Peluk aku erat, sayang…….

Hari itu tanggal 1 November 2013

Nanar memandang pesan yang ada di tanganku
Masih tak percaya
Tolong, tahan air mata ini
Malu pada diri sendiri yang tak tahu harus berbuat apa
Malu karena aku hanya mengasihani diri sendiri
Menangisi kehilangan yang besar

Tak akan kulupa sosok itu
Dia yang menawan
Dia yang selalu membangkitkan semangatku
Yang selalu siap memanjakanku
Membuatku tertawa bahagia

Hari itu,
Permintaannya jelas, pesannya jelas
Ah, dia yang tegar masih sanggup untuk tetap menghiburku saat kabar tak menyenangkan disampaikan padaku

Tak ingin aku bertanya apa apa
Hari itu aku hanya ingin memeluknya erat
Menyampaikan terima kasih yang besar untuknya
Malu untuk bertanya bagaimana persaannya
Bagaimana keadaannya 

Dan dia menjawab pertanyaan yang tak kunjung aku lontarkan
Aku baik baik saja, sayang….

Orang yang ‘meninggalkan’ lebih siap dari orang yang ‘ditinggalkan’….karena yang meninggalkan ‘telah mempersiapkan apa yang akan dilakukan selanjutnya’
Seperti itu pesan yang aku baca dilain hari

Saat aku kangen berat padanya
Aku hanya bisa menyesal kenapa saat itu aku tak berusaha memeluknya erat seperti harapanku
Aku terlalu takut akan merepotkannya, 
Bahkan untuk bertanyapun aku tak sanggup

Kini, hanya doa yang hanya bisa aku panjatkan
Semoga aku baik baik saja tanpanya
Semoga aku bisa menjadi kuat seperti dirinya
Dan diatas segalanya, aku ingin dia selalu bahagia

Terima kasih, sayang
Terima kasih atas kasih yang tulus pada kami,
pada keluarga kami

Love you so much dear…………

 

 

Advertisements

2 thoughts on “Peluk aku erat, sayang…….

  1. Menjadi org yg kuat ‘dg memiliki perasaan ditinggalkan ataupun kehilangan’…n walaupun tak kan pernah siap tuk bisa menerimanya waktu itu.
    Seiring berjalannya waktu, kita kan mjd org2 yg lbh menghargai ‘arti kehadiran seseorang’…n kan mensyukuri kebersamaan yg pernah dilalui.
    Tetaplah mjd ‘pelangi’ siz…melihat hidup penuh warna ceria.

    • Orang yang ‘meninggalkan’ lebih siap dari orang yang ‘ditinggalkan’….karena yang meninggalkan ‘telah mempersiapkan apa yang akan dilakukan selanjutnya’

      That words are from you, sist. Thanks

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s