Halloween

Neville Fam

Neville Fam

Ini untuk yang ketiga kalinya kami ikut berpartisipasi dalam acara halloween di daerah rumah kami. Dua tahun yang lalu berhubung anak anak masih kecil, kami hanya berpartisipasi dengan menyediakan permen bagi anak anak yang datang ke rumah. Dengan begitupun anak anak sudah senang luar biasa, mereka kegirangan setiap kali bel rumah berbunyi, langsung berbondong bondong ke pintu dan menikmati pemandangan di depan pintu yang dipenuhu anak anak berpakaian menyeramkan.

Satu tahun yang lalu kami memutuskan untuk mengikuti trick or treat. Cukup suprise saat kami berjalan ke rumah rumah yang lain, ternyata rumah rumah yang lain tak hanya menyediakan permen saja tapi sekitar rumah juga dihias, bahkan pemilik rumahpun ikut menakut nakuti anak anak yang datang ke rumah mereka.

Tahun ini, kami berperan ganda dalam partisipasi pesta Halloween. Luc tetap diam di rumah menunggu kedatangan anak anak yang datang meminta permen, sedangkan aku dan anak anak akan berjalan mengikuti acara trick or treat yang dilanjutkan dengan  bergabung dengan anak anak yang lebih dewasa untuk mengikuti pesta Halloween di West sidelinge park, taman di belakan rumah kami.

Seperti tahun tahun sebelumnya, kegiatan ini berlangsung seru. Setelah selebaran informasi yang datang ke rumah seminggu sebelum acara berlangsung, Luc langsung mendaftar via interenet untuk berpartisipasi dalam acara tersebut. Untuk rumah yang akan didatangi kami harus menempelkan gambar labu kuning di pintu rumah kami atau di tempat yang akan terlihat oleh anak anak, rumah yang bertanda labu kuning itulah yang boleh didatangi oleh anak anak.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, kini Cinta dan cahaya telah lebih berani, mereka mendatangi rumah para tetangga dengan antusiasnya, menyanyi tanpa malu malu saat tuan rumah menyuruh mereka menyanyi sebelum menerima permen, bercerita dengan semangat bahwa hantu, drakula, nenek sihir, monster semuanya tidak nyata. Bahkan saat kami memasuki taman Sidelinge dalam aturan main hanya anak diatas umur 9 tahun yang boleh bergabung di acara hantu hantuan di taman, acara ini seperti jurit malam. Akhirnya pihak panitia tidak membatasi usia bagi mereka yang ingin memasuki taman, setelah anak anak bercerita bahwa tidak begitu menakutkan dan akan aman aman saja.

Saat kami kembali ke rumah, Cinta dan Cahaya memintaku untuk mengizinkan memakan permen yang mereka peroleh. Aku memperbolehkannya untuk memakan satu saja permen yang mereka peroleh. Sesampainya di rumah  kami memeriksa permen yang mereka peroleh, mereka mendapatkan banyak permen di keranjang mereka, isinya lucu lucu ada loli yang berbentuk tengkorak, permen yang berbentuk gigi drakula. Begitupun Luc yang jaga kandang di rumah, rumah kami dikunjungi banyak anak (termasuk didatangi Cinta dan Cahaya yang berteriak kegirangan memperkenalkan papa mereka ke anak lain yang berjalan bersama mereka) dan tentu saja permen yang disediakan Luc pun nyaris tak bersisa.

Berikut beberapa foto seputar kegiatan Halloween di daerah kami

IMAG2781 IMAG2782 IMAG2784 IMAG2796 IMG-20141101-WA0011 IMG-20141101-WA0016 IMG-20141101-WA0018 IMG-20141101-WA0019 IMG-20141101-WA0020 IMG-20141101-WA0021 IMG-20141101-WA0022 IMG-20141101-WA0036 IMG-20141101-WA0038 IMG-20141101-WA0039 IMG-20141101-WA0040 IMG-20141101-WA0041IMG-20141101-WA0033IMAG2777 IMAG2778 IMAG2795 IMAG2799  IMAG2801

Advertisements

10 thoughts on “Halloween

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s