Mie Rebus jalan Gurame Bandung

Tenda Mie rebus pinggir jalan langganan keluargaku

Tenda Mie rebus pinggir jalan langganan keluargaku

Setelah adikku datang menjemput kami di ciwalk, Cinta Cahaya bahagia bisa betemu lagi dengan kami dan dengan antusiasnya mereka menceritakan pengalaman berenang mereka. Dalam perjalanan ke Cibiru (kembali ke rumah) kami mampir di warung mie jawa pinggir jalan langaganan ayah dan ibuku.

Tenda mungilnya terletak di jalan Gurame. Semuanya masih seperti pertama aku ingat sejak kecil dulu, tak ada yang berubah. Masih hanya tersedia satu meja saja dengan beberapa kursi plastik. Pembelinya pun aku rasa hanya orang yang itu itu saja, langganan sejak dulu kala. Maka tak heran jika pembeli dan penjual saling kenal. Dulu yang bertidak sebagai koki adalah seorang bapak yang diasisteni dua anak lelakinya, kemudian beberapa kali saat aku datang yang menjadi asistennya adalah anak perempuannya dan menantu perempuannya, selalu berjumlah tiga orang.

Hari itu aku mendapati hanya tiga perempuan saja, tak ada si bapak tua lagi. Saat aku datang wanita yang bertindak sebagai koki mie menyapaku dan berbasa basi sebentar padaku, bahwa sudah lama sekali dia tak melihatku datng ke warung tendanya, aku membenarkan perkatannya dan menjawab terakhir kali datang ke warung tendanya adalah dua tahun yang lalu (terakhir kali aku pulang ke Indonesia sebelumnya). Aku bertanya tentang ayahnya yang tak lagi berada di belakang tungku, si ibu penjual berkata bahwa ayahnya sudah meninggal 7 tahun yang lalu.
Yang aku sukai dari mie godok ini adalah rasanya yang tidak berubah walau sudah berganti generasi, layanannya tetap sama, suasananya tetap sama, keramahannya sopan santunnya. Dan Cinta dan Cahayapun ternyata bisa makan mie godok jawa ini dengan lahapnya. Terutama Cinta dia berhasil menghabiskan setengah porsi mie godok hingga tandas. Dan ucapan Luc setelah keluar dari tenda ini adalah……. Hhmmmm lekker.

Jika aku kangen akan suasana Bandung tempo dulu, saat aku kecil dulu maka aku cukup datang ke warung tenda mie godok ini, semuanya masih seperti yang dulu.
IMAG2175

Cinta Cahaya lahap makannya

Cinta Cahaya lahap makannya

Advertisements

12 thoughts on “Mie Rebus jalan Gurame Bandung

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s