Belajar dari monyet

Aku kira hanya aku saja yang takjub melihat cara Luc membuka (mengupas) pisang, ternyata dua temanku juga yang ikut tercengang saat melihat suami mereka mengupas pisang.

Kita (atau mungkin hanya aku dan dua temanku?) jika akan mengupas kulit pisang maka kita akan membuka ujung pangkal pisang yang masih bersatu dengan bonggolnya. Dipetik atau dipiteus istilah Sunda nya. Ujung yang sudah terbuka itu kita kupas hingga setengah, kemudian pisang yang telah setengah terbuka itu kita makan segigit demi segigit, jika sudah mendekati kulit pisang nya kita buka kembali hingga habis. Dan tangan kita dijamin bersih karena tidak bersentuhan dengan pisang yang yang kita makan. Dan pisang yang masuk perut kita pun bersih, Karena tak berkontaminasi dengan tangan kita.

Nah lalu gimana sih cara mengupas pisang ala Luc dan suami dari dua temanku? Ternyata sama, mereka mengupas pisang hingga ke ujungnya dan langsung membuang kulit pisang tersebut dan barulah mereka makan pisangnya. Jadi pisangnya ditelanjangi hingga ke ujung.

Aku mengajarkan cara makan pisang yang menurutku lebih praktis dan higienis pada Luc. Dia hanya balik bertanya, emang salah cara makan begitu? Kemudian aku menjawab, monyet aja lebih pinter, coba liat cara monyet makan pisang, dia akan membukanya setengah. Eh Luc menjawab sambil tertawa, aku bukan monyet! Wihh, dasar keras kepala.

Ternyata jawaban itu pula yang dilontarkan suami temanku saat diberitahu cara makan pisang oleh istrinya.

Nah setengah jam yang lalu, Luc memperlihatkan video padaku. Video bagaimana mengeluarkan kacang Dari tabung yang tidak bisa dijangkau oleh tangan. Mungkin dari kalian akan bisa langsung menjawabnya, tapi belum tentu saat kita disodori soal seperti itu beserta alat peraganya.

Nah dari beberapa orang yang dijadikan kelinci percobaan di video tersebut tak satupun yang lulus uji coba. Alias mereka gagal mengeluarkan kacang dari tabung tersebut. Dan baru nyengir saat disodori video monyet yang berhasil mengeluarkan kacang tersebut.

Mau tau caranya? Lihat video ini http://www.youtube.com/watch?v=hlfquzqRXC4

Advertisements

7 thoughts on “Belajar dari monyet

  1. jadi penasaran kalau suami saya makan pisang gimana ya? apa sama juga kayak papanya cinta dan cahaya? krn emang gak pernah merhatiin pas dia makan pisang,besok2 q perhatiin deh diam2 :-p

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s