Nightmare in Seville

Kami sekeluarga sedang liburan di Portugal selama dua minggu.

Dalam dua minggu itu pula aku dan suamiku berencana escape dari dua putri kami.

Maka disusunlah rencana,

Disepakati, kami berdua akan berpetualang mengendari mobil dari Portugal ke Spanyol, mengelilingi kota kota di Andalusia.
Hanya semalam sebelumnya kami sibuk searching hotel di kota kota yang akan kami singgahi, Seville, Cordoba, Malaga, Huelva.

Hari pertama di Seville,

Receptionist hotel tak bisa berbaha Inggris! Tapi sangat ramah. (Sesuai dengan review dari orang orang yang pernah menginap di hotel tersebut)

Saat Luc bertanya pada receptionist karena tak menemukan paswoord wifi di kamar dan juga nomor safety box salah  hingga safety box tak dapat dibuka, maka munculah kelucuan komunikasi.

Bahasa tangan dan tubuh sudah diperagakan, orang kedua dan ketiga sudah didatangkan untuk membantu komunikasi, dan tra laaaaaaaaaaaa, orang ketiga yang membantu kami seorang bapak tua segera mengetik di komputer dan keluarlah google translate!

Hahaha dan dengan bantuan itulah kami lancar berkomunikasi.

Kami baru bersiap tidur pada saat waktu hampir menunjukan pukul dua dini hari, tapi tak lama kami mendengar suara aneh, seperti suara kaleng dipukul pukul. Ada sesuatu di dalam energy drink monster yg baru di minum Luc!

Luc tak berkata apa apa tapi segera membawa kaleng tersebut ke kamar mandi, dan berkata nothing saat aku bertanya, tapi dia memintaku menurunkan temperatur AC, panas katanya, padahal aku sudah membenamkan dalam dalam tubuhku di selimut karena AC yg terlalu dingin.

Pagi pagi benar Luc sudah mandi dan  berkata bahwa dia  ingin cepat cepat keluar hotel tanpa sarapan dulu.

Setelah aku memaksanya ada apa dengan dirinya, barulah dia berkata bahwa dia tak dapat tidur sama sekali karena dia mendapati kecoa di dalam kaleng minumannya!!!

Kecoa yang sangat besar, baru pertama kali dia melihat kecoa sebesar itu seumur hidupnya kata Luc dengan mimik serius.

Dan dia menahan cerita mengenai kecoa semalaman padaku karena dia khawatir aku tak dapat tidur seperti dirinya, dan hanya berjaga jaga takut kecoa yang besar itu balik lagi.

Aha, pantasan semalaman dia tak mematikan lampu baca yang ada di sampingnya, padahal dia paling anti pada lampu menyala jika saatnya tidur!

Oh ya satu lagi saat kami tiba di Seville kami dikejutkan dengan temperatur yang tinggi sekali, 45 derajat Celcius!!! Panas luar biasa, dan angin yang berhembus pun sangat panas sekali.

Ah Seville kau adalah kota dengan kenangan yang tak mungkin kami lupakan…. sesuai namamu…. Sephia…. (Seville dibaca Sevia) mengingatkanku pada band favorite ku… Sheila on 7…. Sephia…. dimanakah engkau kini?

PS. Kepada Eross dkk, i miss you…..

Silves, Portugal, 8 july 2013Image

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s