Tak sekedar hari Kebangkitan Nasional

Apa kabarnya hari kebangkitan di masa kini?
Apa kabarnya para pemuda pemudi Indonesia.

Rasanya gaung cinta bangsa menjadi tak semembumi di jaman aku kecil dulu.
Bukan karena jarangnya lagu lagu nasional terdengar, tapi rasanya ada sesuatu yang semakin menjauh dari rasa cinta bangsa yang dulu lekat di media, yang kini tergantikan oleh tayangan yang sekedar hura hura saja.
Sementara aku disini, rasanya makin mengikuti perkembangan sejarah masa lalu secara tak sengaja disini. Membaca buku multatuli yang berjudul Max Havelaar yang kudapat di perpustakaan disini. Dan ternyata kini aku tau bahwa buku Max Havelaar dijadikan buku bacaan wajib di sekolah sekolah Belanda. Baca: Max Havellar.

Bahkan Luc pun yang dulu tak mengetahui sejarah bangsa Indonesia kini mulai tertarik untuk mengetahui tentang apa saja yang terjadi saat Belanda berada di bumi Indonesia, ketertarikan tersebut karena dia membaca beberapa buku karangan Pramudya Ananta Toer.

Tanggal 20 Mei bagiku bukan hanya sekedar peringatan hari Kebangkitan Nasional, atau masa dimana bangkitnya rasa Persatuan dan Kesatuan yang dirasakan pemuda di jaman itu, jaman berdirinya Boedi Oetomo (Baca Sejarah Kebangkitan Nasional), tapi juga karena  tanggal tersebut merupakan hari pernikahan kami.

Aku masih ingat hari itu, saat kakakku protes saat aku memberi kabar bahwa kami akan menikah di tanggal 20 mei.
Kenapa tidak hari minggu saja? Tanyanya, kenapa harus hari selasa?
Dan dengan entengnya aku menjawab karena hari tersebut hari kebangkitang nasional. Hari tersebut akan selalu dirayakan tiap tahunnya oleh bangsa Indonesia. Padahal alasan utamanya tidak seperti itu. Aku dipisahkan jarak dengan Luc, kami sama sama direpotkan oleh urusan dokumen dokumen untuk pernikahan kami, tentu saja Luc bukan orang yang hanya tahu beres saja, semua informasi yang aku ketahui tentang mengurus pernikahan antar bangsa di konfirm ulang oleh Luc. Begitu urusan dokumen selesai, dengan semangat Luc ingin segera kembali ke Indonesia, kami tak mau menunggu lama, begitu dia diperbolehkan mengambil sisa cuti yang dia punyai (dan hanya lima hari saja) karena hari liburnya telah terpakai selama sebulan di Indonesia pada kunjungan sebelumnya, dan diambilah hari selasa tanggal 20 mei 2008, karena tak mungkin diadakan hari minggu, luc sampai di Indonesia hari minggu dan harus segera kembali ke belanda hari sabtu dalam minggu yang sama.

Dan ternyata 20 mei 2008 adalah diperingatinya hari kebangkintan nasional secara besar besaran karena hari itu adalah 100 tahun kebangkitan nasional (20 mei 1908 – 20 mei 2008).

Hari ini, saat aku membeli bunga di pasar dan langsung menjemput Cinta dan Cahaya di sekolah, secara serentak mereka bertanya, untuk siapa bunga itu? Aku menjawab untuk kalian. Mereka sangant gembira sekali dan secara bergantian mereka menentengnya pulang.

Dan untuk pertama kalinya, hari jadi pernikahan kami tak kami rayakan dengan makan malam di restaurant, aku memasak nasi kuning, semur daging dan oseng tahu tauge, untuk pertama kalinya aku memperbolehkan Rafaelle tetangga kami (teman Cinta dan Cahaya) untuk makan malam bersama kami, binar bahagia terpancar di mata Rafaelle saat aku memperbolehkannya untuk tetap tinggal saat makan malam dengan syarat dia harus bertanya dulu pada ibunya, dan dengan gembira dia berlari keluar dan kembali hanya dua menit kemudian sambil berkata padaku dengan gembira bahwa ibunya memperbolehkan makan di rumah kami. Dengan suka cita saat makan malam berlangsung, dia berkata bahwa ini, untuk pertama kalinya dia makan nasi kuning, dan nasi yang aku sendokkan ke piringnya habis tandas, begitu pun dengan Cinta Cahaya, bahkan Cinta menambah piringnya sekali lagi dan tentunya dengan pujian, lekker bunda……

Image
Image

 

 

PS. Semoga masih ada tahun tahun berikutnya untuk merayakan hari kebangkitan nasional dan juga hari pernikahan kami.
Terima kasih pada keluarga dan sahabat yang telah mengucap doa untuk kami (bahkan memilihkan bunga untukku, hahaha), doa yang sama untuk kalian semua, semoga kita selalu berada  dalam kebahagian.

 

Rotterdam, 20 Mei 2014

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s