Marhaban ya Ramadhan

Sambil menyeruput kuah baso yang super lezat, pikiranku berjalan menerawang.
Hari terhakhir makan disiang hari sebelum esok hari menjalankan puasa.
Kubereskan isi freezer sebaik mungkin, kupikirkan baik baik apa saja yang seharusnya ada disitu untuk mempersiapkan hari hari menjelang bulan Ramadhan.

Dan hari ini, sambil menikmati baso yang mewah menurut standar ukuranku, aku begitu puas, gaji yang berlimpah, baso super besar yang hampir memenuhi mangkuk, isi baso yang dipadati daging cincang yang menggoda, sambal rawit yang pedas ditambah cuka yang menyengat, taburan bawang goreng… ah ah nikmatnya.

Sementara di lain rumah, dilain kepala, ada yang mempersiapkan bulan suci ini dengan target target yang ingin dicapainya, mempersiapkan dirinya baik baik untuk menjalankan perintah Tuhannya dengan sebaiknya. Hati yang bersih, iklas dan ridho. Yang begitu bergembira menyambut datangnya bulan suci dan selalu berdoa untuk selalu dipertemukan dengannya pada tahun tahun berikutnya.

Aku masih begini saja.
Hanya berselorohnya, oh ya…. besok puasa, wah makan apa ya buat sahur nanti?
Kemudian berstrategi dengan Luc untuk menyambut satu bulan ke depan, aku masak kalau aku mau ya….. Pintaku. Ok, jawab Luc.
Kewajiban yang kasih makan anak anak kamu ya…Pintaku. Ok, kembali itu jawaban Luc.

Sembilan belas jam di hari pertama, sepertinya hal yang menakutkan untuk dijalani.
Tapi percayalah, tidak semenakutkan yang dibayangkan.
Pintaku, semoga aku dimudahkan seperti tahun tahun sebelumnya.
Dilancarkan, diberi kesabaran yang berlebih, menjalani dengan iklas dan suka cita.
Suka cita?
Ya, tentu saja, bukankah aku sudah menyantap baso istimewa yang super lezat?
Mungkin masih dangkal pikiranku dalam menyambut bulan suci ini, tapi inilah aku.
Jalani dengan santai, semoga bisa tertib.
Soal urusan diterima atau tidak, itu juga belum termasuk dalam alam pikiranku.
Hanya berharap, semoga bulan suci ini bukan hanya haus dan lapar saja yang aku dapatkan, semoga menjadi orang yang sabar dan iklas bisa aku dapatkan juga dengan latihan ini.

Ayo nikmati makanan favoritmu di siang hari sebelum esok hari untuk menjalankan puasa, jika ternyata puasanya diundurkan jadi hari minggu, berarti kalian masih punya waktu sehari lagi untuk menyantap makanan favoritmu.

Selamat menjalankan ibadah puasa kawan,
Marhaban ya Ramadhan

 

Rotterdam, 27 juni 2014
Image 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s