Cukuran

Si kembar saling cukur

Si kembar saling cukur

Akhirnya tragedi itu terjadi juga.
Cinta Cahaya potong rambut sendiri!

Reaksiku saat mendapati mereka dengan rambut kacau akibat guntingan sekenanya adalah berbanding terbalik dengan reaksi ibuku saat mendapatiku melakukan hal yang sama dengan apa yang dilakukan Cinta Cahaya.

Ibuku, tertawa terbahak bahak kemudian bersyukur karena aku tidak terluka karena memainkan gunting. Waktu itu aku saling pangkas rambut dengan Opik temanku semasa kecil. Usiaku empat tahun saat itu sedangkan Opik lima tahun. Rambutku habis dipangkas Opik, begitupun Opik habis rambutnya hasil cukuran karyaku yang aduhai.

Mamanya Opik, yang biasa dipanggil tante Payun (karena rumahnya persis di depan rumah kami) marah luar biasa terhadap Opik. Sedangkan ibuku segera membawaku saat itu juga ke tukang cukur.
Dan habislah rambutku. Persis tak bersisa, dicukur gundul ala tentara.

Reaksiku terhadap Cinta Cahaya selain marah juga sedikit gelisah. Luc selalu ingin Cinta Cahaya berambut panjang, hingga di usia empat tahun ini akhirnya mereka bisa berambut panjang, aku tahu pasti dia akan kecewa berat dengan apa yang dilakukan Cinta Cahaya.

Maka sebelum Luc sampai rumah aku telah mengirimkan email berisi kronologis kejadian, hingga gunting yang mereka sembunyikan. Hari itu aku bertanya dimana mereka menyimpan gunting yang mereka pakai, tapi tak sepatah katapun yang mereka ungkapkan, Mereka seakan bersekongkol tak mau menunjukan dimana gunting yang mereka pakai disimpan.

Luc, datang ke rumah, menasehati mereka sama dengan yang aku lakukan di siang hari pada mereka, bertanya baik baik dimana gunting tersebut mereka simpan, dan mereka tetap bungkam. Tak tahu lagi apa yang mesti kami lakukan untuk menemukan gunting tersebut, akhirnya Luc sepakat dengan Cinta Cahaya akan mencari gunting tersebut hingga ketemu, dan tak boleh tidur sebelum gunting itu ditemukan.

Maka sibuklah mereka bertiga hingga hampir dua jam lamanya mencari cari gunting di setiap sudut rumah. Hingga kasur diperiksa tak ada guntung disana, Cinta Cahaya selalu kompak berkata, gunting itu hilang tak mungkin ditemukan!

Walau akhirnya gunting tersebut berhasil ditemukan Luc, hingga kini masih selalu ada tanya di hati kami, apakah mereka sengaja? atau benar benar lupa?

Dan malam itu mereka dihadiahi Luc cerita mengenai anak kembar yang saling mencukur rambut sendiri, tepat sehari sebelum mereka merayakan pesta ulang tahun, dan akibatnya mereka harus dicukur gundul dan menanggung malu karena merayakan pesta ultah dengan rambut gundul.

Karena cerita itu juga, keesokan harinya Cinta berkata dengan sopan pada tukang cukur…. tolong rapihkan rambut saya, Meneer. Tolong jangan dicukur botak seperti bayi.
Hahaha.

Ternyata cerita tak berhenti sampai disitu.
Hari kemarin, saat aku sibuk membuat pola pakaian Cinta menghampiriku dan bertanya apakah dia boleh juga membuat pola. Boleh, jawabku.
Maka sibuklah dia menggaris, kemudian menggunting kertas koran, persis sama dengan apa yang aku lakukan, kemudian memintaku berdiri, berlagak bagaikan tukang jahit mengukur kakiku, persis seperti yang aku lakukan jika sedang membuat baju mereka.

Kemudian aku duduk di belakang mesin jahit, mulai sibuk menjahit, sementara Cinta masih sibuk memotong kertas pola disampingku dan dibawah pengawasanku, kemudian beralih menghampiriku, naik ke kursi dan memegang rambutku.

Aku berkata, jangan pegang rambut bunda, sayang. Ayo lepaskan. Tapi jawabnya, saya mau bikin rambut bunda jadi bagus seperti yang dilakukan tikang cukur, katanya.

Aku meliriknya, melihat tangannya tengah memegang gunting yang dia gunakan untuk memoting kertas pola. Bergidik kaget, aku segera ke kamar mandi…..

Dan yes! Rambutku telah menjadi korban juga…..

dicukur tukang cukur jadi gundul

dicukur tukang cukur jadi gundul

 

hasil cukuran Cinta

hasil cukuran Cinta

 

hasil cukuran Cahaya

hasil cukuran Cahaya

 

Rambut Cinta cahaya yang tercecer

Rambut Cinta cahaya yang tercecer

 

Rambutku pun jadi korban 'percobaan'Cinta

Rambutku pun jadi korban ‘percobaan’Cinta

 

Yayang 4th and half years old, with army hair cut!

Yayang 4th and half years old, with army hair cut!

 

 

 

Advertisements

4 thoughts on “Cukuran

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s