Durbuy Belgium – The smallest Town on Earth

Image
Datang ke Durbuy bagiku menjadi amat sangat menyenangkan karena aku dapat menikmati banyak hal dalam sekali kunjungan.
Hawa sejuk, pemandangan indah luar biasa, penduduk yang super ramah tamah, dan juga banyaknya aktifitas outdoor untuk anak anak. Baca 7 great reasons to visit Durbuy

Durbuy merupakan kampung kecil yang berarea total 156.61 km², rasanya berkeliling di centrum Durbuy tak akan membuat kita lelah, semuanya menarik perhatian, dari toko toko yang kecil yang ditata rapih dan menarik membuat aku terpesona. Disana banyak  dijual produk produk lokal seperti teh, madu, bir, selai buatan Durbuy. Konon selai buatan Durbuy adalah yang terbaik karena dipilih dari bahan bahan yang baik dan tak ditambah gula alias asli dari buah yang dibuat selai tersebut. Kebetulan aku datang ke toko yang tepat yaitu toko selai yang merupakan pabrik selai terbaik di Durbuy yaitu  Confituerie Saint Amour.
Image
Image

Yang paling menarik di Durbuy adalah sungai yang panjang dan tidak dalam maka cocok sekali bagi mereka yang ingin mencoba menaiki kano atau kayak dengan biaya 15 euro bagi dewasa, 10 euro untuk anak 6 – 12 tahun dan gratis bagi mereka yang berusia kurang dari 6 tahun, maka kita dapat bermain kano sambil menikmati keindahan alam selama 2 jam.

Dua jam menurut tempat penyewaan kano yang kami datangi, ternyata pada prakteknya Luc dan yang lainnya hampir menghabiskan waktu 4 jam, tentunya ditambah waktu mengantri dan menunggu jemputan bis dari tempat terakhir kano, mereka berlayar (berkano) sejauh 8 km, maka untuk kembali ke tempat awal pihak penyewaan kano menyediakan bis untuk mengangkut mereka kembali ke garis awal. Dan menurut Luc pemandangannya sangat fantastis.

Jalan jalan ke Durbuy merupakan pengalaman yang menyenangkan untukku, aku datang tak hanya dengan Luc, Cinta dan Cahaya saja, tapi kami datang bersama empat keluarga lainnya yang sudah akrab satu dengan lainnya. Maka tak heran kalau jalan jalan kali ini merupakan jalan jalan terheboh karena diselingi tingkah polah anak anak kami, dan tentu saja acara favorit kami semua adalah piknik yang menyenangkan. Canda tawa dan rasa kekeluargaan diantara kami adalah hal yang paling istimewa yang kami punya.

Saat kami kembali dari Durbuy dan melanjutkan perjalanan ke rumah salah seorang teman di Hazelt, Luc berkata padaku bahwa dia merasa nyaman berkumpul kali ini. Tentu saja aku bahagia mendengarnya.

Berikut foto foto yang terkumpul dari beberapa camera telepon kami.

Image
Puri Durbuy  adalah milik pribadi oleh keluarga d’Ursel. Yang menjadi ciri khas Durbuy dan menjadi pemandangan yang menakjubkan di kota ini.  Berasal dari abad ke-9, telah dihancurkan dan dibangun kembali berkali-kali. Foto yang berhasil di jepret kamera telepon bang Indra ini adalah puri yang berhasil di pugar pada tahun 1880-an.

Image

Image

ImageBangunan bangunan di centrum Durbuy.

Image

Image

Image
Petualangan kano yang menyenangkan.

Image
P
ara bocah yang cerah ceria dan sedang berkampanye no. 2, hahaha.

Image
Lapangan parkir yang luas dan nyaman, hanya dengan membayar 5 euro saja kami bisa memarkir mobil kami seharian. Dan entah ada rejeki apa hari itu palang parkir ke arah luar sudah terbuka lebar, sehingga kami tidak perlu membayar biaya parkir.

Image
Dapat kado dari tuan rumah.

Image
Yang kelaparan setelah naik kano. Berangkat pukul 15.30 datang pukul 19.15. Cape tapi fun, begitu katanya.

Image

Image

Image

Advertisements

2 thoughts on “Durbuy Belgium – The smallest Town on Earth

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s