Angkot tour

Hari kelima
Sabtu, 2 Agustus 2014

Hari ini saatnya ajak Cinta dan Cahaya naik angkot. Angkot adalah angkutan kota yang umum ditemui di kota Bandung.

Dari Cibiru kami di drop ayahku di terminal pasar gede bage. Dari situ kami menaiki angkot jurusan Gede bage- st. Hall. Penumpang lain yang biasanya tertarik pada Luc kini beralih pada si kembar. Seperti biasanya Cinta selalu gampang berhubungan dengan orang yang baru dilihatnya atau baru dikenalnya sedangkan Cahaya sibuk memperhatikan sekelilingnya disertai komentar keheranannya mengapa di Bandung ramai sekali.

Pengalaman pertama ajak Cinta dan Cahaya naik angkot kali ini bisa dikatakan sukses, kami semua menikmatinya juga penumpang yang lainnya hehehe.

Tujuan jalan jalan kali ini, seperti biasanya menuju daerah dago, makan di foodcourt BIP, beli boneka di toko boneka jl Merdeka, belanja tas sekolah di Gramedia, sampai melihat kucing dan anjing yang dijual di pinggir jalan merdeka.

Cahaya

Cahaya

Cinta

Cinta

Waduh tulisan Cahaya di angkot seharusnya Cinta, begitu pula sebaliknya. Hihihi kadang kadang ibunyapun suka susah membedakan si kembar.

Kucing kucing yang dijual di pinggir jl. Merdeka Bandung

Kucing kucing yang dijual di pinggir jl. Merdeka Bandung

IMAG2160

 

 

 

 

Advertisements

9 thoughts on “Angkot tour

    • Sejak dari perut, aku selalu membiasakan bicara bahasa Indonesia atau Sunda kepada mereka. Mereka mengerti jika mendengar percakapan bahasa Indonesia tapi sayang jika orang bertanya mereka masih menjawab menggunakan bahasa Belanda, hanya jika aku memaksa dengan pura pura tak mengerti jawaban bahasa Belanda mereka, barulah mereka berusaha menjawab dalam bahasa Indonesia. Target kami adalah mereka bisa bahasa Indonesia dengan lancar dan selalu berbicara dalam bahasa Indonesia padaku. Hatiku akan hancur jika mereka tak bisa berbahasa Indonesia hehehe

  1. bagus euy ngajak jalan2nya pake angkot, orang bandung aja banyak yang udah males naik angkot. hidup transportasi umum!
    – tapi sy juga lebih milih naik motor sendiri daripada angkot 😛

    • Mungkin krn kita statusnya saat ini peloncong, ga terburu buru jadi walau macet dinikmati saja. Dulu jaman kuliah aku masih nyetir mobil sendiri ke kampus juga waktu mulai kerja. Nah setelah Bandung semakin macet kadang aku numpang adikku baik motor dan pulangnya baik angkot. Dan tetap menurutku angkot the best. Karena kita tinggal duduk diam ga ikutan stres mikirin macet😁

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s