Stout stoel (Kursi nakal alias kursi hukuman)

Sudah sebulan ini kami menempatkan kursi hukuman untuk Cinta dan Cahaya jika mereka nakal atau terlalu menjengkelkan. Setelah berdiskusi cukup alot dengan Luc, akhirnya kami sepakat untuk membeli satu kursi makan dgn alasan kursi tersebut cukup aman karena ada tali yang mengikat  di pinggangnya, sehingga mereka tidak jatuh dari kursi jika mereka meronta berusaha untuk melepaskan diri.

Problem pertama muncul saat kami membeli kursi tersebut, kursi hukuman yang kami beli sama persis dengan kursi makan yang mereka punya sebelumnya, dengan membuka meja yg tersambung di kursi makan tersebut, kami berharap semoga mereka tidak merasa akan makan jika kami mendudukannya di kursi tersebut.

Problem kedua adalah saat kami akan menempatkan dimana kursi tersebut harus berada. Luc bilang harus ditempatkan di tempat yang membosankan, karena rumah kami kecil, hampir seluruh ruangan dapat kami jelajahi dengan mudah, maka tak ada pilihan lain kursi tersebut akan ditempatkan di hall antara dapur dan kamarnya. Kursi tersebut harus dihadapkan ke tembok (biar boring), sialnya tembok di hall semunya terdiri dari cermin, lucunya saat Cinta pertama kali ditempatkan disitu dia malah memonyong monyongkan mulutnya, kemudian menggerakan tangannya dan menarilah dia sambil memandangi dirinya dengan takjub di depan cermin hahaha. Penyimpanan di hall gagal total. Para tersangka kenakalan menikmati hukumannya, itu tidak boleh terjadi! Dihukum tujuannya adalah untuk membuat jera dan tidak mengulanginya.

Dan sekarang kursi hukuman kami tempatkan di kamarnya, menghadap ke jendela, dengan jendela ditutup sehingga mereka tidak bisa menikmati pemandangan di luar, mematikan lampu dan menutup pintunya.

Beberpa kali pertama aku miris mendengar teriakannya ingin keluar, sementara kami diam di ruang tengah dan anak yang tidak dihukum kadang menarik tanganku untuk melihat saudara kembarnya yang sedang dihukum. Tapi sekarang tidak lagi, kejadian lucu terjadi kemarin saat Cinta nakal dan aku menempatkannya di kursi nakal, Cinta tetap tidak berhenti menangis, kemudian Cahaya datang, biasanya dia seperti menghibur saudaranya yang sedang dihukum, tapi tidak hari kemarin, Cahaya ber bla bla bla memakai bahasa bayi seperti biasanya sambil mengangkat telunjuknya ke arah Cinta, persis seperti Luc saat memarahi mereka.

Dan kini kursi tersebut cukup menolongku untuk mendisiplinkan mereka, mereka tidak lagi melemparkan mainan atau makanan sembarangan, saat mereka menangis dan tak mau berhenti, kami tinggal menyimpannya di kursi nakal tersebut, tak lebih dari lima menit saat kami angkat kembali, mereka langsung menghentikan tangisnya dan kembali bermain dengan riang gembira.

Pernah berpikir, apakah kami terlalu keras pada mereka? Apakah terlalu dini memberikan hukuman untuk mendisiplinkan mereka? Mereka belum dua tahun belum mengerti bahwa apa yang diperbuatnya salah tak pantas rasanya menghukum mereka yang tak tahu, tapi ternyata setelah disimpan di kursi nakal (kami menyebutknya begitu) mereka mengerti dan berusaha tidak mengulanginya. Dan setidaknya dengan ditempatkannya para tersangka di kursi nakal membantu turunnya amarah kami, hal itu juga yang dituturkan Luc (karena dialah yang paling sering menempatkan anak anak di kursi nakal)…. kursi itu membantu padamnya amarahku dan hasilnya mereka lebih berdisiplin dan mengerti. Oh anak anakku…….we really love you, semoga kami tidak salah langkah menempatkanmu disana, cuma sesaat kan sayang……..

Rotterdam, 9 Juni 2011

Cinta di kursi nakalCinta di kursi nakal

Advertisements

7 thoughts on “Stout stoel (Kursi nakal alias kursi hukuman)

  1. Disini juga dikenal dgn kursi hukuman teh… Tp saya ngga nerapin itu, da jaman teteh mah belum kenal hehe

    Duuh kabayang lucuna eta anu dihukum kalahkan nari hihi

    Mudah2an anak-anak tumbuh jadi anak2 anu patuh, balageur sareng palinter nya teh…

    • Satu satu gantian. Tapi kursi itu waktu usia mereka kisaran satu sampe 2,5 tahun. Lebih Dari itu mereka duduk di tangga kalau nakal, bisa ditempatkan secara bersamaan. Dan mereka akan duduk di situ sampai berhenti nangis. Setelah tenang, Baru kita bicara. Kenapa dihukum, 😀

    • Kalau satu pikir, belum kelihatan. Tapi kalau yang satu pingin pup maka yang satu pun akan pup juga, itu terjadi hingga sekarang sejak mereka bayi. Kalau dilihat dari sifat mereka berbeda sifat, Cinta lebih out going, open, suka pada orang asing, sedangkan Cahaya lebih kalem dan penyendiri, tapi mereka saling bela jika salah satu tersakiti, hihihi, terutama Cinta dia selalu bertindak sebagai pelindung Cahaya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s