Steve Jobs dan Apple komputer pertama kami

Begitu bangun pagi yang pertama di ucapkan Luc adalah …. Steve Jobs meninggal!
Aku hanya mengangkat bahu, siapa dia? Artiskah? Penyanyikah?
Dan begitu aku melihat berita di TV, aku langsung berteriak..hey aku tahu dia, dia kan pendiri Apple, baru aja kemaren kemaren aku dengar di TV dia mengundurkan diri sebagai CEO di perusahaan komputer Apple tersebut. Dan itu benar. http://en.wikipedia.org/wiki/Steve_Jobs

Kembali ke masa kecilku, saat aku duduk di bangku SD mungkin kelas 4 atau kelas 5 SD, dan itu sekitar tahun 1985, ayahku membawa pulang sebuah komputer yang CPU dan monitornya bersatu, juga sebuah joystick persegi yang kokoh. Ayah bilang benda tersebut bernama komputer merk Apple buatan Eropa (hahahha, ayah salah ternyata Steve Jobs dari AS). Ya, komputer tersebut hadiah dari colega-nya yang orang Prancis, dia akan kembali ke Prancis dan membagi bagikan barang barang miliknya termasuk pada ayahku. Tentu saja kami senang, apalagi dia sendiri yang mengajari kami cara membuka komputer dan memainkan permainan ‘Junggle’ yang ada di komputer tersebut, walau kami tak mengerti apa yang diajarkannya dan ayah menerjemahkan apa yang dikatakan si orang Prancis itu pada kami, aku dan kakakku hanya manggut manggut saja berlagak mengerti.

Dan sejak si Apple datang ke rumah kami, barang itulah yang merajai kehidupan kami selama beberapa bulan, teman teman kakakku datang hanya untuk menjajal permainan si Junggle itu, dan mereka rela mengantri demi memelototi screan yang masih berwarna hijau itu, monitor yang belum berwarna.

Kemudian di akhir dekade 80 an, komputer mulai bermunculan beberapa temanku mulai banyak yang punya komputer, tapi tetap aku tak pernah menemui komputer merek Apple. Mereka mulai mentertawakan komputer kuno kami. Dan komputer yang lebih canggih kemudian mulai muncul di rumah kami pula. Si Apple mulai terlupakan dan segera menempati tempat yang jarang kami datangi, berkali kali ibuku menawarkan secara gratis si Apple kepada beberap orang temannya yang sama sama ‘orang teknik’ tapi tak satupun dari mereka yang tertarik untuk membawanya pulang, sehingga suatu hari kami dikejutkan oleh prestasi kakak keduaku. Dia berhasil menjual si Apple kepada seorang temannya seharga 100 ribu! Hahaha, kami terheran heran bagaimana bisa dia menjualnya sementara ibuku yang ingin menghibahkan si Apple tak pernah berhasil? Kami yang terheran heran disambut senyum kemenangan ayahku, sambil tersenyum dia berujar, dia (teman kakakku) orang yang tau barang, beruntung sekali dia bisa dapat Apple ‘dari Prancis’ hanya dengan harga 100 ribu saja, dia orang pintar! Dan langsung disahut jawaban singkat ibuku. Dia tidak beruntung. Ya, kalau saja ibuku tahu ada orang yang menginginkan komputer tersebut tentulah dia bisa mendapatkannya secara gratis dari ibuku. Hahaha.

Dan hari ini, setelah aku dikejutkan oleh pembicaraan awal di pagi hari bersama Luc mengenai Steve Jobs, tak lama kemudian setelah aku membuka FB, banyak status yang ditulis beberapa teman mengenai kematian Steve Jobs, rata rata mereka menulis…. RIP Steve Jobs. Aku tak mengira begitu banyak orang yang mengetahui Steve Jobs, mungkin hanya akulah yang tak mengetahui kehebatan Steve Jobs sebelumnya, hingga hari ini saat aku membaca riwayat hidupnya barulah aku tahu bahwa dia ternyata salah satu orang hebat. Sebelumnya aku hanya tahu Bil Gates (si Raja Microsoft), ternyata masih banyak orang orang yang hebat di bidang perkomputeran. Mungkin kalian kah Steve Jobs Steve Jobs lain? Who knows!

Note: Dengan penuh cinta, Teruntuk kakakku Jerry Sularko, Si penjual Apple seharga 100 ribu! Hahaha

Rotterdam, 6 Oktober 2011

Advertisements

Where is Suriname country???

Waktu aku masih di Sekolah Dasar, setiap aku ke toko Singgalang yang di jl Karapitan, selalu saja aku tidak lupa melemparkan pandangan ke Bola Dunia yang di pajang di etalase toko Singgalang, selalu menarik perhatianku. Pada kali kesekian aku melongok pandanganku ke si bola dunia tersebut, aku memberanikan diri untuk bertanya berapa harga si bola dunia tersebut, dan ternyata menyampai angka yang tidak pernah aku bayangkan.

Aku kecewa tentu saja, tapi bukan Yayang namanya klo ga nyari akal untuk dapat bola dunia, jadi pada kesempatan lain aku ke Singgalang dan ayahku memperbolehkan aku memilih alat sekolah yang aku butuhkan, maka aku memilih penyerut pinsil yang diatasnya dihiasi bola dunia mini, ta apalah masih terlihat lukisan pulau pulau mini di bola dunia tersebut.

Dan saat aku telah bekerja, dan punya uang untuk membeli barang yang dulu impossible aku beli, maka toko pertama yang aku datangi¬† sebagai penebus cita cita masa kecil adalah Toko buku, aku datang ke Gramedia untuk mencari bola dunia asli seperti yang aku lihat semasa kecil, tapi bola dunia yang aku temui tidak seperti harapanku di masa kecil, yang aku lihat hanya terbuat dari plastik, tidak kokoh seperti yang aku lihat dimasa kecil. Ibuku menyarankan agar aku mencari di toko buku jaman dulu yang ada di Jl. Braga. Dan hingga kini hunting untuk mencari “Globe asli” belum tercapai juga.

Dan kini keinginan untuk membeli bola dunia kembali menggelitik hatiku, gara gara aku ditertawakan Luc karena aku menjawab salah dimana negara Suriname berada.

Sungguh aku baru tau kalau Suriname berada di belahan Amerika Selatan, selama ini aku kira Suriname berada di benua Afrika. Suriname tentu tidak asing bagi kita bangsa Indonesia karena dalam pelajaran sejarah sejak kecil kita tahu bahwa penjajah Belanda membuang tahanan orang orang Indonesia khususnya orang Jawa ke daerah yang dinamakan Suriname, dan karena kini aku tinggal di Belanda dan banyak menjumpai orang Suriname, dari mereka yang turunan Jawa Suriname mereka masih menggunakan bahasa Jawa, bagiku mereka seperti leluhurku (kakek) yang berbahasa Jawa.

Jadi Yayang, jangan sampai salah menjawab lagi, Suriname bukan berada di Afrika seperti yang aku kira dulu. Bukan berada di benua negara Ghana (Afrika) berada. Tapi berada di benua negara Guyana berada (Amerika selatan). Suriname bertetangga dengan Brazil, Guyana dan Venuzuela.

Kelak aku kan membuktikannya sendiri, datang ke negara Suriname dan betul betul memastikan bahwa dia berada di Amerika Selatan, seperti pesan ibuku dulu saat aku bilang bahwa aku belum juga mewujudkan cita citaku sewaktu kecil untuk membeli bola dunia, ibuku hanya menjawab dengan ringan………. jangan khawatir karena belum mempunyai bola dunia seperti yang kamu inginkan, kelak kamu akan menjelajahi dunia yang dulu kamu lihat di etalase kaca benar benar dengan kakimu sendiri! Terbang lah Yayang…… Jelajahi dunia, dimanapun kamu berada, kamu berada di bumi Tuhan.

Terima kasih ibu, untuk selalu menyuruhku terbang.

Rotterdam, 17 April 2011 (dinihari)

Waaaaaawwwww benar benar tepat jam 0.00

Titanic – Antartika – Atlantis, Madagaskar – Afrika, Karibia – Somalia – Columbus

Aku punya mainan baru. Ya, si bola dunia. Bermain main bersama globe ternyata mampu menjawab banyak pertanyaan pertanyaanku dimasa kecil, sekaligus mematahkan perkataan ‘aku kira’ yang ternyata aku kira benar ternyata salah besar.

Seperti ada dimana benua antartika? Kebanyakan tentu akan langsung menjawab ada di kutub selatan. Tapi tidak denganku, aku selalu mengira antartika ada di kutub utara. Dalam pikiranku tergambar jelas antartika ada di atas rusia berdekatan dengan greenland, iceland dan negara negara dingin lainnya. Kemudian memoriku dikaitkan dengan film Titanic saat screan menggambarkan Kate Winslet akan terjun ke air yang diikuti adegan Leornado yang bersiap siap untuk terjun juga, membuka sepatu dan jas nya sambil berkata…. huhh aku tidak takut untuk ikut terjun tapi aku takut pada dinginnya air laut Atlantis……* kira kira seperti itu percakapannya* Mungkin dari film itu juga yang menguatkan pikiranku akan keberadaan benua Antartika yang sangat luas. Ya tentu, tenggelamnya kapal titanic karena menabrak gunung es dalam perjalannya dari Inggris ke New York. dan lihatlah di bola dunia, jalur tersebut hanya lurus saja tanpa benua antartika di atasnya seperti perkiraanku dulu. masih terbingung bingung karena menurutku titanic selalu dikaitkan dengan antartika, yang kemudian memaksaku untuk membaca sejarah tenggelamnya kapal titanic.

http://id.wikipedia.org/wiki/RMS_Titanic

Lucunya setelah jelas membaca tentang sejarah Titanic, aku masih penasaran dengan men-search kenapa aku selalu mengira titanic jatuh di dekat benua antartika dan jawabannya ternyata masih banyak orang yang berpikiran sama denganku, contohnya gambar gambar berikut ini, ada penguin yang hidup di benua antartika sedang berjemur sinar matahari dan disebelahnya berlayar kapal titanic hahaha.

Image

http://www.shutterstock.com/pic-25293511/stock-photo-penguins-sunbathing-in-antarctica-titanic-at-the-back.html

Dan juga judul dari sebuah harian di London ” ‘Titanic’ terror of Britons saved in Antarctic rescue after cruise ship struck iceberg”. Hihihi mungkin penulis harian tersebut mempunyai pemikikiran yang sama denganku (Titanic tenggelam di antartika) atau mungkin juga hanya bermaksud penyelamatan kapal Briton di antarika bagaikan teror titanic, karena sama sama menabrak gunung es.

http://www.thisislondon.co.uk/news/article-23422732-titanic-terror-of-britons-saved-in-antarctic-rescue-after-cruise-ship-struck-iceberg.do

Masih dengan melihat lihat mainan baruku, aku menemukan Madagaskar. Senyum malu kembali menghiasi mukaku. Aku kira Madagaskar betul betul bersatu dengan benua Afrika yang besar itu. walaupun benar berada di daerah di benua Afrika, tapi ternyata Madagaskan hanya berupa pulau saja.

Dari Madagaskar, pencarianku ditujukan dimana lautan karibia berada, hanya karena teringat cerita Si Mata satu, Perompak asal Karibia. Ternyata lautan karibia ada di sebelah bawah florida ke arah barat laut menuju Venezuela di Amerika Selatan. Keberadaan pulau pulau kecil yang disebut kepulauan karibia, memungkinkan para perompak tumbuh subur di daerah tersebut. Karibia yang dikenal juga dengan nama India Barat, pertama dinamai oleh Christopher Columbus yang mengira dia telah mendarat di India, padahal dia telah mencapai di Amerika.

http://en.wikipedia.org/wiki/Caribbean

Dan berbicara tentang para perompak, aku teringat akan berita baru baru ini mengenai perompak Somalia yang baru saja membajak kapal MV Sinar Kudus milik Indonesia. Ingatanku kembali ketahun lalu saat berita berita di Belanda diramaikan oleh bayaknya kapal yang dibajak oleh pembajak Somalia, selalu digambarkan perompak Somalia adalah perompak yang kejam, dan begitu banyak perompak Somalia yang berhasil ditangkap pihak Belanda dan digiring ke penjara Belanda, sebagian dari perompak tersebut merasa bersyukur dan bahagia telah dijebloskan ke penjara Belanda, yang menurut mereka jauh lebih tentram dan nyaman dibandingkan kerasnya kehidupan mereka sebelumnya di lautan.

Saat aku kembali melihat ke si Bola dunia, kenapa banyak kapal yang terjaring perompak Somalia, ternyata karena kapal yang akan menuju Eropa dari arah Asia, akan melewati daerah Somalia untuk memasuki terusan Suez, dan tentu saja setiap kapal yang akan ke Eropa akan melewati Port Belanda terlebih dahulu, dan itulah sebabnya mengapa Belanda disebut Gerbang Eropa.

Dan cobalah baca penjelasan mengenai Perompak Somalia, disitu sudah ditulis lengkap kapal apa saja yang berhasil mereka sandera, dan berita terbaru mengenai MV Sinar Kudus sudah tertulis.

http://id.wikipedia.org/wiki/Perompak_Somalia

Dan masih mengagumi hadiah Moeder dag untukku, saat si Bola Dunia tersebut di sambungkan ke stopkontak, maka bola dunia tersebut akan menyala, bola lampu yang ada di dalam bola dunia tersebut kemudian dapat menampakan garis garis rute perjalanan para penjelajah dunia, seperti Columbus, Tasman, Cook disertai tahun dimulainya penjelajahan hingga berakhir. Cerdik sekali si pembuat bola dunia untuk membuat garis garis rute itu tidak terlihat, metoda yang sama diperlihatkan pada lembaran uang kertas untuk membedakan mana mata uang asli dengan yang palsu.

Terima kasih Luc, karena telah membaca tulisanku ‘Where is Suriname country?’ (tulisanku terdahulu) sehingga dikau tau, betapa aku menginginkan bola dunia seperti impian semasa kecil.

So, saat Luc bertanya, ‘what other country do you want to visit?’ Dan segerombolan jawaban yang diiyakan Luc sambil tersenyum membuatku bahagia.

1. Saudi Arabia (Mecca) for haj

2. Jepang, untuk kedua kalinya, ketiga kalinya……… still the best country ever visit, pokoknya fantastis lah menurutku

3. China

4. India

5. Swiss

6. England

7. South Africa

Dan yang lainnya tidak begitu penting bagiku. Kecuali off course Indonesia, negara dan tempat dimana aku ingin kembali, (liburan setahun sekali tak akan pernah cukup hihihi). Dan semua negara yang aku sebutkan tentu saja ingin aku kunjungi bersamamu my love……….

Image

Rotterdam, 10 Mei 2011

Disleksia oh Dyslexia

Kemarin malam aku membuat laporan tentang apa yang terjadi di sekolah dengan muka ditekuk mengharap pengertian dari Luc.

Bercerita bahwa hari itu, bu guru mendapati salah seorang teman sekelasku membuat kalimat dengan penulisan ejaan yang salah.

Berbekal korban tersebut, maka sang guru ingin melihat kemampuan kami menulis kata demi kata tanpa salah eja. Beliau segera memberi kami dictee, hanya 10 soal saja.

Dan, blaam!!!!

Saat hasilku diperiksa, dari sepuluh dictee hanya 6 yang benar tanpa cacat. Sedangkan temanku yang menyebabkan bu guru membuat dictee ternyata hasilnya benar semua.

Laporku pada Luc, bagaimana mungkin aku bisa membuat banyak kesalahan menulis dari kata kata yang sering digunakan sehari hari?

Dan jawab Luc,

Tahukah kamu, setiap kamu kirim dan membalas emailku, aku seperti membaca email dari seseorang yang terkena penyakit disleksia………

Hahaha, oh kekasihku teganya kau berkata seperti itu!

 

PS. Aku harus belajar menulis dan membaca lagi!!!!

http://nl.wikipedia.org/wiki/Dyslexie

 

Rotterdam, 12-12-12