Gent

Menyempatkan sedikit menulis di hari terakhir tahun 2014.

Tentang kota Gent di Belgia.
Setelah beberapa kali tak jadi juga untuk mengunjungi kota Gent, akhirnya tanggal 20 Desember 2014 kami berhasil berada disana. Benar benar liburan yang benar benar direncanakan, kami membooking hotel seminggu sebelum keberangkatan dan langsung mengabarkan pada Cinta dan Cahaya yang langsung disambut dengan suka cita oleh mereka.

Dan tentu saja begitu mendengar bahwa kami akan menginap di hotel, mereka langsung berkata apakah naik pesawat? Bolehkan mereka membawa koper?  Mereka sedikit kecewa saat aku jawab bahwa kita akan naik mobil saja. Pertanyaan kedua aku iyakan untuk membuat mereka senang, maka hari itu juga mereka sudah memasukan barang barang yang menurut mereka harus turut serta.

Dalam kurun waktu seminggu menuju hari H, Cinta dan Cahaya tak henti hentinya mengabarkan pada orang yang mereka kenal bahwa mereka akan berlibur, mereka menghitung dengan baik berapa hari lagi mereka harus tidur hingga tiba saatnya untuk berlibur, setiap bangun tidur kata kata yang mereka ucapkan adalah tinggal empat hari lagi tidur, tinggal tiga hari lagi tidur, tinggal dua hari lagi tidur….Hmmmm metoda itu membantu mereka belajar menghitung mundur, ada baiknya juga.

Dan tibalah hari itu, pukul 11 pagi kami sudah meluncur ke arah Gent, kurang lebih satu jam setengah kami sudah berada disana. Udara dingin, membuat kami tak nyaman berlama lama berada di luar.

Tak salah jika banyak orang mengabarkan tota Gent ini kota yang indah, kota ini dikelilingi oleh banyak bangunan tua, diantaranya adalah  gereja. Kota ini adalah kota berpenduduk kedua terbanyak di Belgia setelah kota Antwerpen.

Saat kami menaiki perahu barulah aku mengerti saat mendengar penjelasan  dari guide menjeleaskan dalam empat bahasa, Belanda, Spanyol, France dan Inggris tentunya. Gent adalah kota yang didominasi oleh “tiga menara, juga disebut menara Ghent: dengan tinggi 95 meter menara lonceng bergantung ,  Cathedral Bavo Saint (awalnya Gereja St John) dengan altar yang terkenal Anak Domba Allah dari Jan van Eyck dan St. -Niklaaskerk .

*****
Berhubung di luar sudah ramai kembang api maka dis top dulu ya nulisnya hehehe, kalo ga malas besok besok di edit ulang hahahaha.

Happy New Year 2015,

Selamat menikmati foto foto di Gent ini

naik korsel

naik korsel

IMG_20141220_185950389[1]IMG_20141220_164050259_HDR[1]IMG_20141220_155210153_HDR[1]IMG_20141220_162842422_HDR[1]

Vlees huis Vlees hangen te rijpen

Vlees huis
Vlees hangen te rijpen

IMG_20141221_115941154[1]IMG_20141221_120128742[1]IMG_20141221_120407901[1]IMG_20141221_131605273_HDR[1]

Advertisements

12 thoughts on “Gent

  1. Ternyata sama ya sama anak2 disini, ngitungnya dgn tinggal berapa kali tidur lagi hehe

    Geulis teeeh…manawi teh sahaaa… 🙂

    Disini oge meni berisiik .. wilujeng sumping 2015, semoga berkah Allah senantiasa menyertai langkah kita..aamiin….

    • Iyaaaa kayaknya diajarin nya begitu kalo disini, karena yg ngajarin gitu awalnya bapaknya
      Sama, disini juga belom berhenti kembang apanya, tapi asa banyak tahun kemaren ya…
      Aduh aya nu nyebat geulis janteun isinya yaudah, nuhun teh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s