Disleksia oh Dyslexia

Kemarin malam aku membuat laporan tentang apa yang terjadi di sekolah dengan muka ditekuk mengharap pengertian dari Luc.

Bercerita bahwa hari itu, bu guru mendapati salah seorang teman sekelasku membuat kalimat dengan penulisan ejaan yang salah.

Berbekal korban tersebut, maka sang guru ingin melihat kemampuan kami menulis kata demi kata tanpa salah eja. Beliau segera memberi kami dictee, hanya 10 soal saja.

Dan, blaam!!!!

Saat hasilku diperiksa, dari sepuluh dictee hanya 6 yang benar tanpa cacat. Sedangkan temanku yang menyebabkan bu guru membuat dictee ternyata hasilnya benar semua.

Laporku pada Luc, bagaimana mungkin aku bisa membuat banyak kesalahan menulis dari kata kata yang sering digunakan sehari hari?

Dan jawab Luc,

Tahukah kamu, setiap kamu kirim dan membalas emailku, aku seperti membaca email dari seseorang yang terkena penyakit disleksia………

Hahaha, oh kekasihku teganya kau berkata seperti itu!

 

PS. Aku harus belajar menulis dan membaca lagi!!!!

http://nl.wikipedia.org/wiki/Dyslexie

 

Rotterdam, 12-12-12

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s