Kertas Kado

Waktu pertama kali Luc melihat ponakanku membuka kado darinya, dia terheran heran melihat cara ponakanku membuka bungkus/kertas kado dengan hati hati. Kemudian kertas kado yang masih rapi itu dia serahkan pada ibunya. Saat Luc mengemukakan keherannya, kemudian ibuku menjawab sambil memperlihatkan bahwa dia pun membuka kado dengan hati hati kemudian melipat kertasnya sambil berseloroh pad Luc, nanti kertas kado bekas ini bisa digunakan kembali. Aha! Pengiritan, cetus Luc, sambil menambahkan bahwa neneknya dulu suka melakukan hal yang sama.

Apakah pengiritan, kata yang tepat untuk menggambarkan situasi seperti itu? Rasanya tidak terlalu cocok juga, mungkin lebih soal kebiasaan rapi saja, karena ternyata setelah itu kertas kado bekas yang telah dilipat akhirnya dibuang juga oleh ibuku.

Bercerita tentang cara membungkus kado di Belanda dan di Indonesia, aku melihat perbedaan yang sangat mencolok, disini (di Belanda) membungkus kado tak serapih dan semanis di Indonesia. Terutama di toko mainan anak anak seperti Β Inter Toy atau Bart Smith. Mereka membungkus ala kadarnya dan kertas kadonya pun tipis.

Coba bandingkan dengan di Indonesia (di Bandung tepatnya), jika kita membeli kado dan meminta membungkusnya, maka kita akan di kirim ke meja pembungkusan disitu kita bisa melihat contoh mau seperti apa hasil lipatan pembungkusan, ada yang dikasih pita, bisa berbentuk baju, pokoknya lucu lucu, dan ada pelayan khusus pembungkus kado. Hasilnya rapi dan memuaskan walaupun dengan itu kita harus membayar bungkus kado yang digunakan. Tapi cara membungkusnya rapi dan cepat, dan tentu saja kualitas bungkus kadonya pun baik (kertas tebal). Jadi rasanya wajar jika masih ada sebagian orang yang menyimpan bungkus kado untuk digunakan kembali. Walau rasanya tak banyak lagi orang yang melakukan itu.

Tanggal 5 desember beberapa hari yang lalu, terdapat gunungan kertas kado di ruang keluarga kami. Kertas kado yang dibuka dengan suka cita oleh Cinta dan Cahaya saat pakje avond di rumah kami.

Melihat pemandangan itu aku teringat pada ponakanku saat mendapat kado dari Luc untuk pertama kali, hampir 7 tahun yang lalu saat usianya masih 8 tahun, dia membuka kado dengan hati hati………

Kado sebelum dibuka

Kado sebelum dibuka

Gunungan kertas kado bekas

Gunungan kertas kado bekas

Advertisements

7 thoughts on “Kertas Kado

    • Pakje avond itu, malam buka kado, di Belanda Sinterklaas dirayakan setiap tgl 5 des, nah malamnya anak anak yang dapet kado dari Sinterklaas. Di sini saat memasuki bulan november maka suasana Sinterklass sudah terasa di mana mana, tgl 5 dec Sinterklaas akan kembali ke ke Spayol. Karena disini Sinterklass sudah menjadi budaya, maka tak hanya umat Kristiani yang merayakan tapi hampir semua ikut serta, dan tentu saja Sinterklaas merupakan moment yang ditunggu setiap anak disini.
      Tahun lalu aku pernah menulis tentang Sinterklass dan zwaarte Piet,
      https://thedaysofyayang.wordpress.com/2013/12/05/sinterklaas-en-zwarte-piet/
      Semoga dengan membaca postingan tahun lalu bisa membantu, πŸ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s