijk ini mengakibatkan berubahnaya air laut menjadi air tawar. Di bagian Waddenzee atau bagian kiri dalam gambar tetap air laut yang berasa asin sedangkan bagian kanan pada gambar daerah IJselmeer berubah menjadi air tawar karena dibangunnya tanggul ini.

Kembali ke Terchelling, akhirnya kami sampai dengan selamat di tempat parkir dan berlari pontang panting menuju Ferry besar yang telah menunggu kami, dan kamilah penumpang terakhir. Begitu kami sampai di kapal, petugas segera menutup pintu dan membuang jangkar (begitukah istilahnya?) Dan kapal Ferry besarpun segera melaju.

Ferry yang membawa kami langsung ke pulau Terchelling memakan waktu kurang lebih dua jam, lumayan lama dan tanpa kami duga sebelumnya. Untunglah Cinta dan Cahaya sangat menikmati perjalan mereka, mereka makan dengan lahap di restaurant yang ada di kapal tersebut, menonton TV dan bermain dengan anak anak lainnya. Ongkos yang kami keluarkan untuk naik Ferry perorangnya tak begitu aku ingat lagi, tapi pastilah kami selalu menacari ongkos termurah. Hihihi. Dan berdasarkan data pencarian yang aku dapatkan di internet ongkos termurah perorang adalah 16,30 euro pulang pergi per orang untuk aku dan Luc, sedangkan untuk Cinta dan Cahaya yang saat itu masih dibawah umur 3 tahun dikenakan ongkos 8,70 euro perorang. Berdasarkan tarif disini.

Oh ya kami datang ke Terchelling karena menerima ajakan Sandra dan keluarga untuk (lagi lagi) berlibur bersama. Tapi karena satu dan lain hal kami tak bisa, maka kami memutuskan bertemu mereka tapi hanya satu hari saja alias tidak ikut menginap. Dan ternyata waktu satu hari itu adalah hari yang sangat menyenangkan.

Begitu kami tiba di di daratan, Sandra dan Tibo sudah datang menjemput kami dengan menggunakan sepeda. Kami langsung diajak ke tempat penyewaan sepeda, Luc menyewa bakfiets yaitu sepeda yang didepannya ada baknya untuk menyimpan Cinta dan Cahaya. Tipe sepeda ini banyak dijumpai di Belanda bagi mereka yang mempunyai anak balita. Sedangkan aku memilih sepeda elekronik yang sadelnya harus diturunkan lagi karena terlalu tinggi. Dan itulah pertama kalinya aku bersepeda di Belanda.
DSCF7769

Dari tempat penyewaan sepeda kami harus melewati sekitar 1 hingga 2 kilometer untuk sampai di vakantie huis (rumah liburan) yang disewa oleh Sandra. Dan ini pengalaman yang menyenangkan dan  mengasyikan  bersepeda melewati hutan lindung.
DSCF7704
DSCF7730DSCF7734

Bagi kalian yang sangat menyukai pantai, suasana desa tua, hutan dan makanan laut, menurutku datang dan  nikmatilah Terchelling. Dijamin puas tak terhingga. Ingat satu hari adalah waktu yang sangat pendek untuk menikmati Terschelling, disarankan minimal menginaplah satu malam disana, karena walaupun kami datang dengan Ferry yang paling pagi dan kembali dengan Ferry terakhir tetaplah kami seakan berkejaran dengan waktu saat berada disana. Walaupun Sandra dan anak anaknya bersikerasmeminta kami untuk menginap, tapi kami tetap harus kembali hari itu juga, karena Luc telah terlanjur beli tiket Ferry pulang pergi untuk hari itu saja, hahaha kami tak mau rugi.

Pengalaman mendatangi Terschelling adalah pengalaman yang sangat menyenangkan. Berikut aku tampilkan film amatir  yang aku buat dan menjadi kesukaan Cinta dan Cahaya untuk ditonton berulang kali. Selamat menikmati Terschelling. Ayo agendakan segera untuk mendatangi Terschelling bagi kalian yang berminat.

Advertisements

17 thoughts on “Terschelling

  1. aku menyukai desa tua dan hutan… 🙂

    Kalau di Indonesia kaya di eropa sana, ditilang lewat kamera, pasti ngga akan banyak terjadi kecelakaan kali ya… di pantura kecepatan mobil kan gila2an kl ga macet

    • Disini aturannya sudah jelas klo untuk urusan kecepatan, jadi kita harus berada dlm kecepatan yg ditentukan, klo lebih rendah dari yg ditentukan kita malah jadi bikin pengemudi lain kesel. Semuanya mesti pas. Untung lah yg kena denda yg lebih kecepatannya saja bukan yg kurang hehehe

    • Iya itu oktober tapi dingin krn banyak angin. Baru ngeh klo youtube nya ga bisa dibuka krn masih privé, sekarang dah dibuka bisa dilihat pemandangan di Terschelling, dianjurkan dilihat lagi hihihi

  2. Pantai dan jalan membelah hutan lindungnya bagus banget Mbak… berasa ada di negeri dongeng :hihi, memang ya, semua titik di Eropa itu berasa setting cerita putri zaman lalu :)). Pantai yang rata berilalang terus dihias mendung itu juga keren banget. Apalagi itu musimnya kayaknya sudah di akhir musim gugur ya, jadi suasanya malah berkesan dramatis :)).

    Btw, di sana kalau mau ditilang lebih praktis bagi polisinya ya Mbak, tinggal cek kamera CCTV dan semua pelanggar dipastikan dapat surat denda :hehe. Penegakan hukumnya sudah mantap banget, keren!

    • Itu waktu pertengahan musim gugur, tapi Belanda memang banyak angin jadi kesannya lbh dingin apalagi di tempat terbuka seperti pantai.
      Memang klo di desa atau di daerah yg banyak bangunan tuanya, jadi seperti cerita di negeri dongeng. Nature dan ga banyak mobil.

      Hihihi iya selain itu uang tilangnya masuk ke kas negara karena langsung di bayar langsung melalui rekening

      • Saya penasaran dengan pantai-pantai berangin dan mendung seperti itu :)).

        Top! Jadi kemungkinan tindakan curang aparat semakin kecil :)).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s