Sate Maranggi

IMAG2272
Malam minggu di Cipanas

Dari kuntum Bogor dan setelah menjemput ponakanku Megah dari sekolahnya yang keluar pada pukul 2 siang kami langsung melanjutkan perjalanan ke Cianjur, ke rumah kakakku yang nomor dua, Jerry.

Walau arah puncak telah dijadikan satu arah (adanya jam penutupan jalan) tapi tetap saja kami terjebak macet. Mobil yang disupiri kakakku benar benar tak bergerak, dan aktivitas penghuni mobilpun beragam. Cinta Cahaya yang tetap berceloteh sambil sesekali mengganggu Megah yang membuka buku pelajarannya, Luc yg sibuk membaca buku, Rully kakak sulungku yang berada di belakang kemudi asyik mengobrol dengan Heru adiknya Megah. Sedangkan istrinya yang berusaha mengompori suaminya untuk menyalip mobil didepannya akhirnya pasrah dan memilih Al Quran untuk dibacanya. Dan aku membuka laptopku dan mulai menulis.

Kami berhenti di sebuah cafe agar Cinta, cahaya dan Megah bisa makan terlebih dahulu. Sedang penumpang lainnya tetap beritikad mengosongkan perut demi memburu sate Maranggi yang sudah ada dalam listku sejak dari Belanda.
Akhirnya kami tiba di tempat sate Maranggi di Cipanas, ini baru pertama kali aku makan disini yang konon tempat sate maranggi yang sesungguhnya.

Dan walahpenuhnya tempat ini di malam minggu (apakah hari hari lainpun begini?) Kami duduk berbaris di bangku dekat penjual yang sedang mengipasi sate, bau asap sate yang sesudahnya menempel pada seluruh tubuh dari ujung rambut hingga kaki membawa wangi sedap yang aku sukai namun dibenci ponakanku Megah.

Aku menghabiskan sate 10 tusuk beserta nasi yang menyertainya, sementara yang lain menyantap sate dengan ulen atau ketan bakar, dan menurut Luc sate maranggi nikmat sekali dikombinasikan dengan ketan bakar dibandingkan dengan nasi.
Aku sempat berbincang dengan penjual sate yang bertugas mengipasi sate, dan berbagai informasi aku peroleh. Sate maranggi buka 24 jam, pekerja dibagi 2 shift saja, artinya mereka bekerja 12 jam per hari. Harga sate maranggi campur (kombinasi daging dan lemak gaji) 20 ribu per sepuluh tusuk, sedangkan sate daging 30 ribu. Harga nasi dan ulen aku lupa bertanya. Sate disusun rapi perbaskom besar. Satu baskom besar berisi kurang lebih 1200 tusuk satu baskom besar itu akan habis kurang lebih 3 atau 4 jam saja. Fantastis!

Seru dan pengalaman baru bagiku aku dapatkan hari itu.
Sate maranggi….. hmmmmmm lezatnya tak terlupakan!

sate dalam pembakaran

sate dalam pembakaran

IMAG2267

Sate yang siap dibakar dlam baskom, berisi kurang lebih 1200 tusuk sate

Sate yang siap dibakar dlam baskom, berisi kurang lebih 1200 tusuk sate

Advertisements

5 thoughts on “Sate Maranggi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s